Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Geger Dugaan Aliran Sesat di Maros: Rukun Islam Bertambah jadi 11, Pengikut Wajib Beli Pusaka untuk Syarat Masuk Surga
  • Nasional
  • News

Geger Dugaan Aliran Sesat di Maros: Rukun Islam Bertambah jadi 11, Pengikut Wajib Beli Pusaka untuk Syarat Masuk Surga

Editor PI 05/03/2025
ilustrasi

Ilustrasi

PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, NASIONAL – Warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikejutkan dengan munculnya dugaan aliran sesat bernama Pangissengana Tarekat Ana’ Loloa. Ajaran ini disebut menambah rukun Islam menjadi sebelas serta menjanjikan pengikutnya masuk surga dengan syarat membeli benda pusaka.

Aliran tersebut diketahui masuk ke Dusun Bonto-bonto, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, sejak tahun 2024. Masyarakat setempat telah melaporkan pemimpin ajaran tersebut, seorang perempuan bernama Petta Bau, kepada pihak berwenang.

Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bonto-bonto, Marzuki, mengungkapkan bahwa aliran ini mulai aktif sejak bulan Ramadan tahun lalu. Namun, warga awalnya tidak mengambil tindakan hingga dirinya kembali dari Kalimantan dan mulai mengajukan protes.

“Dulu namanya itu Pangissengana Tarekat Ana’ Loloa. Sejak bulan puasa tahun lalu sudah ada, tapi saya di Kalimantan dulu. Dibiarkan oleh warga dulu, setelah saya datang baru saya protes,” ujar Marzuki, Selasa (4/3/2025).

Marzuki menambahkan, ajaran ini dinilai menyimpang karena menambahkan rukun Islam menjadi sebelas dan menetapkan bahwa ibadah haji tidak sah jika dilakukan di Tanah Suci, kecuali di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa.

“Rukun Islamnya ada 11, terus kalau ibadah haji di Tanah Suci tidak sah kecuali ke tanah Gunung Bawakaraeng,” jelasnya.

Lebih lanjut, para pengikut aliran ini diwajibkan membeli benda pusaka sebagai syarat masuk surga. Selain itu, pengikut yang berencana membangun rumah dilarang oleh pemimpinnya dengan alasan kiamat sudah dekat dan uang lebih baik digunakan untuk membeli benda pusaka.

“Harus beli pusaka untuk dipakai selama nanti di akhirat. Anggotanya mau bangun rumah dilarang karena alasannya sudah mau kiamat dan uangnya untuk beli pusaka,” ungkap Marzuki.

Menanggapi laporan warga, Kapolsek Tompobulu, AKP Makmur, membenarkan adanya kasus ini. Namun, ia menegaskan bahwa aliran tersebut sudah tidak ada lagi di wilayah tersebut.

“Itu sudah lama (dilaporkan), lama itu sudah tidak ada sekarang. Namanya itu Ana’ Loloa,” ujar AKP Makmur.

Kasus dugaan aliran sesat ini menjadi perhatian masyarakat dan pihak berwenang untuk memastikan tidak ada ajaran yang menyimpang dan meresahkan warga di wilayah tersebut.

Tags: Nasional Viral

Continue Reading

Previous: Lemang, Kuliner yang Selalu Diburu saat Ramadhan di Kota Khatulistiwa
Next: Forum Konsultasi Publik RPJMD, Rancang Peta Jalan Menuju Pontianak Maju dan Sejahtera

Related Stories

IMG_4794
  • Lokal
  • News

Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR, Josepha Siswa SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa S1 ke China

Editor PI 13/05/2026
f6590b34-4bd1-4c71-9154-5cea14d12b1f
  • Lokal
  • News

Edi Kamtono Sebut AI Bukan Ancaman, Tapi Peluang bagi Ekonomi Kreatif

Editor PI 13/05/2026
993aae24-3f6f-482a-a80e-b9ee3d2cb8e9
  • Lokal
  • News

Selvi Ananda Gibran Sambangi Kampung Caping Pontianak, Jubaidah Senang Dikunjungi Isti Wapres

Editor PI 13/05/2026

Berita Terbaru

  • Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR, Josepha Siswa SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa S1 ke China 13/05/2026
  • Edi Kamtono Sebut AI Bukan Ancaman, Tapi Peluang bagi Ekonomi Kreatif 13/05/2026
  • Selvi Ananda Gibran Sambangi Kampung Caping Pontianak, Jubaidah Senang Dikunjungi Isti Wapres 13/05/2026
  • Buka MTQ XXXIV Kecamatan Pontianak Kota, Bahasan Dorong Anak Muda Jadi Generasi Islami dan Adaptif 12/05/2026
  • Ibu Wapres Kunjungi Dekranasda Kalbar, Erlina Harap Kerajinan Lokal Makin Dikenal 12/05/2026
  • Bupati Sujiwo: MBG Harus Zero Keracunan 12/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_4794
  • Lokal
  • News

Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR, Josepha Siswa SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa S1 ke China

Editor PI 13/05/2026
f6590b34-4bd1-4c71-9154-5cea14d12b1f
  • Lokal
  • News

Edi Kamtono Sebut AI Bukan Ancaman, Tapi Peluang bagi Ekonomi Kreatif

Editor PI 13/05/2026
993aae24-3f6f-482a-a80e-b9ee3d2cb8e9
  • Lokal
  • News

Selvi Ananda Gibran Sambangi Kampung Caping Pontianak, Jubaidah Senang Dikunjungi Isti Wapres

Editor PI 13/05/2026
33752560-3bbb-43c2-bc3e-50aeb1ebcaa6
  • Lokal
  • News

Buka MTQ XXXIV Kecamatan Pontianak Kota, Bahasan Dorong Anak Muda Jadi Generasi Islami dan Adaptif

Editor PI 12/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.