Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Disdikbud Kalbar Tetap Gunakan Zonasi Kombinasi untuk PPDB 2025
  • Lokal
  • News

Disdikbud Kalbar Tetap Gunakan Zonasi Kombinasi untuk PPDB 2025

Editor PI 23/12/2024
Kadisdikbud Kalbar

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Rita Hastarita, S.Sos., M.Si, saat meninjau aktivitas belajar di sekolah. (Dok. Disdikbud Kalbar)

PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, LOKAL – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat (Kalbar) menyatakan komitmennya untuk terus menggunakan sistem zonasi kombinasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2025. Sistem ini dinilai mampu menciptakan pemerataan akses pendidikan sekaligus mengurangi diskriminasi dan kesenjangan sosial di masyarakat.

Rita Hastarita, Kepala Disdikbud Kalbar, mengungkapkan bahwa zonasi kombinasi menjadi solusi bagi berbagai permasalahan pendidikan di daerah tersebut. Sistem ini tidak hanya memberikan peluang bagi siswa dari keluarga kurang mampu untuk bersekolah di institusi favorit tetapi juga mencegah terjadinya penumpukan siswa di satu sekolah tertentu.

Rita menegaskan bahwa sistem zonasi kombinasi yang diterapkan saat ini merupakan gabungan dari beberapa jalur penerimaan, yaitu zonasi, prestasi, dan afirmasi. Model ini dirancang agar inklusif dan adil untuk semua golongan masyarakat.

“Sistem ini tidak hanya menghapus diskriminasi tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi siswa kurang mampu,” jelasnya, mengutip ANTARA.

Disdikbud Kalbar kini menunggu arahan lebih lanjut dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait kemungkinan perubahan regulasi sistem penerimaan siswa baru. Rencana pengumuman kebijakan baru ini dijadwalkan pada Januari 2025.

“Kami berharap sistem zonasi kombinasi tetap dipertahankan karena sudah terbukti membawa dampak positif di Kalimantan Barat. Namun, kami siap menyesuaikan jika ada keputusan baru dari kementerian,” tambah Rita.

Selain itu, isu penghapusan sistem zonasi oleh pemerintah pusat menjadi perhatian serius bagi Disdikbud Kalbar. Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, langkah-langkah teknis telah disiapkan, termasuk penyesuaian kuota dan alokasi zonasi di seluruh kabupaten dan kota.

Biasanya, teknis PPDB mulai dirancang pada Maret setiap tahun. Dengan demikian, Disdikbud berharap keputusan regulasi bisa segera diterbitkan agar kebijakan di tingkat daerah dapat disesuaikan tepat waktu.

Sistem zonasi kombinasi yang telah berjalan di Kalbar dianggap berhasil menciptakan pemerataan pendidikan di berbagai wilayah. Upaya ini tak hanya membantu siswa dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi untuk mengakses pendidikan berkualitas tetapi juga memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan pendidikan.

“Kami optimistis dengan sistem ini, pendidikan di Kalbar bisa terus berkembang dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak tanpa memandang status sosial mereka,” kata Rita.

Tags: Dikbud Kalbar Kalbar Pendidikan Pontianak

Continue Reading

Previous: Luncurkan Generasi Ketiga, AEROX ALPHA Siap Dobrak Market Sport Scooter Indonesia
Next: Road to World Champion, Aldi Satya Mahendra Siap Full Gasspoll di Seri Terakhir WorldSSP300 Jerez

Related Stories

IMG_8742
  • Lokal
  • News

Pasar Bahagia Kubu Raya Bakal Disulap Jadi Pasar Modern, Ini Prioritas Pembangunannya

Editor PI 24/06/2026
IMG_8735
  • Lokal
  • News

Bupati Sujiwo Bawa Kabar Baik untuk Warga Sumber Agung: Dermaga, Jalan hingga Masjid Jadi Prioritas

Editor PI 24/06/2026
a7236b57-8f7c-4049-9b2e-8170792fc808
  • Lokal
  • News

Kejar-kejaran di Kebun Sawit, Pria di Sambas Ditangkap Bawa 722 Gram Sabu

Editor PI 24/06/2026

Berita Terbaru

  • Pasar Bahagia Kubu Raya Bakal Disulap Jadi Pasar Modern, Ini Prioritas Pembangunannya 24/06/2026
  • Bupati Sujiwo Bawa Kabar Baik untuk Warga Sumber Agung: Dermaga, Jalan hingga Masjid Jadi Prioritas 24/06/2026
  • Kejar-kejaran di Kebun Sawit, Pria di Sambas Ditangkap Bawa 722 Gram Sabu 24/06/2026
  • Tempat Hiburan Malam di Kalbar Mulai Diawasi Ketat, Pengelola Diminta Tertib Izin 24/06/2026
  • Bupati Sujiwo Gandeng Perusahaan Perbaiki 2 Jembatan Rusak di Batu Ampar 24/06/2026
  • Bupati Sujiwo Pastikan Dermaga Ambruk di Batu Ampar Dibangun Pekan Depan 24/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8742
  • Lokal
  • News

Pasar Bahagia Kubu Raya Bakal Disulap Jadi Pasar Modern, Ini Prioritas Pembangunannya

Editor PI 24/06/2026
IMG_8735
  • Lokal
  • News

Bupati Sujiwo Bawa Kabar Baik untuk Warga Sumber Agung: Dermaga, Jalan hingga Masjid Jadi Prioritas

Editor PI 24/06/2026
a7236b57-8f7c-4049-9b2e-8170792fc808
  • Lokal
  • News

Kejar-kejaran di Kebun Sawit, Pria di Sambas Ditangkap Bawa 722 Gram Sabu

Editor PI 24/06/2026
adc718e5-286b-48f4-b2e1-09c379b2c8f2
  • Lokal
  • News

Tempat Hiburan Malam di Kalbar Mulai Diawasi Ketat, Pengelola Diminta Tertib Izin

Editor PI 24/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.