Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Keadilan untuk Korban AI Cabul: Siswa SMAN 11 Semarang Gelar Demo Tuntut Pertanggungjawaban Pelaku
  • Nasional

Keadilan untuk Korban AI Cabul: Siswa SMAN 11 Semarang Gelar Demo Tuntut Pertanggungjawaban Pelaku

Tyo 21/10/2025
Keadilan untuk Korban AI Cabul: Siswa SMAN 11 Semarang Gelar Demo Tuntut Pertanggungjawaban Pelaku

Siswa SMAN 11 Semarang Gelar Demo Tuntut Pertanggungjawaban Pelaku (Foto : KOMPAS.COM/Titis Anis Fauziyah)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Ratusan siswa SMA Negeri 11 Semarang menggelar aksi unjuk rasa di lingkungan sekolah mereka pada Selasa (20/10/2025) usai upacara bendera. Demonstrasi ini merupakan bentuk protes dan tuntutan keadilan terkait kasus penyebaran video dan foto tak senonoh hasil editan Artificial Intelligence (AI) yang korbannya melibatkan sejumlah siswi bahkan guru sekolah tersebut. Aksi ini dipicu oleh perbuatan seorang alumnus berinisial Chiko yang memanipulasi foto dan video adik kelas perempuannya serta guru menggunakan aplikasi AI.

Kasus yang kemudian dikenal sebagai ‘Skandal Smanse’ ini baru terungkap pada awal Oktober 2025, meskipun akun pelaku telah aktif sejak tahun 2023. Pelaku memanfaatkan teknologi AI untuk membuat konten asusila yang disimpan dalam file Google Drive. Dilansir dari detikJateng, teridentifikasi sedikitnya lima siswi dan satu guru dari SMAN 11 Semarang telah menjadi korban dari aksi bejat ini.

Dalam aksinya, para siswa membawa spanduk berisi tuntutan seperti ‘Kami Butuh Keadilan!!!’, ‘Justice for SMAN 11’, dan ‘Korban Butuh Keadilan’. Mereka berorasi menggunakan megafon, menyampaikan kekecewaan dan menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait, termasuk menuntut kejelasan dan kompensasi untuk para korban. Pihak guru dan kepala sekolah tampak terkejut dengan adanya demonstrasi spontan ini.

Seorang orator siswa dengan lantang menyampaikan tuntutan mereka. “Kami akan tuntut untuk mengadakan ruang mediasi. Kami tidak akan tinggal diam. Ini demi keadilan. Teman kami adalah korban tapi mereka tidak mendapatkan keadilan. Kami sudah punya bukti-bukti jelas. Kami hanya minta kompensasi dan kejelasan,” ujar si orator, seperti yang dikutip dari detikJateng. Pernyataan ini menunjukkan betapa seriusnya para siswa memandang perlunya langkah konkret dalam menangani kasus pelecehan digital ini.

Menanggapi geger yang terjadi, pelaku, Chiko, diketahui telah membuat video permintaan maaf yang diunggah ke media sosial dan disampaikan langsung di hadapan pihak sekolah. Dalam video klarifikasi tersebut, Chiko mengakui perbuatannya. Meskipun demikian, pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan (Disdik) dan DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) kota maupun provinsi Jawa Tengah turun tangan untuk menangani dan mendampingi kasus ini.

Pihak Disdik meminta agar siswa korban bersedia untuk melapor. Mereka menegaskan bahwa kedatangan tim ke sekolah bukan untuk menekan siswa, melainkan untuk menenangkan suasana sekaligus memberikan pemahaman hukum. “Hingga kini, sedikitnya 5 siswi dan 1 guru dari SMAN 11 Semarang telah teridentifikasi menjadi korban,” demikian salah satu informasi yang beredar. Saat ini, tim pendamping masih mengumpulkan data korban dan melakukan pendekatan agar mereka mau bersedia untuk bicara.

Kasus penyalahgunaan teknologi informasi untuk perbuatan asusila ini juga menarik perhatian kepolisian. Polda Jateng, melalui Direktorat Reserse Cyber (Ditreskrimsus), turun tangan menangani kasus ini, meskipun belum ada laporan resmi dari korban. Kepolisian menyatakan akan proaktif dan menjamin akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan, serta akan memproses hukum jika terbukti adanya unsur pidana, tanpa pandang bulu terhadap status pelaku.

Tags: Bahaya Penyalahgunaan AI Korban AI Cabul Siswa Demo SMAN 11 Semarang Tuntut Keadilan

Continue Reading

Previous: Double Podium Lagi, Rookie Tim Yamaha Racing Indonesia Melesat di ARRC Sepang
Next: Presiden Prabowo Tertawa Santai Tanya Menkeu Purbaya: “You Ada Gelar Profesornya Enggak?”

Related Stories

menembus-asap-petugas-berjibaku-padamkan-karhutla-kalimantan-1788157037800_169
  • Nasional
  • News

AMSINDO Ultimatum Pemerintah: Naikkan Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional atau Boikot!

Editor PI 03/09/2026
11 Tahun Dinanti, Ajang Ikonik Yamaha Cup Race di Padang Disaksikan Lebih Dari 5 Ribu Pengunjung !
  • Nasional

11 Tahun Dinanti, Ajang Ikonik Yamaha Cup Race di Padang Disaksikan Lebih Dari 5 Ribu Pengunjung !

Editor PI 04/08/2026
Lamine Yamal. Reuters
  • Nasional

Lamine Yamal Muncul di Drone Iran yang Menargetkan Pangkalan Militer AS

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Kondisi Tak Fit, Dejan/Apri Pantang Menyerah hingga Amankan Tiket Semifinal 04/09/2026
  • Dendi Triansyah Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 di Pontianak 04/09/2026
  • Kemarau Panjang, Harga Air Isi Ulang Tembus Rp25 Ribu di Pontianak, Pemerintah Diminta Turun Tangan 04/09/2026
  • Fari Lega, Tak Perlu Lagi Gendong Anak Setelah Dapat Kursi Roda Khusus dari Pemkot Pontianak 04/09/2026
  • Tiga Bulan Kesulitan Air Bersih, Pemprov Kalbar Salurkan Bantuan di Limbung Kubu Raya 04/09/2026
  • Pemprov Kalbar Raih 2 Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 04/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Screenshot
  • Lokal
  • News
  • Sports

Kondisi Tak Fit, Dejan/Apri Pantang Menyerah hingga Amankan Tiket Semifinal

Editor PI 04/09/2026
IMG_8314
  • Lokal
  • News

Dendi Triansyah Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 di Pontianak

Editor PI 04/09/2026
IMG_8223
  • Lokal
  • News

Kemarau Panjang, Harga Air Isi Ulang Tembus Rp25 Ribu di Pontianak, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Editor PI 04/09/2026
fc80a42d-f7c4-492b-bb83-149c63b55779
  • Lokal
  • News

Fari Lega, Tak Perlu Lagi Gendong Anak Setelah Dapat Kursi Roda Khusus dari Pemkot Pontianak

Editor PI 04/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.