Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Kuliner
  • Puluhan Tahun Bertahan, Sotong Pangkong Kak Ipit Tetap Diburu Saat Ramadan
  • Kuliner
  • Lokal

Puluhan Tahun Bertahan, Sotong Pangkong Kak Ipit Tetap Diburu Saat Ramadan

Editor PI 26/02/2026
IMG_6675

PONTIANAK INFORMASI – Ramadan di Pontianak, Kalimantan Barat rasanya belum lengkap tanpa kehadiran sotong pangkong. Kuliner khas yang hanya muncul saat bulan puasa ini selalu menjadi incaran warga untuk berbuka hingga santai malam hari.

Salah satu lokasi yang paling ikonik untuk berburu sotong pangkong adalah Jalan Merdeka, yang setiap Ramadan dipenuhi deretan gerobak pedagang.

Di antara banyaknya penjual, ada sosok Fitriana (39), yang akrab disapa Kak Ipit. Perempuan ini bukan pedagang baru. Ia sudah berjualan sotong pangkong sejak masih duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar, tepatnya sekitar tahun 1990-an.

“Sudah dari saya SD jualan, sekitar tahun 90-an lah. Jadi sudah lebih dari 20 tahun,” ujarnya sambil melayani pembeli.

Kak Ipit bercerita, saat pertama kali berjualan, suasana Jalan Merdeka belum seramai sekarang. Bahkan saat itu ia hanya berjualan seorang diri. Seiring waktu, semakin banyak pedagang yang ikut membuka lapak sotong pangkong.

“Dulu belum ramai, masih saya sendiri. Mungkin orang-orang lihat saya jualan, akhirnya ikut jualan juga. Awalnya dari orang-orang gang sekitar,” katanya.

Di lapaknya, Kak Ipit menyediakan dua pilihan sambal, yakni sambal kacang dan sambal ebi. Namun menurutnya, sambal ebi menjadi favorit pembeli karena rasanya yang lebih gurih dan khas.

Memasuki Ramadan tahun ini, ia mengaku suasana sudah ramai sejak awal puasa. Meski begitu, jumlah pembeli dinilai belum seramai tahun sebelumnya.

“Ramadan memang paling ramai. Tapi tahun ini agak beda, mungkin karena harga sotong juga naik,” ungkapnya.

Ciri khas sotong pangkong miliknya terletak pada sambal racikan keluarga yang sudah diwariskan turun-temurun. Dalam satu malam, ia bisa menghabiskan hingga dua kilogram sotong.

Nama “sotong pangkong” sendiri berasal dari proses pengolahannya. Sotong terlebih dahulu dibakar, kemudian dipukul atau “dipangkong” agar teksturnya empuk sebelum disajikan dengan sambal.

Menurut Kak Ipit, resep ini berasal dari orang tuanya. Awalnya, sang bibi lebih dulu berjualan sotong pangkong di Gang Botin. Ibunya kemudian mencoba meneruskan usaha tersebut hingga akhirnya diwariskan kepadanya sampai sekarang.

“Dulu mamak saya diminta kakaknya untuk jualan juga. Akhirnya ibu saya lanjutkan resepnya, dan sekarang turun-temurun sampai saya,” ceritanya.

Ia pernah mencoba berjualan di luar bulan Ramadan, namun suasananya terasa berbeda dan pembeli tidak seramai saat puasa.

“Kalau bulan biasa pernah coba, tapi tidak ramai. Memang suasananya beda, Ramadan itu yang paling hidup,” katanya.

Selama Ramadan, lapak Kak Ipit mulai buka sejak pukul 14.00 WIB hingga sekitar pukul 01.00 dini hari, melayani warga yang datang silih berganti untuk menikmati salah satu cita rasa khas Pontianak yang melegenda. 

Tags: bulan suci ramadan Kuliner Kuliner Khas Pontianak Ramadan Sotong Pangkong

Continue Reading

Previous: 49 Naga Bersinar Akan Parade di Jalan Gajah Mada Pontianak Tanpa Atraksi
Next: Hanya Muncul Saat Ramadan, Gerobak Sotong Pangkong Berjejer Sepanjang Jalan Merdeka Pontianak

Related Stories

IMG_7075
  • Lokal
  • News
  • Sports

Duel Sesama Indonesia, Dejan/Apri Tekuk Bagas/Indah dan Melaju ke Semifinal

Editor PI 28/08/2026
IMG_7022
  • Lokal
  • News
  • Sports

Pramudya/Tangka Menang 3 Gim, Siap Hadapi Wakil Chinese Taipei di Perempatan Final

Editor PI 28/08/2026
a311532f-525e-4d3c-88f6-9fd272bb56e8
  • Lokal
  • News
  • Sports

Dexter/Anselmus Tembus Perempat Final, Akui Sempat Kesulitan Baca Bola Lawan

Editor PI 28/08/2026

Berita Terbaru

  • Duel Sesama Indonesia, Dejan/Apri Tekuk Bagas/Indah dan Melaju ke Semifinal 28/08/2026
  • Pramudya/Tangka Menang 3 Gim, Siap Hadapi Wakil Chinese Taipei di Perempatan Final 28/08/2026
  • Dexter/Anselmus Tembus Perempat Final, Akui Sempat Kesulitan Baca Bola Lawan 28/08/2026
  • Dalila Gaspol Lawan Wakil Thailand, Tiket 8 Besar Diamankan 28/08/2026
  • Sempat Goyah di Poin Krusial, Dejan/Apriyani ke Perempat Final Polytron Pontianak International Challenge 28/08/2026
  • Moonah Jewellery Resmi Hadir di Pontianak, Tawarkan Beragam Koleksi Perhiasan 28/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_7075
  • Lokal
  • News
  • Sports

Duel Sesama Indonesia, Dejan/Apri Tekuk Bagas/Indah dan Melaju ke Semifinal

Editor PI 28/08/2026
IMG_7022
  • Lokal
  • News
  • Sports

Pramudya/Tangka Menang 3 Gim, Siap Hadapi Wakil Chinese Taipei di Perempatan Final

Editor PI 28/08/2026
a311532f-525e-4d3c-88f6-9fd272bb56e8
  • Lokal
  • News
  • Sports

Dexter/Anselmus Tembus Perempat Final, Akui Sempat Kesulitan Baca Bola Lawan

Editor PI 28/08/2026
29ba6b23-e75f-4bbf-8e09-42cea8f8e3ec
  • Lokal
  • News
  • Sports

Dalila Gaspol Lawan Wakil Thailand, Tiket 8 Besar Diamankan

Editor PI 28/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.