Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Lokal
  • Syarief dan Wagub Kalbar Mendesak Pelabuhan Internasional Kijing Segera Beroperasi Penuh untuk Dongkrak Ekonomi Daerah
  • Lokal

Syarief dan Wagub Kalbar Mendesak Pelabuhan Internasional Kijing Segera Beroperasi Penuh untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

Muhammad Iqbal 19/02/2026
Foto : Instagram @ptwijayakarya

PONTIANAK INFORMASI.CO, Lokal – Fraksi DPR RI dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kini semakin vokal menuntut percepatan fungsi Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah sebagai pelabuhan ekspor-impor yang benar-benar optimal. Dorongan ini muncul karena fasilitas bernilai triliunan rupiah itu dinilai belum dimanfaatkan maksimal meski sudah selesai dibangun.

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Syarief Abdullah Alkadrie, menyatakan dukungan terhadap upaya Pemprov Kalbar yang meminta kejelasan waktu pengoperasian pelabuhan tersebut. Menurut Syarief, pelabuhan strategis yang dibangun dengan investasi besar itu harus segera digunakan untuk menguatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kontribusi ekspor dari Kalbar.

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan secara tegas juga mendesak agar Pelabuhan Kijing segera difungsikan sebagai pelabuhan ekspor dan impor yang sesungguhnya. Ia menilai keterlambatan pemanfaatan fasilitas tersebut sebagai โ€œpemborosan uang negaraโ€ karena selama ini komoditas unggulan Kalbar seperti sawit dan hasil tambang masih harus diekspor melalui pelabuhan di luar provinsi.

Menurut Krisantus, seluruh kajian teknis, termasuk analisis transportasi, distribusi logistik serta potensi dampak ekonomi, telah dilakukan sebelum pelabuhan dibangun sehingga tidak ada alasan kuat untuk terus menunda operasionalnya. Ia menilai peluang pendapatan daerah melalui Dana Bagi Hasil (DBH) akan meningkat signifikan jika ekspor dilakukan langsung dari Kalbar.

Krisantus juga menyoroti pelaku usaha pengelola pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas lambannya fungsi terminal tersebut. Ia mengingatkan bahwa pelabuhan dibangun dengan uang negara, sehingga kewajiban pengoperasian tidak boleh lagi terhambat.

Syarief menambahkan bahwa selain fasilitas seperti kran bongkar muat yang perlu dinikmati, relokasi kegiatan barang dari pelabuhan lain seperti Pelabuhan Dwikora Pontianak ke Kijing perlu percepatan agar arus logistik lebih efisien. Syarief bahkan menilai kondisi Dwikora yang dangkal akibat minimnya pengerukan membuat operasi skala besar tidak ideal lagi.

Pemerintah daerah berharap fungsi penuh Pelabuhan Internasional Kijing akan membawa efek domino positif bagi perekonomian lokal dan nasional. Dengan pelabuhan yang aktif, logistik ekspor dapat terpusat di Kalbar, sehingga pendapatan dari DBH ekspor tidak โ€œlepasโ€ ke provinsi lain seperti Riau atau DKI Jakarta.

Hingga kini, pelabuhan tersebut masih dinantikan kepastian operasionalnya oleh berbagai pihak di Kalbar, terutama pelaku usaha dan masyarakat yang berharap fasilitas itu menjadi pusat kegiatan ekspor unggulan daerah.

Tags: Krisantus Pelabuhan Kijing Syarief Abdullah Alkadrie

Continue Reading

Previous: Selama Ramadan, Game Station, Biliard hingga Karaoke di Pontianak Diimbau Buka Jam 21.00 WIB
Next: Usai Sanksi dan Penonaktifan, Sahroni Resmi Kembali Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI Lagi

Related Stories

IMG_8580
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Hadiri HUT ke-62 Kuda Kepang Maju Tresno, Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya

Editor PI 22/06/2026
7b232485-df89-4075-9754-aa6206c1a667
  • Lokal
  • News

Gubernur Ria Norsan Ajak Santri Kalbar Jadi Teladan dan Penggerak Perubahan di Masyarakat

Editor PI 22/06/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Heboh! Nelayan di Jawai Dapat Ikan Pati Raksasa Berbobot 100 Kg, Harus Dipikul Ramai-ramai

Editor PI 22/06/2026

Berita Terbaru

  • Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar 22/06/2026
  • Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan 22/06/2026
  • Ria Norsan Hadiri HUT ke-62 Kuda Kepang Maju Tresno, Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya 22/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Ajak Santri Kalbar Jadi Teladan dan Penggerak Perubahan di Masyarakat 22/06/2026
  • Heboh! Nelayan di Jawai Dapat Ikan Pati Raksasa Berbobot 100 Kg, Harus Dipikul Ramai-ramai 22/06/2026
  • Wako Edi Ajak Warga Pontianak Jujur Saat Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Jadi Kunci Pembangunan 22/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026
IMG_8352
  • News

Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan

Editor PI 22/06/2026
IMG_8580
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Hadiri HUT ke-62 Kuda Kepang Maju Tresno, Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya

Editor PI 22/06/2026
7b232485-df89-4075-9754-aa6206c1a667
  • Lokal
  • News

Gubernur Ria Norsan Ajak Santri Kalbar Jadi Teladan dan Penggerak Perubahan di Masyarakat

Editor PI 22/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.