Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Angka Kemiskinan Indonesia Turun, 7 Provinsi ini Masih Punya Jumlah Penduduk Miskin di Atas 1 Juta Jiwa
  • Nasional
  • News

Angka Kemiskinan Indonesia Turun, 7 Provinsi ini Masih Punya Jumlah Penduduk Miskin di Atas 1 Juta Jiwa

Editor PI 21/01/2022
Kemiskinan di Indonesia

Ilustrasi Kemiskinan di Indonesia. Foto: Kompascom/Garry Andrew Lotulung

Berita Nasional, PONTIANAK INFORMASI – Kabar baik, per September 2021, angka kemiskinan Indonesia turun jadi 9,71%. Namun, meski angka tersebut turun, 7 provinsi di Indonesia masih memiliki jumlah penduduk miskin di atas 1 juta jiwa, berikut datanya.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, pada bulan September 2021 lalu, jumlah penduduk miskin di Indonesia berkurang 1,04 juta jiwa menjadi 26,5 juta jiwa dibanding Maret 2021. Bila dipersentasekan, penduduk miskin turun 0,43 persen menjadi 9,71%.

Meskipun turun, BPS mencatat, masih ada 7 provinsi di Indonesia yang jumlah penduduk miskinnya di atas 1 juta jiwa, yakni 3 diantaranya di Jawa, 3 di Sumatera dan 1 di Nusa Tenggara. Berikut daftar lengkap beserta datanya:

1. Jawa Timur (4,26 juta)

Merujuk data BPS, jumlah penduduk miskin terbanyak di Indonesia berada di Provinsi Jawa Timur, sebanyak 4,26 juta jiwa. Angka ini setara dengan 10,59% dari total populasi di Jawa Timur.

2. Jawa Barat (4 juta)

Provinsi berikutnya adalah Jawa Barat, 4 juta jiwa. Bila diprersentasekan, angka ini setara dengan 7,97% dari total populasi penduduk Jabar.

3. Jawa Tengah (3,93 juta)

Provinsi ketiga disusul oleh Jawa Tengah dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 3,93 juta jiwa. Setara 11,25% dari populasi penduduk Jateng.

4. Sumatera Utara (1,27 juta)

Jumlah penduduk miskin di Provinsi Sumatera Utara mencapai 1,27 juta jiwa. Angka ini setara 8,49% dari populasi penduduk Sumut.

5. Nusa Tenggara Timur (1,15 juta)

Posisi kelima, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan jumlah 1,15 juta jiwa. Setara 20,44% dari populasi penduduk NTT.

6. Sumatera Selata (1,12 juta)

Jumlah kemiskinan di Sumatera Selatan 1,12 juta jiwa. Jumlah tersebut setara dengan 12,79% dari populasi penduduk Sumsel.

7. Lampung (1,01 juta)

Lampung memiliki jumlah penduduk miskin sebanyak 1,01 juta jiwa. Setara 11,67% dari total populasi penduduknya.

Bila dikalkulasi, jumlah penduduk miskin di 7 provinsi ini 73% dari total penduduk miskin nasional.

Upaya penanggulangan masalah kemiskinan tak hanya menjadi pekerjaan rumah (pr) pemerintah pusat, tapi juga menjadi tanggung jawab masing-masing pemerintah daerah.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kemiskinan ekstrem di Indonesia turun menjadi 0 persen pada 2024 mendatang. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto seusai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Penanganan Kemiskinan Ekstrem, yang dipimpin Presiden Jokowi, Kamis (18/11/2021) lalu.

“Arahan Bapak Presiden terkait dengan agenda kemiskinan, disampaikan bahwa kemiskinan ekstrem di tahun 2024 itu targetnya adalah nol persen dan kemiskinan di tahun 2022 kembali menjadi 8,5-9 persen,” pungkas Airlangga, dikutip dari Youtube Setpres. (yd)

Tags: Nasional

Continue Reading

Previous: Mabes Polri Kerahkan Tim TAA Usut Kecelakaan Beruntun di Balikpapan
Next: Meriah! Perayaan 1st Anniversary Gaia Bumi Raya City Hadirkan Musisi Lokal dan Pesta Kembang Api

Related Stories

IMG_2254
  • News

Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga

Editor PI 23/04/2026
8b51248c-78ba-4acc-a6ed-d4d69d5cc076
  • Lokal
  • News

Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026

Editor PI 23/04/2026
be20164a-7548-44a4-b788-bad228fb3d81
  • Lokal
  • News

Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti

Editor PI 23/04/2026

Berita Terbaru

  • Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar 24/04/2026
  • NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas 23/04/2026
  • Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang 23/04/2026
  • PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum 23/04/2026
  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar
  • Kesehatan

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar

Editor PI 24/04/2026
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.