Bahlil Lahadalia. (Dok. Instagram @bahlillahdalia)
PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat tidak melakukan panic buying bahan bakar minyak (BBM) menyusul kekhawatiran soal cadangan energi dalam negeri.
Bahlil menegaskan pasokan BBM nasional saat ini dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.
“Ya, sebenarnya tidak perlu ada panic buying. Makanya media juga tolong luruskan omongan saya,” kata Bahlil di Kementerian ESDM, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan kekhawatiran masyarakat muncul setelah beredar informasi bahwa cadangan BBM nasional hanya cukup sekitar 23 hari. Namun menurutnya, persoalan utama yang dihadapi Indonesia saat ini bukan pada stok, melainkan pada kenaikan harga minyak dunia.
Kenaikan harga tersebut dipicu oleh meningkatnya ketegangan konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan United States.
“Problem kita sekarang bukan di stok, stok tidak ada masalah. Kita sekarang tinggal di harga,” ujarnya.
Pemerintah, lanjut Bahlil, telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga minyak global. Ia juga memastikan pasokan BBM nasional, termasuk yang disalurkan oleh Pertamina, tetap terjaga.
Kekhawatiran terhadap pasokan energi global belakangan memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar di berbagai negara. Hal itu dipicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang menimbulkan kekhawatiran penutupan Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia.
