PONTIANAK INFORMASI – Kabar membanggakan datang dari Kalimantan Barat. Celine Olivia Apriani Theo, siswi SMKN 5 Pontianak, terpilih sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional 2026 yang akan bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara, Jakarta.
Bagi Celine, pencapaian ini bukan sekadar prestasi, melainkan hasil dari keberaniannya keluar dari zona nyaman.
Sebab, sebelum mengenal dunia paskibra, remaja yang kini naik ke kelas XI jurusan Akuntansi itu lebih aktif di bidang seni, khususnya menyanyi dan menari.
“Saya benar-benar tidak menyangka bisa sampai sejauh ini. Awalnya basic saya di seni, bukan paskibra. Tapi saya mencoba keluar dari zona nyaman, ikut seleksi dan akhirnya bisa lolos sampai tingkat nasional. Ini juga pertama kalinya saya mengikuti seleksi Paskibraka,” ujar Celine, Selasa (23/6).
Perjalanan Celine menuju Istana Negara dimulai dari seleksi tingkat Kota Pontianak pada Januari 2026. Setelah lolos, ia melanjutkan seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Barat bersama puluhan peserta terbaik dari seluruh kabupaten dan kota.
Menurutnya, seleksi di tingkat provinsi jauh lebih menantang karena peserta harus mengikuti serangkaian tahapan, mulai dari psikotes hingga wawancara.
“Di tingkat provinsi ada 54 pasang peserta putra-putri dari seluruh kabupaten dan kota di Kalbar. Dari SMKN 5 Pontianak ada saya dan Archi yang mewakili Kota Pontianak,” katanya.
Usai dinyatakan lolos di tingkat provinsi, Celine kembali menjalani seleksi nasional di Jakarta. Berbagai tes harus dilalui, mulai dari pemeriksaan kesehatan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), psikotes, minat bakat, hingga wawancara.
Momen yang paling berkesan baginya adalah saat mengetahui namanya masuk dalam daftar calon Paskibraka Nasional 2026.
“Saya mengetahui lolos nasional itu saat diumumkan secara live di YouTube BPIP,” ungkapnya.
Pada 15 Juli mendatang, Celine dijadwalkan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan selama sekitar 40 hari. Rangkaian kegiatan itu meliputi pembekalan materi, latihan lapangan, hingga persiapan menjelang pelaksanaan tugas kenegaraan pada 17 Agustus 2026.
Meski kini berhasil menembus Paskibraka Nasional, kecintaan Celine terhadap dunia seni tak pernah pudar. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia aktif mengikuti berbagai perlombaan menyanyi dan menari.
Sejumlah prestasi pernah diraihnya, di antaranya juara Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kabupaten, Juara I Lomba Tari Langkau Etnik, hingga berbagai penghargaan di bidang vokal grup.
Celine mengaku ketertarikannya bergabung dengan paskibra muncul karena melihat lingkungan organisasi yang positif dan saling mendukung.
“Saya melihat lingkungan paskibra di sekolah saya sangat baik, saling mendukung satu sama lain. Itu yang membuat saya tertarik untuk bergabung,” tuturnya.
Putri sulung dari tiga bersaudara itu juga menyebut dukungan keluarga menjadi salah satu kunci keberhasilannya. Kedua orang tuanya, Intonius dan Anastasya, selalu memberikan semangat dalam setiap kegiatan yang dijalaninya.
“Orang tua selalu mendukung apa pun yang saya lakukan selama itu positif,” katanya.
Dukungan serupa juga datang dari pihak sekolah. Menurut Celine, SMKN 5 Pontianak selalu memberikan ruang bagi siswa untuk berkembang dan berprestasi di berbagai bidang.
Menjelang keberangkatan ke Jakarta, ia kini fokus menjaga kebugaran tubuh dengan rutin berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat.
Celine berharap dapat menjalankan tugas dengan baik sekaligus membawa nama harum Kalimantan Barat di tingkat nasional.
“Terima kasih kepada semua yang sudah mendukung dan mendoakan saya. Mohon doa terbaik agar bisa menjalankan tugas dengan baik dan mengharumkan nama Kalimantan Barat,” pungkasnya.
Di balik seragam paskibraka yang akan dikenakannya di Istana Negara, Celine masih menyimpan mimpi lain. Ia bercita-cita menjadi penyanyi profesional dan berharap dapat terus mengembangkan bakat seninya di masa depan.
