Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Kontroversi Hibah Keraton Solo, Respons PB XIV Purbaya atas Dana Masuk Rekening Pribadi
  • Nasional

Kontroversi Hibah Keraton Solo, Respons PB XIV Purbaya atas Dana Masuk Rekening Pribadi

Tyo 23/01/2026
Kontroversi Hibah Keraton Solo, Respons PB XIV Purbaya atas Dana Masuk Rekening Pribadi

Foto: Detik.com

PONTIANAK INFORMASI, Jateng – Paku Buwono (PB) XIV Purbaya, dari kubu Gusti Purbaya di Keraton Kasunanan Solo, memberikan tanggapan terkait pengungkapan Menteri Kebudayaan Fadli Zon bahwa dana hibah pemerintah selama ini mengalir ke rekening pribadi. Pernyataan ini muncul di tengah dualisme kepemimpinan Keraton pasca-wafatnya PB XIII pada November 2025, yang memicu perdebatan soal transparansi anggaran negara untuk lembaga adat. Isu ini menjadi sorotan publik karena melibatkan dana dari APBD Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, hingga APBN.

Dilansir dari Detik.com, Pada Jumat (23/1/2026), PB XIV Purbaya menegaskan bahwa Keraton hanya mengikuti prosedur dan arahan pemerintah. “(Mengenai pernyataan Fadli Zon soal selama ini dana hibah ke pribadi?) Ya, kita kan ikut arahan pemerintah, ya. Anggaran itu diturunkan juga bukan permintaan kita, apa arahan dari pemerintah,” ujar PB XIV Purbaya saat ditemui di Masjid Agung Solo. Ia menambahkan bahwa pihak Keraton tidak meminta atau mendesak pencairan dana, melainkan sepenuhnya menyerahkan mekanisme kepada pemerintah pusat dan daerah.
​
PB XIV Purbaya juga menyebut Gubernur Jawa Tengah, Pak Luthfi, lebih memahami prosedur tersebut. “Diturunkan ya monggo, enggak ya monggo, gitu aja kan. Pak Luthfi selaku Gubernur juga saya kira lebih paham lah bagaimana (mekanismenya),” lanjutnya, dilansir dari detikJateng. Pernyataan ini menunjukkan sikap pasif Keraton terhadap alokasi anggaran, di mana dana hibah dialokasikan untuk kesejahteraan abdi dalem dan kelestarian budaya, bukan inisiatif internal Keraton.

Pada Kamis (22/1/2026), Fadli Zon menyatakan, “Keraton Solo mendapatkan hibah dari Pemerintah Kota Solo dari provinsi kemudian dari APBN. Nah selama ini menurut keterangan itu penerimanya itu pribadi. Nah kita ingin ada ke depan itu ingin ada pertanggungjawaban terutama terkait bagaimana tanggung jawab hibah yang diberikan termasuk yang dari APBN.” Pengungkapan ini disampaikan Fadli dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, menyoroti kurangnya akuntabilitas institusional atas dana publik.
​
Polemik ini diperparah oleh konflik suksesi di Keraton, di mana kubu PB XIV Purbaya bersaing dengan KGPH Mangkubumi. Kementerian Kebudayaan bahkan menunjuk KGPH Tedjowulan sebagai pelaksana cagar budaya sementara untuk mengatasi dualisme. Sementara itu, Pemprov Jateng mengalokasikan Rp1,9 miliar untuk hibah 2026, dengan syarat administrasi lengkap, utamanya untuk abdi dalem. Pemkot Solo biasanya memberikan Rp200 juta langsung ke Sinuhun.

Pihak PB XIV Purbaya melalui Singonagoro menjelaskan alasan rekening pribadi digunakan karena syarat rekening kelembagaan sulit dipenuhi. Hal ini menjadi titik krusial perdebatan, di mana pemerintah mendorong transparansi agar dana APBN tidak lagi masuk rekening individu. Isu ini mencerminkan tantangan pengelolaan hibah budaya di era modern, di mana eksistensi Keraton sebagai pilar budaya harus diimbangi pertanggungjawaban publik.

Hingga kini, pencairan dana hibah 2026 masih tertahan akibat administrasi dan konflik internal. Respons PB XIV Purbaya menekankan kepatuhan pada aturan pemerintah, sambil menunggu kebijakan lanjutan dari Menbud Fadli Zon. Perkembangan ini terus dipantau, mengingat dampaknya terhadap pelestarian warisan budaya Jawa dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran negara.

Tags: Dana Hibah Keraton Solo Kontroversi Hibah PB XIV Purbaya

Continue Reading

Previous: Transjakarta Rekayasa Rute Massal Akibat Banjir Genangi Jakarta, Berikut Daftar Lengkapnya
Next: Kelme Resmi Sponsori Apparel Timnas Indonesia, Bawa Era Baru Sepak Bola Nasional

Related Stories

Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI
  • Nasional

Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI

Editor PI 23/06/2026
LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan
  • Nasional

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan

Editor PI 23/06/2026
Dedi Mulyadi
  • Nasional

Dedi Mulyadi Respons Penangkapan Taufik Hidayat: Harus Dihukum Setimpal

Editor PI 23/06/2026

Berita Terbaru

  • Sarawak Undang Pontianak ke BIHAS 2026, Buka Peluang UMKM Halal Tembus Pasar ASEAN 26/06/2026
  • Pontianak Jadi Daerah Ketiga di Indonesia Tebar Eco Enzyme ke Parit Agar Bersih 26/06/2026
  • Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Revitalisasi 27 Sekolah di Pontianak 26/06/2026
  • Ria Norsan Ajak Sarawak Bangun Borneo Halal Hub, Perkuat Perdagangan hingga Konektivitas Perbatasan 26/06/2026
  • Celine Olivia Siswi SMKN 5 Pontianak Lolos Paskibraka Nasional 2026, Siap Bertugas di Istana Negara 26/06/2026
  • Pemprov Kalbar Teken MoU Beasiswa dengan Kampus di China untuk Siswa Tim LCC SMAN 1 Pontianak 26/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

83ef9459-301d-4387-ad6d-98dc6646609a
  • Lokal
  • News

Sarawak Undang Pontianak ke BIHAS 2026, Buka Peluang UMKM Halal Tembus Pasar ASEAN

Editor PI 26/06/2026
f67d237f-2ea4-4494-a0f5-5d131fb8b1a3
  • Lokal
  • News

Pontianak Jadi Daerah Ketiga di Indonesia Tebar Eco Enzyme ke Parit Agar Bersih

Editor PI 26/06/2026
IMG_8902
  • Lokal
  • News

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Revitalisasi 27 Sekolah di Pontianak

Editor PI 26/06/2026
7a1b2caf-c772-4acf-8a80-794362dd0ac9
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Ajak Sarawak Bangun Borneo Halal Hub, Perkuat Perdagangan hingga Konektivitas Perbatasan

Editor PI 26/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.