Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Tagih Investigasi, DPRD: Kisruh Bongkar Muat Babi Berawal dari Pengusaha Tak Patuh
  • Lokal
  • News

Tagih Investigasi, DPRD: Kisruh Bongkar Muat Babi Berawal dari Pengusaha Tak Patuh

Editor PI 08/02/2024
ilustrasi-babi_169

Ilustrasi babi. (Freepik)

PONTIANAK INFORMASI, LOKAL – Anggota DPRD Kalbar, Muhammad Nurdin kembali mempertanyakan hasil investigasi KSOP Pontianak terkait bongkar muat babi tanpa izin di sebuah dermaga Kubu Raya. Nurdin mendesak KSOP Pontianak serius dalam mengungkap perkara tersebut.

“Apa hasil investigasi yang dilakukan KSOP Pontianak, saya minta KSOP tidak main-main dalam melakukan investigasi,” kata Nurdin kepada wartawan, Rabu (07/02/2024).

Selain itu, Nurdin juga mempertanyakan kenapa KSOP Pontianak atau aparat penegak hukum lain tidak menyentuh pelaku usaha pemasok babi tersebut.

Maksud Nurdin, KSOP Pontianak harus melakukan investigasi secara menyeluruh, komprehensif, jangan hanya memeriksa agen kapal.

“Kekisruhan inikan awalnya dari pelaku usaha yang tidak tertib dalam melakukan proses bongkar muat,” kata Nurdin.

Sebelumnya, DPRD Kalimantan Barat (Kalbar) berencana memanggil jajaran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pontianak terkait dugaan bongkar muat 844 ekor babi tanpa izin.

“Kita ingin mendengar langsung dari pihak KSOP bagaimana peristiwa itu terjadi,” kata Nurdin, Jumat (26/01/2024) lalu.

Selain itu, terang Nurdin, pihaknya juga akan meminta penjelasan terkait dasar pemberian sanksi teguran kepada agen kapal yang jelas-jelas telah melakukan kesalahan. Lalu, setelah sanksi teguran, bagaimana soal potensi hilangnya pemasukan negara melalui PNBP.

Seperti diketahui, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sendiri diatur berdasarkan Perda Kota Pontianak Nomor 10 Tahun 2023.

“Kenapa KSOP hanya memberi sanksi teguran? Inikan jadi pertanyaan, ada apa antara KSOP dengan agen kapal dan pengusaha babi itu,” cecar Nurdin.

Selain itu, dirinya juga menyoal tentang investigasi lanjutan yang dilakukan KSOP Pontianak. Dia berharap, hal tersebut jangan cuma menjadi isapan jempol belaka.

“Kita tunggu janji KSOP tersebut. Benar diwujudkan atau cuma cuap-cuap,” ujarnya.

Sejalan dengan apa yang diungkapkan Nurdin, sejauh ini memang belum tampak adanya laporan yang progresif dari hasil investigasi yang dilakukan KSOP. Bahkan pengusaha pemasok babi yang diketahui berinisial WS pun seolah dibiarkan tak tersentuh.

Parahnya, KSOP pun terkesan lebih memilih irit bicara pasca kasus ini terungkap dan menjadi perbincangan publik. Padahal menurut data-data yang beredar, pengiriman babi yang dilakukan oleh WS ini diduga tidak tercatat memiliki izin bongkar muat. Selain hanya mengantongi Surat Keterangan Kesempatan Hewan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali yang ditandatangani dan cap basah pada 4 Januari 2024 dari dokter hewan berwenang, yakni berupa 1000 ekor hewan babi dengan rincian 560 ekor jantan dan 440 ekor betina.

Selain pengusaha berinisial WS, soal kelanjutan pemeriksaan terhadap sang pemilik lokasi tempat bongkar muat babi di Kubu Raya berinisial HEN pun tak jelas. HEN yang beberapa kali dicoba dihubungi belum dapat dikonfirmasi.

Tags: DPRD Kalbar Kalbar Kesehatan Pontianak

Continue Reading

Previous: Zulfydar Zaidar Mochtar Berharap Pembangunan Rumah Adat Jawa di Pontianak Segera Terealisasi
Next: Megawati Bantah Selama Ini Dikte Presiden Jokowi

Related Stories

IMG_6716
  • Lokal
  • News

Harga TBS Sawit Terjun Bebas, Ria Norsan Janji Upayakan Kembali Normal

Editor PI 03/06/2026
IMG_6706
  • Lokal
  • News

PKN II Nasional Digelar di Kalbar, Norsan: Momentum Kenalkan Potensi Daerah

Editor PI 03/06/2026
IMG_6709
  • Lokal
  • News

Kalbar Bersiap Jadi Tuan Rumah PKN II Nasional 2026, BPSDM Matangkan Persiapan

Editor PI 03/06/2026

Berita Terbaru

  • Harga TBS Sawit Terjun Bebas, Ria Norsan Janji Upayakan Kembali Normal 03/06/2026
  • PKN II Nasional Digelar di Kalbar, Norsan: Momentum Kenalkan Potensi Daerah 03/06/2026
  • Kalbar Bersiap Jadi Tuan Rumah PKN II Nasional 2026, BPSDM Matangkan Persiapan 03/06/2026
  • Ria Norsan Buka Orientasi 1.419 PPPK Kalbar, Minta ASN Adaptif dan Profesional 03/06/2026
  • Pencurian Makin Marak di Pontianak, Edi Kamtono Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan 03/06/2026
  • Pemkot Minta Kewenangan Pengawasan Ketenagakerjaan Dikembalikan ke Daerah 03/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_6716
  • Lokal
  • News

Harga TBS Sawit Terjun Bebas, Ria Norsan Janji Upayakan Kembali Normal

Editor PI 03/06/2026
IMG_6706
  • Lokal
  • News

PKN II Nasional Digelar di Kalbar, Norsan: Momentum Kenalkan Potensi Daerah

Editor PI 03/06/2026
IMG_6709
  • Lokal
  • News

Kalbar Bersiap Jadi Tuan Rumah PKN II Nasional 2026, BPSDM Matangkan Persiapan

Editor PI 03/06/2026
e7589bd6-722e-4336-ae79-813d76bc5f35
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Buka Orientasi 1.419 PPPK Kalbar, Minta ASN Adaptif dan Profesional

Editor PI 03/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.