Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Maman Abdurrahman Kecam Pernyataan Edy Mulyadi: Penyumbang Devisa Terbesar Bangsa Ini Diambil dari Bumi Kalimantan, Tolong Hargai dan Hormati Kami
  • Lokal
  • News

Maman Abdurrahman Kecam Pernyataan Edy Mulyadi: Penyumbang Devisa Terbesar Bangsa Ini Diambil dari Bumi Kalimantan, Tolong Hargai dan Hormati Kami

Editor PI 24/01/2022
Maman

Foto: SS Postingan Instagram @maman.abdurrahman.st

Berita Kalbar, PONTIANAK INFORMASI – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Maman Abdurrahman, mengecam pernyataan Edy Mulyadi, yang menyebut Kalimantan sebagai tempat jin buang anak. Sebagai putra Kalimantan Barat, dia pun mendesak Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, segera memproses hukum Edy Mulyadi.

Menurutnya, hal itu agar tidak memicu perpecahan.

Maman Abdurrahman menilai pernyataan Edy Mulyadi tersebut sebagai penghinaan kepada Kalimantan. Sehingga dia meminta kepolisian segera menindaknya tanpa pandang bulu terhadap pelaku ujaran kebencian.

“Saya meminta, mendesak, mendorong Kapolri untuk memprosesnya secara hukum, Tidak boleh ada pandang bulu terhadap suatu statement atau perkataan ujaran kebencian, ujaran penghinaan kepada kami warga Kalimantan secara keseluruhan,” tegas dalam video yang diunggah di akun instagram pribadinya @maman.abdurrahman.st pada, Minggu (23/01/2022).

Maman Abdurrahman yang merupakan Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalbar ini mengatakan, warga Kalimantan secara keseluruhan tentu tidak terima daerahnya disebut tempat jin buang anak seperti yang disebutkan Edy Mulyadi, serta penghinaan yang dilakukan Edy Mulyadi terhadap Kalimantan tersebut berpotensi memicu keributan.

“Makanya saya minta betul-betul untuk segera mengantisipasi potensi-potensi keributan tersebut dengan menindak atau memproses Edy Mulyadi sesuai hukum yang berlaku di negara kita, karna hal tersebut berpotensi menyebabkan disintegrasi bangsa, suasana kondusif yang sudah terbangun selama ini di Kalimantan, terusik dengan adanya statement yang saya rasa tidak pas itu” ujarnya.

” Aparatur penegak hukum, Jangan pernah takut kepada ujaran-ujaran, tindakan-tindakan seperti ini. Yakin saja kepolisian, kami masyarakat Kalimantan ada di belakang bapak semua,” tambahnya.
Dalam vidio tersebut maman kembali menegaskan pernyataan tersebut tidak pantas karna Kalimantan ini termasuk penyumbang devisa terbesar bagi Indonesia.

“Penyumbang devisa terbesar bangsa ini, diambil dari bumi kami, bumi Kalimantan. Oleh karena itu, tolong hargai, hormati,” tegasnya. (ja)

Tags: Kalbar

Continue Reading

Previous: Sampaikan Pentingnya Hilirisasi Batu Bara Jadi DME, Jokowi Sebut Bisa Tekan Impor Elpiji dan Buka Lapangan Kerja
Next: BKKBN Targetkan Angka Stunting Kalbar 14% Di Tahun 2024

Related Stories

IMG_7600
  • Lokal
  • News

Renovasi Pendopo Gubernur Kalbar dari Tahun 2025-2026 Capai Rp10,26 Miliar, Ini Penjelasan Ria Norsan

Editor PI 11/06/2026
IMG_7532
  • News

Rakernas ARSADA di Pontianak: Baru 20-25 RSUD di Indonesia yang Mandiri Secara Finansial

Editor PI 11/06/2026
IMG_7623
  • Lokal
  • News

Warga Sulit Dapat Gas Melon, Pemkab Kapuas Hulu Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg

Editor PI 11/06/2026

Berita Terbaru

  • Renovasi Pendopo Gubernur Kalbar dari Tahun 2025-2026 Capai Rp10,26 Miliar, Ini Penjelasan Ria Norsan 11/06/2026
  • Rakernas ARSADA di Pontianak: Baru 20-25 RSUD di Indonesia yang Mandiri Secara Finansial 11/06/2026
  • Warga Sulit Dapat Gas Melon, Pemkab Kapuas Hulu Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg 11/06/2026
  • Pertamax Naik, Wako Edi Kamtono Sebut Operasional Pemkot Pontianak Ikut Tertekan 11/06/2026
  • Kembalikan Fungsi Jalan Asahan untuk Lalu Lintas Kendaran, Satpol PP Pontianak Tertibkan Lapak PKL Pasar Tengah 11/06/2026
  • RUU Masyarakat Adat Bahas di Kalbar, Ria Norsan Soroti Perlindungan Hak Tanah Masyarakat 10/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_7600
  • Lokal
  • News

Renovasi Pendopo Gubernur Kalbar dari Tahun 2025-2026 Capai Rp10,26 Miliar, Ini Penjelasan Ria Norsan

Editor PI 11/06/2026
IMG_7532
  • News

Rakernas ARSADA di Pontianak: Baru 20-25 RSUD di Indonesia yang Mandiri Secara Finansial

Editor PI 11/06/2026
IMG_7623
  • Lokal
  • News

Warga Sulit Dapat Gas Melon, Pemkab Kapuas Hulu Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg

Editor PI 11/06/2026
IMG_7470
  • Lokal
  • News

Pertamax Naik, Wako Edi Kamtono Sebut Operasional Pemkot Pontianak Ikut Tertekan

Editor PI 11/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.