Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Bambang Haryo Sebut Tudingan Hasto Soal Food Estate Proyek Kejahatan Lingkungan Tak Berdasar
  • Nasional
  • News

Bambang Haryo Sebut Tudingan Hasto Soal Food Estate Proyek Kejahatan Lingkungan Tak Berdasar

Editor PI 18/08/2023
Haryo

Pakar Kebijakan Publik, Bambang Haryo Soekartono. (Dok. Istimewa)

PONTIANAK INFORMASI, NASIONAL – Pakar Kebijakan Publik, Bambang Haryo Soekartono menyebutkan tudingan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto soal pembangunan Food Estate sebagai kejahatan lingkungan dan membabat hutan, tak berdasar.

Proyek di Desa Tewai Baru, Gunung Mas, Kalimantan Tengah itu sendiri, kini dalam proses terealisasi sebesar 600 hektare. Sehingga dengan luasan tersebut, masih terbilang kecil dan bukan pembabatan hutan.

“Kita semua tahu, jumlah luas hutan di Indonesia ada 125,8 juta hektare. Berarti jumlah luasan yang akan difungsikan sebagai lahan untuk ketahanan pangan sebesar 600 hektar tersebut relatif sangat kecil,” katanya, kemarin.

Hal ini bila dibanding dengan luasan hutan yang ada di Kalimantan Tengah sebesar 10,3 juta hektar. Terlebih jika dibanding luas hutan seluruh Indonesia seluas 125,8 juta hektar.

“Rupanya Pak Hasto lupa, bahwa hutan yang sudah dibabat untuk kelapa sawit di Indonesia ada sekitar 15 juta hektar, dan hutan yang sempat rusak terbakar di tahun 2015 sebesar 2,61 juta hektar,” jelasnya.

Demikian pula hutan produktif yang digunakan untuk kepentingan penambangan batu bara di Indonesia, dengan produksi penambagan sebesar 687 juta ton pertahun.

“Jadi sudah berapa ratus ribu atau juta hektar hutan yang dibabat akibat penambangan batu bara tersebut,” ungkap anggota DPR-RI Periode 2014-2019 itu.

Berkaca dari hal-hal tersebut, Bambang yang juga menjabat Penasehat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Jawa Timur ini mempertanyakan sikap Hasto saat kerusakan-kerusakan itu terjadi tanpa memberikan pandangan.

“Kemana aja Pak Hasto pada waktu itu? Hal ini sangat ironis dan terkesan pencitraan. Kenapa program ketahanan pangan yang diusahakan oleh Pak Jokowi dengan penanggung jawab Kementerian Pertanian sebagai leading sector dan Kemenhan RI membantu utama untuk menyukseskan program ketahanan pangan di lahan singkong sebesar 600 hektar sudah dikritisi keras oleh Pak Hasto itu,” tanya BHS.

Ketua Harian Masyarakat Transportasi (MTI) Jawa Timur ini menambahkan, seharusnya perlu diketahui, untuk membuka lahan baru butuh suatu proses menyeimbangkan kondisi hara tanah dengan melakukan pengolahan-pengolahan tanah agar tanah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai lahan produksi pertanian (lahan hijau).

Beberapa contoh food estate yang sudah berhasil misalnya di Papua daerah Kerom dengan luas 10 hektar menghasilkan jagung raksasa dan sudah diekspor.

Kemudian, Timika menghasilkan sagu yang merupakan lahan sagu terluas di dunia sebesar 4,7 juta hektar yang perhektarnya menghasilkan 40 ton sagu bahkan sebagian diekspor dan sebagian lagi dikonsumsi sebagai makanan pokok masyarakat Papua.

Selanjutnya di Marauke menghasilkan beras yang dikonsumsi sebagian oleh negara Papua Nugini dan sebagian lagi dikonsumsi oleh masyarakat di Papua.

Menurutnya, hal ini jelas bahwa food estate diharapkan bisa mengatasi krisis pangan yang saat ini sering dikhawatirkan oleh pemerintah, terutama yang sedang melanda dibeberapa negara di dunia.

“Dan diharapkan juga semua wilayah Indonesia harus mempunyai lumbung-lumbung pangan, agar terjadi kemudahan dan pemerataan pangan di seluruh Indonesia,” pungkas anggota Bidang Pengembangan Usaha dan Inovasi DPN HKTI ini. (ap)

Tags: Nasional Pertanian Politik

Continue Reading

Previous: 40 Driver Ojol Ikut Upacara HUT ke-78 RI di Keboen Sajoek
Next: DPD IKADIN Lantik Pengurus DPC 7 Kabupaten se-Kalbar Periode 2023-2026

Related Stories

IMG_7600
  • Lokal
  • News

Renovasi Pendopo Gubernur Kalbar dari Tahun 2025-2026 Capai Rp10,26 Miliar, Ini Penjelasan Ria Norsan

Editor PI 11/06/2026
IMG_7532
  • News

Rakernas ARSADA di Pontianak: Baru 20-25 RSUD di Indonesia yang Mandiri Secara Finansial

Editor PI 11/06/2026
IMG_7623
  • Lokal
  • News

Warga Sulit Dapat Gas Melon, Pemkab Kapuas Hulu Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg

Editor PI 11/06/2026

Berita Terbaru

  • Renovasi Pendopo Gubernur Kalbar dari Tahun 2025-2026 Capai Rp10,26 Miliar, Ini Penjelasan Ria Norsan 11/06/2026
  • Rakernas ARSADA di Pontianak: Baru 20-25 RSUD di Indonesia yang Mandiri Secara Finansial 11/06/2026
  • Warga Sulit Dapat Gas Melon, Pemkab Kapuas Hulu Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg 11/06/2026
  • Pertamax Naik, Wako Edi Kamtono Sebut Operasional Pemkot Pontianak Ikut Tertekan 11/06/2026
  • Kembalikan Fungsi Jalan Asahan untuk Lalu Lintas Kendaran, Satpol PP Pontianak Tertibkan Lapak PKL Pasar Tengah 11/06/2026
  • RUU Masyarakat Adat Bahas di Kalbar, Ria Norsan Soroti Perlindungan Hak Tanah Masyarakat 10/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_7600
  • Lokal
  • News

Renovasi Pendopo Gubernur Kalbar dari Tahun 2025-2026 Capai Rp10,26 Miliar, Ini Penjelasan Ria Norsan

Editor PI 11/06/2026
IMG_7532
  • News

Rakernas ARSADA di Pontianak: Baru 20-25 RSUD di Indonesia yang Mandiri Secara Finansial

Editor PI 11/06/2026
IMG_7623
  • Lokal
  • News

Warga Sulit Dapat Gas Melon, Pemkab Kapuas Hulu Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg

Editor PI 11/06/2026
IMG_7470
  • Lokal
  • News

Pertamax Naik, Wako Edi Kamtono Sebut Operasional Pemkot Pontianak Ikut Tertekan

Editor PI 11/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.