PONTIANAK INFORMASI – Pascasarjana Universitas Tanjungpura berkolaborasi dengan UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan menggelar kuliah umum bertema “Masa Depan Ekonomi Kreatif Sejahtera dari Ide Kreatif”, Senin (11/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 100 peserta dari berbagai fakultas di lingkungan Untan dan instansi pemerintah daerah terkait.
Kuliah umum itu menghadirkan Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Cecep Rukendi sebagai narasumber.
Cecep menjelaskan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran besar dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.
“Bagaimana ide dan kreativitas itu bisa membangun kesejahteraan bagi masyarakat lokal maupun pemerintah daerah,” kata Cecep.
Menurutnya, kreativitas tidak hanya relevan bagi mahasiswa yang menempuh jurusan yang berkaitan langsung dengan industri kreatif, seperti arsitektur, tetapi juga bagi mahasiswa dari bidang ilmu lain seperti ekonomi, sosial, hingga sains.
Ia mencontohkan banyak pelaku industri kreatif yang sukses justru berasal dari latar belakang pendidikan yang berbeda dengan profesi yang mereka jalani.
“Banyak produser atau sutradara hebat bukan lulusan jurusan film. Mereka bisa berasal dari jurusan lain, tetapi mampu mengembangkan kreativitasnya,” ujarnya.
Cecep menyebut kemampuan berpikir analitis, sistematis, dan kreatif akan menjadi keterampilan utama yang dibutuhkan untuk tetap relevan di dunia kerja pada 2030.
Menurut dia, kreativitas menjadi nilai tambah di berbagai profesi, termasuk di dunia pendidikan.
“Dosen yang mengajar dengan kreativitas tentu akan memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan dengan yang mengajar secara biasa,” katanya.
Cecep berharap kuliah umum tersebut dapat menginspirasi mahasiswa Untan untuk terus mengasah kreativitas agar mampu memberikan nilai tambah dalam bidang apa pun yang nantinya mereka tekuni.
“Bisa jadi seseorang bekerja sesuai jurusannya, tetapi bisa juga meniti karier di luar bidang studinya dengan mengembangkan kreativitas,” tutupnya.
Sementara itu, dalam sambutannya Rektor Untan, Prof. Dr. Garuda Wiko, yang di wakili oleh Direktur Pascasarjana Untan, Dr. Nurmainah berharap kegiatan tersebut dapat membuka perspektif baru bagi mahasiswa mengenai besarnya potensi ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat yang kaya budaya dan kearifan lokal.
“Potensi tersebut harus kita dorong agar mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang berdaya saing nasional maupun global,” ujarnya.
Nurmainah, mengatakan juga kegiatan itu untuk memberikan wawasan baru kepada mahasiswa dari berbagai tingkatan pendidikan mulai dari Diploma, Strata 1, 2 dan perangkat pemerintah daerah Kalbar yang juga hadir dalam acara ini.
Ditambahkanya, ekonomi di masa depan tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi juga pada kekuatan ide dan kreativitas.
“Kuliah umum ini membuka wawasan mahasiswa dan perangkat pemerintah bahwa kreativitas dan ide dapat menjadi sumber kekuatan ekonomi baru serta menghasilkan income di masa mendatang,” pungkasnya.
