Ketua Umum DPP Hanura Oesman Sapta Odang (OSO),
PONTIANAK INFORMASI, Lokal — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Provinsi Kalimantan Barat periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Qubu Resort, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (21/1/2026).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), didampingi Sekretaris Jenderal Benny Rhamdani serta Wakil Ketua Umum Patrice Rio Capella dan Akhmad Muqowam. Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan DPP Hanura tentang susunan kepengurusan oleh Benny Rhamdani.
Dalam keputusan tersebut, Dian Eka Muchairi ditetapkan sebagai Ketua DPD Hanura Kalbar, Hilaria Yusnaini sebagai Sekretaris, dan Yandi sebagai Bendahara.
“Secara resmi saya melantik pengurus DPD Hanura Kalbar periode 2025–2030. Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan visi dan misi Partai Hanura,” ujar OSO saat membacakan naskah pelantikan.
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, pengamat politik Rocky Gerung, mantan Kepala BNN Komjen Pol (Purn) Gories Mere, Gubernur Kalbar Ria Norsan, Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, serta unsur Forkopimda Kalbar.
Hadir pula para kepala daerah yang didukung Hanura pada Pilkada 2024, seperti Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Bupati Mempawah Erlina, Bupati Kubu Raya Sujiwo, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, Bupati Kayong Utara Romy Wijaya, dan Bupati Landak Karolin Margret Natasha.
Sejumlah pimpinan partai politik di Kalbar juga tampak hadir, di antaranya Ketua DPW NasDem Kalbar Syarif Abdullah Alkadrie dan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar Lasarus.
Dalam arahannya, OSO menyampaikan kebanggaannya terhadap militansi kader Hanura di daerah. Ia menegaskan bahwa kekuatan politik Hanura ke depan bertumpu pada daerah.
“Sekarang yang berjuang adalah daerah. Pengurus harus dekat dengan pemerintah daerah dan rakyat. Hanura ingin membangun daerah, karena daerah makmur, baru Indonesia makmur,” tegas OSO.
OSO juga mengingatkan kader agar menjaga hubungan baik dengan partai politik lain dan menjalankan kompetisi politik secara sehat dan bermartabat. Ia menegaskan Hanura adalah partai yang menjunjung tinggi harga diri dan menolak praktik politik transaksional.
“Jangan saling mencurigai. Partai-partai di Kalbar adalah partai terhormat, bukan musuh. Bertarunglah secara fair dan bermartabat,” katanya.
Selain itu, OSO berpesan agar pengurus Hanura Kalbar aktif mengawal kebijakan pemerintah daerah serta memperjuangkan aspirasi rakyat dengan cara yang benar. Ia juga mengingatkan kader untuk menjauhi praktik korupsi dan membuktikan perjuangan politik dengan kerja nyata.
Sementara itu, Ketua DPD Hanura Kalbar yang baru dilantik, Dian Eka Muchairi, menyatakan siap membawa Hanura semakin besar di Kalimantan Barat. Ia menargetkan penguatan struktur partai hingga tingkat ranting serta kesiapan menghadapi verifikasi Pemilu.
“Kami siap lolos verifikasi dan menang di Pemilu 2029. Target kami, Hanura kembali masuk parlemen dan mendudukkan kader di DPRD di setiap daerah pemilihan di Kalbar,” ujarnya.
Gubernur Kalbar Ria Norsan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus Hanura Kalbar dan mengajak seluruh partai politik memperkuat sinergi demi pembangunan daerah.
“Partai politik adalah mitra strategis pemerintah. Kami terbuka untuk dialog dan kolaborasi demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat,” kata Norsan.
Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi dan penetapan arah perjuangan Partai Hanura di Kalimantan Barat untuk lima tahun ke depan.
