Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • DPRD Kalbar Minta Pemprov Kalbar Dorong Industri Tingkatkan Produksi Minyak Goreng
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta Pemprov Kalbar Dorong Industri Tingkatkan Produksi Minyak Goreng

Editor PI 23/03/2022
dprd kalbar

Foto: dprd.kalbarprov.go.id

Berita Kalbar, PONTIANAK INFORMASI – Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suriansyah meminta pemerintah provinsi Kalbar mendorong peningkatan produksi minyak goreng. Terkhusus di PT Wilmar yang sebelumnya 30% kapasitas produksinya agar bisa ditingkatkan hingga 70%.

“Pemda Kalbar harus mengupayakan, supaya produsen minyak goreng dalam negeri terutama di Kalbar seperti PT Wilmar dan PT Energi Unggul Persada diberi penugasan untuk meningkatkan jumlah produksi minyak goreng. Seharusnya pemerintah mendorong mereka untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng di Kalbar,” pintanya (23/3).

Sebelumnya, dia turut meminta aparat penegak hukum di Kalbar agar terus mengontrol pendistribusian minyak goreng yang sebelumnya langka di pasaran dan mendadak banjir lagi dengan harga tinggi setelah Harga Eceran Tertinggi (HET) dicabut. Pernyataan ini disampaikannya seusai agenda rapat kerja Komisi II (Bidang Perekonomian) dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Provinsi Kalimantan Barat, BULOG Divre Kalbar, serta Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Kalbar.

“Alangkah lebih baiknya agar aparat penegakan hukum terus mengontrol pendistribusiannya,” tegas Suriansyah kepada Tim Redaksi PI melalui sambungan WhatsApp, Senin (21/3/2022).

Suriansyah menilai, kelangkaan ini diduga karena adanya penimbunan yang dilakukan oleh pihak distributor minyak goreng.

“Setelah dicabutnya kebijakan tersebut, minyak goreng langsung tersedia di pasaran. Nah, kalau kita boleh beramsusi bahwa selama ini sudah terjadi penimbunan minyak goreng, ini tentu patut kita sesalkan karena masyarakat berhak mendapatkan minyak goreng dengan harga yang terjangkau,” pungkasnya.

Ketua Komisi II DPRD Kalbar, Affandie juga menyampaikan hal yang senada.

“Ya, ada penimbunan. Tapi tidak penimbunan dari pabrik, informasi dari rekan-rekan kita di dinas. Tapi penimbunan oleh distributor, mereka yang memainkan ini,” tutur dia.

Sementara terkait mahalnya harga minyak goreng, Suriansyah mengatakan melonjaknya harga ini juga dikarenakan inkonsistensi pemerintah dalam hal ini adalah Menteri Perdagangan yang tidak konsisten dalam menetapkan kebijakan.

“Pencabutan HET ini menunjukkan kelemahan Kementerian Perdagangan yang tak mampu mengendalikan harga minyak goreng. Tidak terkendalinya minyak goreng itu juga mengindikasikan tidak konsistennya Menteri Perdagangan terhadap kebijakan-kebijakan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Soal penetapan Harga Eceran Tertinggi dan Domestic Market Obligation,” ungkapnya. (yd)

Tags: DPRD Kalbar Kalbar

Continue Reading

Previous: Capai 4,60 Persen, Angka Pertumbuhan Ekonomi Melebihi Target
Next: IPM Kalbar Meningkat 4 Tahun Terakhir, Berikut Data Tahun 2018-2021

Related Stories

IMG_6677
  • News

Nyaris Tumbang, Panji Reswara Menang Sengit 3 Gim Taklukkan Wakil Malaysia

Editor PI 25/08/2026
IMG_6648
  • News

Akhmad Raihan Nur Iswin Menang Telak Lawan Wakil Inggris di Laga Perdana Polytron Pontianak International Challenge

Editor PI 25/08/2026
IMG_6605
  • News

Polytron Pontianak International Challenge Dimulai Hari Ini, Ini Jadwal Pertandingannya

Editor PI 25/08/2026

Berita Terbaru

  • Nyaris Tumbang, Panji Reswara Menang Sengit 3 Gim Taklukkan Wakil Malaysia 25/08/2026
  • Akhmad Raihan Nur Iswin Menang Telak Lawan Wakil Inggris di Laga Perdana Polytron Pontianak International Challenge 25/08/2026
  • Polytron Pontianak International Challenge Dimulai Hari Ini, Ini Jadwal Pertandingannya 25/08/2026
  • Dewi Pertiwi Buka Dewi Akademi Batch II di Kalbar, Cetak Kader Penggerak Perempuan 25/08/2026
  • Habitat Terbakar, Induk dan 2 Anak Orangutan Dievakuasi dari Kebun Warga di Ketapang 25/08/2026
  • Titik Panas Karhutla Kalbar Turun Jadi 28, Ria Norsan Ingatkan Warga Tak Lengah Jelang Puncak Kemarau 25/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_6677
  • News

Nyaris Tumbang, Panji Reswara Menang Sengit 3 Gim Taklukkan Wakil Malaysia

Editor PI 25/08/2026
IMG_6648
  • News

Akhmad Raihan Nur Iswin Menang Telak Lawan Wakil Inggris di Laga Perdana Polytron Pontianak International Challenge

Editor PI 25/08/2026
IMG_6605
  • News

Polytron Pontianak International Challenge Dimulai Hari Ini, Ini Jadwal Pertandingannya

Editor PI 25/08/2026
0753a940-0b6c-4aff-846b-47e37d542bc0
  • News

Dewi Pertiwi Buka Dewi Akademi Batch II di Kalbar, Cetak Kader Penggerak Perempuan

Editor PI 25/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.