Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Polemik Gas Elpiji 3 Kg, Zulfydar Dorong Penambahan Agen dan Pangkalan
  • Lokal
  • News

Polemik Gas Elpiji 3 Kg, Zulfydar Dorong Penambahan Agen dan Pangkalan

Editor PI 06/02/2025
zulfidar

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Zulfydar Zaidar Mochtar. (Dok. PIFA/Lydia Salsabila)

PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, LOKAL – Polemik distribusi gas elpiji 3 kilogram belakangan ini tengah menjadi sorotan. Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Zulfydar Zaidar Mochtar meminta pemerintah untuk serius mempermudah jalur distribusi gas elpiji tiga kilogram hingga sampai ke masyarakat.

Zulfydar menilai kebijakan pelarangan itu seharusnya memang tidak perlu terjadi. Lantaran pengecer memiliki peran sebagai kepanjangan tangan distribusi gas elpiji tiga kilogram.

“Kebijakan pelarangan ini tidak wajar dan tidak seharusnya demikian. Kita tidak boleh curiga dengan masyarakat karena masyarakat pun mencari jalan keluar dengan caranya sendiri sementara ini jadi kita harus berupaya memperkuat fundamental masyarakat,” ungkapnya.

Ditegaskan Zulfydar, pemerintah tetap harus melakukan kontrol dan pemantauan distribusi gas elpiji tiga kilogram agar tepat sasaran. Pemerintah lewat pertamina bisa mamantau agen dan pangakalan untuk memastikan distribusi. Begitupun dengan pasokan dari luar Kalbar harus dilakukan pengecekan secara rutin.

“Sehingga Kalbar tidak terjadi kekurangan pasokan gas elpiji untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pasalnya jika pasokan terhambat maka akan bisa berdampak pada kelangkaan gas elpiji ditengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

“Kita berharap pemerintah bisa menambah jumlah kuota agen dan pangkalan gas elpiji di Kalbar,” tambah Zulfydar.

Selain itu, Zulfydar pun meminta pemerintah untuk menambah jumlah agen dan pangkalan disetiap wilayah. Dengan semakin banyak agen dan pangkalan akan semakin memperbesar jangkauan distribusi. Misalnya di Kota Pontianak yang memiliki 29 kelurahan dan enam kecamatan.

Dirinya menginginkan agar agen dan pangakalan gas elpiji disetiap kecamatan di Kota Pontianak bisa ditambah. Begitupun dengan kuota gas elpiji tiga kilogram ia meminta pemerintah untuk melakukan penambahan. Sehingga bisa semakin mempermudah masyarakat.

“Untuk pendistribusian kalau memungkinkan memang pemerintah harus memperbesar pangakalan-pangkalan diperbanyak agar distribusi semakin besar,” kata Zulfydar.

Zulfydar juga meminta upaya antisipasi harus dilakukan pada saat hari-hari besar keagamaan. Lantaran saat momentum itu permintaan gas elpiji akan meningkat seiring penambahan kebutuhan masyarakat. Maka upaya-upaya antisipasi harus dilakukan Pertamina secara matang.

“Kalbar seharusnya sudah tidak ada lagi yang namanya kekurangan karena jumlah yang dibutuhkan terjadi penambahan yang cukup signifikan terhadap kebutuhan masyarakat Kalbar,” pungkasnya.

Tags: DPRD Kalbar Ekonomi Kalbar Politik

Continue Reading

Previous: Efisiensi Anggaran, Menkes Buka Opsi Naikkan Iuran BPJS pada 2026
Next: Program Miliarder kembali Lagi, Siap-Siap jadi Miliarder Bareng Yamaha

Related Stories

IMG_4690
  • Lokal
  • News

Kualitas Udara di Pontianak Tidak Sehat, Sekolah TK-SMP Belajar Daring di Rumah

Editor PI 10/08/2026
IMG_4650
  • Lokal
  • News

Kasus ISPA di Pontianak Naik 5 Persen sejak Kabut Asap Karhutla, Puskesmas Siaga Oksigen Gratis

Editor PI 10/08/2026
IMG_4604
  • Lokal
  • News

13 Buaya Hasil Konflik dengan Warga yang Ditampung di Balai PK Pontianak, Ada Berukuran 4,5 Meter

Editor PI 10/08/2026

Berita Terbaru

  • Kualitas Udara di Pontianak Tidak Sehat, Sekolah TK-SMP Belajar Daring di Rumah 10/08/2026
  • Kasus ISPA di Pontianak Naik 5 Persen sejak Kabut Asap Karhutla, Puskesmas Siaga Oksigen Gratis 10/08/2026
  • 13 Buaya Hasil Konflik dengan Warga yang Ditampung di Balai PK Pontianak, Ada Berukuran 4,5 Meter 10/08/2026
  • Orangutan ‘Wak’ Dipindahkan ke Habitat Aman usai Terjebak di Area Terdampak Karhutla di Ketapang 10/08/2026
  • 1.286 Telur Penyu Ditemukan di Sambas, Sebagian Masih Berpeluang Menetas 10/08/2026
  • Tren Gowes Sore Hari Ramai Diminati Warga Pontianak 10/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_4690
  • Lokal
  • News

Kualitas Udara di Pontianak Tidak Sehat, Sekolah TK-SMP Belajar Daring di Rumah

Editor PI 10/08/2026
IMG_4650
  • Lokal
  • News

Kasus ISPA di Pontianak Naik 5 Persen sejak Kabut Asap Karhutla, Puskesmas Siaga Oksigen Gratis

Editor PI 10/08/2026
IMG_4604
  • Lokal
  • News

13 Buaya Hasil Konflik dengan Warga yang Ditampung di Balai PK Pontianak, Ada Berukuran 4,5 Meter

Editor PI 10/08/2026
06417b64-61fe-4bf1-82f6-c8b595b53548
  • Lokal
  • News

Orangutan ‘Wak’ Dipindahkan ke Habitat Aman usai Terjebak di Area Terdampak Karhutla di Ketapang

Editor PI 10/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.