PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, LOKAL – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) akan memanggil Balai Wilayah Sungai Kalimantan (BWSK) I Pontianak dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalbar. Hal itu dilakukan untuk membahas dan mengatasi permasalahan kerusakan jalan akibat banjir di jalur Trans Kalimantan.
Selain BWSK I Pontianak dan BPJN Kalbar, DPRD juga akan melibatkan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalbar dan Dinsos Kabupaten Kubu Raya agar bisa mengintervensi bantuan yang diberikan kepada warga terdampak banjir.
“Dalam waktu dekat kami akan melakukan koordinasi bersama BWSK I Pontianak bersama BPJN untuk membahas perbaikan jalan Trans Kalimantan yang mengalami rusak akibat banjir,” kata perwakilan Komisi IV DPRD Provinsi Kalbar, Agus Sudarmansyah, belum lama ini.
Dia berharap keterlibatan sejumlah instansi ini dapat membantu perbaikan jalan Trans Kalimantan. Mengingat jalan Trans Kalimantan banyak yang berlubang akibat terendam banjir dalam beberapa hari terakhir.
“Karena tergenang air dan kerusakan di jalan Trans Kalimantan ini mengakibatkan banyak kendaraan harus berhati-hati saat melewatinya. Mengakibatkan antrean panjang,” ujarnya.
Dia mengatakan, butuh kajian jangka panjang terkait persoalan mendasar pada banjir tersebut.
“Mengapa kerap banjir ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi ini bisa saja karena ekosistem maupun perubahan lahan yang sangat drastis,” jelasnya.
“Sehingga membuat jalan Trans Kalimantan yang menjadi hilir sungai kerap banjir ketika hujan,” ujarnya.
