Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Belum Sebulan Dicapreskan, Ganjar Diserang Hoax Foto Peluk Perempuan hingga Cium Miyabi
  • Nasional
  • News

Belum Sebulan Dicapreskan, Ganjar Diserang Hoax Foto Peluk Perempuan hingga Cium Miyabi

Editor PI 04/05/2023
hoax-ganjar

Ganjar diserang hoax berpelukan mesra dengan Miyabi. (Dok. Istimewa)

PONTIANAK INFORMASI, NASIONAL – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, babak belur diserang hoax dan fitnah masif di media sosial setelah ditetapkan menjadi Calon Presiden (Capres) oleh PDIP. Belum lama ini, beredar foto hoax Ganjar tampak mesra berpelukan dan berciuman dengan eks bintang film dewasa asal Jepang, yakni Maria Ozawa alias Miyabi, Senin (1/5/2023).

Sebelumnya pada akhir April kemarin, Ganjar juga diserang hoax berpelukan erat dengan seorang perempuan. Usut punya usut, perempuan yang disebut wanita muda itu ternyata istrinya yaitu Siti Atiqoh saat mengikuti ajang lari maraton di Borobudur.

Serangan masif itupun langsung ditanggapi oleh pendukung Ganjar, salah satunya Elite Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Guntur Romli, yang diunggah di akun Twitternya @GunRomli, Rabu (3/5).

“Lawan Panik, @ganjarpranowo Diserang Pakai Foto HOAX. Nyerang Ganjar pakai isu Wadas: gagal. Nyerang Ganjar pakai foto meluk perempuan: ternyata istrinya sendiri: Ning Atiqoh. Tidak mampu nyerang pakai isu agama, kini mereka serang pakai foto hoax,” ujar Politikus PSI itu, seperti dikutip PI.

Romli menegaskan foto tersebut hasil editan, bukan foto asli Ganjar.

“Hasil SUNTINGAN. BUKAN foto Ganjar Pranowo, foto ASLINYA sudah beredar sebelumnya bertahun-tahun lalu di beberapa situs termasuk situs yang menyediakan layanan foto-foto stock,” tandasnya.

“Jahat sekali ya,” cuit akun lainnya @RajaJuliAntoni yang kini jabat Wakil Menteri ATR-BPN di Kabinet Indonesia Maju Presiden Jokowi.

“Serangan model begini sudah gak laku, karena masyarakat sudah melek teknologi. Percuma nyampah, membuat hoaks dosanya dapat tujuan tidak tercapai. Bodoh itu jangan diborong, tolong bilangin Gus,” lanjut Pendakwah Tubagus Salim Idrus.

Tak hanya Romli, serangan negatif itu juga direspon oleh pakar politik, Surrokim Abdussalam. Dilansir dari ngopibareng.id, Surrokim menyebut serangan hoax, fitnah, negative campaign, hingga black campaign tetap ada dan akan menjadi bagian dari Pilpres 2024, siapa pun calonnya.

Namun, dia menilai bahwa serangan negatif itu akan berbeda dibanding Pilpres 2014 dan 2019 lalu. Menurut analisanya, untuk Pilpres 2024 mendatang black campaign dan negative campaign termasuk hoax dan fitnah hanya akan berlangsung sesaat saja.

“Itu tetap ada, tapi saya yakin tidak akan massif, sporadis dan hanya berlangsung sesaat. Tidak seperti dulu lagi,” tandasnya, Rabu 3 Mei 2023.

Dia menambahkan, cara kampanye seperti itu hanya akan efektif di kalangan pemilih tertentu seperti mereka yang kurang teredukasi atau kurang mengenyam pendidikan dengan baik. Namun menurutnya pada Pilpres 2023, para pemilih sudah mulai rasional, sehingga jenis serangan seperti yang dihajar ke Ganjar tak akan efektif lagi.

Sebagai informasi, Ganjar memang sudah diusung oleh PDIP dan PPP menjadi Capres. Namun, belum terdaftar resmi di Komisi Pemilihan Umum. (yd)

Tags: Ganjar Nasional Pilpres 2024 Politik

Continue Reading

Previous: Kombinasi Atraktif Warna dan Grafis Baru MX King 150, “King of Street” Tampil Makin Gagah dan Sporty
Next: Polda Kalbar Berhasil Gagalkan Penyelundupan 6,3 Kilogram Sabu di Bandara Supadio

Related Stories

772713753_1669045507525120_5126607975270737911_n
  • Lokal
  • News

Wabup Sukir Apresiasi TMMD Percepat Pembangunan Desa di Kubu Raya

Editor PI 13/08/2026
8230de8b-2da1-4d56-a7ca-d649ebf271bc
  • Lokal
  • News

Operasi Pasar Digelar di Pontianak, Warga Bisa Bawa Pulang Sembako Rp50 Ribu

Editor PI 13/08/2026
IMG_4956
  • Lokal
  • News

DKP-PKK Kalbar Ajak Warga Budidaya Ikan di Pekarangan, Solusi Tekan Stunting dan Harga Ikan Mahal

Editor PI 13/08/2026

Berita Terbaru

  • Wabup Sukir Apresiasi TMMD Percepat Pembangunan Desa di Kubu Raya 13/08/2026
  • Kolaborasi Semai Coffee Shop dan Makelar Buku, Hadirkan Ruang untuk Nongkrong dan Baca di Pontianak 13/08/2026
  • Operasi Pasar Digelar di Pontianak, Warga Bisa Bawa Pulang Sembako Rp50 Ribu 13/08/2026
  • DKP-PKK Kalbar Ajak Warga Budidaya Ikan di Pekarangan, Solusi Tekan Stunting dan Harga Ikan Mahal 13/08/2026
  • Nadhif Basalamah hingga Ari Lesmana Bakal Ramaikan Konser Manggung Di Muara di Kuching 13/08/2026
  • Kubu Raya Dapat Pinjaman Daerah Rp47,5 Miliar untuk Biayai Infrastruktur 12/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

772713753_1669045507525120_5126607975270737911_n
  • Lokal
  • News

Wabup Sukir Apresiasi TMMD Percepat Pembangunan Desa di Kubu Raya

Editor PI 13/08/2026
60f2246f-bf43-45d0-ad92-97629f98d5be
  • Kuliner
  • Lokal

Kolaborasi Semai Coffee Shop dan Makelar Buku, Hadirkan Ruang untuk Nongkrong dan Baca di Pontianak

Editor PI 13/08/2026
8230de8b-2da1-4d56-a7ca-d649ebf271bc
  • Lokal
  • News

Operasi Pasar Digelar di Pontianak, Warga Bisa Bawa Pulang Sembako Rp50 Ribu

Editor PI 13/08/2026
IMG_4956
  • Lokal
  • News

DKP-PKK Kalbar Ajak Warga Budidaya Ikan di Pekarangan, Solusi Tekan Stunting dan Harga Ikan Mahal

Editor PI 13/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.