Mahasiswa Balik Badan (Foto : Tiktok @ervy.jh)
PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Mulawarman (Unmul) 2025 yang digelar di GOR 27 September Samarinda berlangsung adanya aksi putar balik badan dari mahasiswa FKIP. Acara yang dihadiri oleh ribuan mahasiswa baru dari 14 fakultas ini sempat diwarnai aksi balik badan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta serta mahasiswa baru menyanyikan lagu buruh tani pada saat perwakilan TNI memaparkan materi bela negara.
Dalam sesi pembahasan PKKMB, FKIP melakukan aksi balik badan secara serentak sebagai bentuk ekspresi sikap yang berbeda dari suasana resmi pembukaan. Aksi ini mendapat perhatian dari seluruh peserta dan jajaran akademisi yang hadir. Selanjutnya, mahasiswa dari FKIP menyanyikan lagu berjudul “Buruh Tani” yang menjadi simbol perjuangan dan solidaritas kalangan mahasiswa, membawa nuansa baru di tengah kegiatan yang biasanya kaku dan formal.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H Seno Aji, yang menjadi salah satu pembicara utama dalam PKKMB, Pada saat ia berpidato,“750 miliar untuk pembayaran UKT kalian, bisa ditanyakan ke rektornya kalo yang belum bayar. Ini kenapa berbalik arah sana nih, difoto ya?,” kata Seno Aji saat mahasiswa FKIP berbalik arah.
Pada saat mahasiswa berbalik arah, anggota TNI langsung menyuruh mahasiswa balik ke posisi depan “hei anak-anak balik hei balik-balik, balik kedepan. Anak FKIP balik badan balik badan semua balik sini, udah selesai fotonya? balik sini” usai berbicara seperti itu. Para mahasiswa langsung bersorak “huuuuuuuuuuuuuuu”.
Aji bertanya lagi kepada anak FKIP “Ada apa anak FKIP?. Kenapa FKIP balik arah tadi? siapa yang menyuruh?”
Kemudian pada saat pemaparan teori tentang bela negara oleh seorang tentara. Para mahasiswa kompak menyanyikan lagu “Buruh Tani”. Tentara tersebut terlihat kebingungan oleh aksi mahasiswa yang menyanyikan lagu tersebut. Pembawa acara yang membawakan acara tersebut mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa baru FISIP karena telah menyanyikan lagu tersebut “Terima kasih FISIP” ujar pembawa acaranya.
Aksi ini menjadi sorotan dan viral diberbagai media sosial, dan menjadikan Universitas Mulawarman menjadikan sorotan tajam oleh netizen Indonesia. Banyak yang komentar dan menilai akksi yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut sebagai simbol perjuangan dan perlawanan.
