Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Bayi di Rempang Terkena Gas Air Mata saat Warga Bentrok dengan Aparat, Ibu Panik Ketakutan: Ya Tuhan Anak Saya Enggak Bergerak!
  • Nasional
  • News

Bayi di Rempang Terkena Gas Air Mata saat Warga Bentrok dengan Aparat, Ibu Panik Ketakutan: Ya Tuhan Anak Saya Enggak Bergerak!

Editor PI 01/09/2023
BAYI-REMPANG

Bayi di Rempa terkena gas air mata. (Komando Bhayangkara)

PONTIANAK INFORMASI, NASIONAL – Suasana ketegangan melanda wilayah Galang, Batam, pada Kamis (7/9/2023) ketika bentrokan antara massa dan aparat terjadi di daerah Jembatan 4 Barelang. Kejadian tragis ini mengakibatkan seorang bayi berusia 8 bulan, Algifari, mengalami insiden yang menakutkan.

Herman, seorang warga Galang yang rumahnya berada dekat dengan Jembatan 4 Barelang, merasa panik dan ketakutan saat insiden tersebut terjadi. Anaknya yang masih bayi, Algifari, pingsan dan bola matanya memutih akibat dampak dari asap gas air mata yang dilepaskan oleh aparat gabungan dalam upaya meredam aksi massa warga Rempang yang memanas di daerah Jembatan 4.

Warga Rempang Galang memblokir jalan dan menghalangi masuknya aparat gabungan yang hendak memasang patok kawasan Rempang untuk proyek strategis dalam rangka mendongkrak sektor pariwisata.

Situasi semakin tak kondusif, Herman yang merasa panik menggendong bayinya merangsek keluar rumah seraya berteriak memohon pertolongan.

“Anak Saya enggak bisa bernapas, tolong anak saya,” teriak Herman seperti dikutip dari kompascom.

Sementara itu, istri Herman yang mengikutinya dari belakang, tak kalah kalutnya.

“Ya Tuhan, anak saya enggak bergerak,” ujar dia.

Suami-istri yang histeris itu menyita perhatian seluruh orang, termasuk anggota Brimob Polda Kepri.

Anggota Brimob itu lantas bergegas memberikan bantuan agar Herman, istri, dan anaknya cepat mendapat pertolongan.

Kepanikan Herman mereda saat anaknya akhirnya siuman usai mendapatkan pertolongan.

Herman mengungkapkan kronologi kejadian tersebut.

“Saya kaget awalnya melihat anak saya pingsan dan matanya putih semua. Dia terkena gas air mata di rumah,” ungkap Herman.

Menurut Herman, asap gas air mata masuk ke rumahnya melalui jendela kamar yang terbuka.

“Kebetulan anak saya berada di dalam ayunan. Dia langsung terkena gas air mata,” katanya.

Melihat anaknya yang sudah lemas, Herman meminta pertolongan, dan anggota Brimob Polda Kepri datang untuk membantu mengamankan Herman, istri, dan bayinya agar segera mendapat pertolongan medis.

Dalam kepanikan, Herman dan istrinya sangat bersyukur ketika Algifari akhirnya sadar setelah mendapat pertolongan.

“Alhamdulillah. Anak saya masih bisa diselamatkan. Kami sudah sangat panik tadi,” kata Herman dengan lega. (ad)

Tags: Nasional

Continue Reading

Previous: Profil Muda Mahendrawan, Bupati Penggagas Tagline ‘Kubu Raya Menanjak’
Next: Mengenal Gerakan ‘Salam Menanjak’ Ciptaan Bupati Muda Mahendrawan

Related Stories

abfde60d-984f-4c17-acf8-c533127fa88c
  • Lokal
  • News

Wawako Bahasan: Fraksi DPRD Soroti Antisipasi Karhutla dan Dampak Asap di Pontianak

Editor PI 09/09/2026
47dba687-51b4-49cd-a021-ef756f3743d8
  • Lokal
  • News

BNPB Tambah Armada, 3 Pesawat Kini Dikerahkan untuk OMC Karhutla Kalbar

Editor PI 09/09/2026
ea0c6d60-6ffc-4ece-b9a8-0b6713e8333e
  • Lokal
  • News

Karhutla Kalbar Belum Reda, Status Tanggap Darurat Diperpanjang 14 Hari

Editor PI 09/09/2026

Berita Terbaru

  • 19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar 09/09/2026
  • Wawako Bahasan: Fraksi DPRD Soroti Antisipasi Karhutla dan Dampak Asap di Pontianak 09/09/2026
  • BNPB Tambah Armada, 3 Pesawat Kini Dikerahkan untuk OMC Karhutla Kalbar 09/09/2026
  • Karhutla Kalbar Belum Reda, Status Tanggap Darurat Diperpanjang 14 Hari 09/09/2026
  • BPBD: Karhutla Terparah di Kalbar Terjadi di Ketapang, 12.443 Hektare Lahan Terbakar 09/09/2026
  • Menhut Raja Juli Segel 2.400 Ha Lahan Bekas Karhutla di Ketapang, Baru Padam Sudah Ditanami Sawit 09/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar
  • Lokal

19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar

Editor PI 09/09/2026
abfde60d-984f-4c17-acf8-c533127fa88c
  • Lokal
  • News

Wawako Bahasan: Fraksi DPRD Soroti Antisipasi Karhutla dan Dampak Asap di Pontianak

Editor PI 09/09/2026
47dba687-51b4-49cd-a021-ef756f3743d8
  • Lokal
  • News

BNPB Tambah Armada, 3 Pesawat Kini Dikerahkan untuk OMC Karhutla Kalbar

Editor PI 09/09/2026
ea0c6d60-6ffc-4ece-b9a8-0b6713e8333e
  • Lokal
  • News

Karhutla Kalbar Belum Reda, Status Tanggap Darurat Diperpanjang 14 Hari

Editor PI 09/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.