Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Komisi V DPRD Kalbar Soroti Masalah Zonasi Penerimaan Siswa SMA/SMK Baru yang Terjadi Tiap Tahun
  • Lokal
  • News

Komisi V DPRD Kalbar Soroti Masalah Zonasi Penerimaan Siswa SMA/SMK Baru yang Terjadi Tiap Tahun

Editor PI 17/08/2022
ilustrasi-siswa-sma-kalbar

Ilustrasi siswa SMA/SMK di Kalbar. (Dok. PIFA/Freepik Odua)

Berita Lokal, PONTIANAK INFORMASI – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Barat (DPRD Kalbar) menyoroti soal masalah zonasi ketika penerimaan siswa baru.  Menurut Ketua Komisi V DPRD Kalbar, Heri Mustamin, permasalahan zonasi selalu terjadi tiap adanya penerimaan siswa SMA/SMK baru.

Untuk mengatasinya, Heri mengatakan bahwa bangunan gedung baru untuk SMA/SMK di Kalbar harus segera diwujudkan. Untuk itu, Komisi V DPRD Kalbar, kata Heri, menyambut baik dan mendukung wacana pemerintah provinsi (pemprov) yang akan membangun 20-23 gedung SMA/SMK Negeri baru di 14 Kabupaten/Kota Kalbar.

“Memang, seiring jumlah penduduk, tamatan SLTP terus bertambah dan zonasi menjadi problem dalam penerimaan siswa baru, mau tidak mau bangunan gedung baru SMA/SMK harus diwujudkan,” ujarnya saat Komisi V membahas Rapat Paripurna Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafond Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2023 yang sudah disepakati, pada Selasa (16/7), dikutip dari Pontianak Post.

Menurut Heri Mustamin, memang dampak zonasi dan banyak wali murid menumpang KK, ada satu daerah bahkan tidak terjangkau hingga terancam tidak bisa bersekolah. Penyebabnya adalah letak rumahnya jauh dari sekolah karena dikalahkan KK yang menumpang di sekitar sekolah.

Jika memang zonasi ingin diterapkan secara murni, Heri menegaskan bahwa sebagai bentuk antisipasi, masalah itu harus segera dicari solusinya.

“Kan kasihan yang letak rumahnya hanya sekitar 2 kilometer lebih tidak bisa masuk sekolah dituju atau favorit. Harusnya model begini dipikirkan. Memang solusinya bangun sekolah banyak-banyak di wilayah padat penduduk dan siswa SLTP,” tegasnya.

“Memang anggarannya belum masuk dalam KUA-PPAS. Kami terus dorong. Mudah-mudahan nantinya Gubernur Kalbar selaku owner dan penanggung jawab anggaran dalam menentukan pagu besarannya dapat mewujudkan,” lanjutnya.

Heri mengungkapkan bahwa jumlah penduduk akan terus berkembang. Kalau tak diantisipasi dari sekarang, masalah sekolah akan menjadi pekerjaan rumah berikutnya.

Menurut dia, bisa saja nanti akibat kebijakan zonasi, ada anak terancam tidak bisa bersekolah. Baginya, pemerataan pendidikan merupakan tugas wajib pemerintah.

Untuk itu kepada Disdikbud Kalbar, Heri mewakili Komisi V DPRD Kalbar meminta agar urusan lahan diupayakan semaksimal mungkin.

Heri menambahkan, upayakan lakukan sosialisasi awal ke Bupati/Walikota setempat bahwa Pemprov punya program bangun gedung SMA/SMK Negeri baru. Hanya saja, kata dia, masalahnya berada di lahan clear dan clean masih jadi tanda tanya.

“Kalau perlu memang diperbolehkan ada dana dan diupayakan pemprov khusus penyediaan lahan sendiri. Itu kalau tidak melanggar,” ujarnya.

Tags: DPRD Kalbar Kalbar Pendidikan

Continue Reading

Previous: HUT ke-77 RI, Wali Kota : Semangat Bekerja Keras dan Optimis
Next: Maraknya Pinjol, Daniel Tangkau:Jangan Terlena dengan Kemudahan Pengajuan Pinjaman Uang Aplikasi

Related Stories

IMG_5678
  • Lokal
  • News

Pemkab Kubu Raya Lantik Pengurus PKK dan Bunda PAUD untuk Tingkat Kecamatan

Editor PI 22/05/2026
IMG_5677
  • Lokal
  • News

Sujiwo Bantah Tudingan Pungli Petani Arang Bakau: Jangan Fitnah Pemerintah

Editor PI 22/05/2026
b3ccc12d-c17f-463e-bcbc-facaf556045d
  • Lokal
  • News

Kalbar Masuk 4 Besar Indeks Demokrasi Indonesia Tertinggi Nasional

Editor PI 22/05/2026

Berita Terbaru

  • Pemkab Kubu Raya Lantik Pengurus PKK dan Bunda PAUD untuk Tingkat Kecamatan 22/05/2026
  • Sujiwo Bantah Tudingan Pungli Petani Arang Bakau: Jangan Fitnah Pemerintah 22/05/2026
  • Kalbar Masuk 4 Besar Indeks Demokrasi Indonesia Tertinggi Nasional 22/05/2026
  • Wagub Krisantus Raih Gelar Adat Cendaga Bandar Bicara Tuah Benua di PGD ke-40 22/05/2026
  • Usai Jadi Tersangka Korupsi IUP, Kantor Bos Tambang ‘Aseng’ di Pontianak Sepi Aktivitas 22/05/2026
  • Kejagung Tetapkan Aseng “Bos Tambang” di Kalbar Tersangka Korupsi IUP 22/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_5678
  • Lokal
  • News

Pemkab Kubu Raya Lantik Pengurus PKK dan Bunda PAUD untuk Tingkat Kecamatan

Editor PI 22/05/2026
IMG_5677
  • Lokal
  • News

Sujiwo Bantah Tudingan Pungli Petani Arang Bakau: Jangan Fitnah Pemerintah

Editor PI 22/05/2026
b3ccc12d-c17f-463e-bcbc-facaf556045d
  • Lokal
  • News

Kalbar Masuk 4 Besar Indeks Demokrasi Indonesia Tertinggi Nasional

Editor PI 22/05/2026
d024e56e-f777-40a1-86d3-f5d88fcf75d1
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Raih Gelar Adat Cendaga Bandar Bicara Tuah Benua di PGD ke-40

Editor PI 22/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.