Dokumentasi: Unit Lantas Polsek Grogol Petamburan
PONTIANAK INFORMASI, Jakarta – Seorang pengemudi mobil Daihatsu Sigra tewas dunia saat terjebak kemacetan parah akibat banjir di Jalan Latumeten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (22/1/2026) siang hari. Insiden ini terjadi di tengah guyuran hujan deras yang memicu banjir meluas di ibu kota, mengganggu arus lalu lintas secara masif. Korban ditemukan setelah petugas polisi mengira kendaraannya mogok.
Kanit Lantas Polsek Grogol Petamburan, AKP Arif Rahman Hakim, mengungkap kronologi penemuan jenazah. “Saya sedang di lokasi untuk penanganan banjir Jalan Latumeten. Tiba-tiba, saya melihat ada mobil yang tampak mogok,” ungkap Arif saat dihubungi Kompas.com pada hari yang sama. Ia berniat mendorong mobil tersebut karena mengganggu lalu lintas, namun pengemudi tidak memberikan reaksi sama sekali.
Saat pintu mobil dibuka, Arif menemukan pengemudi sudah tidak bernyawa di kursi kemudi. “Saya buka, ternyata sudah meninggal di dalam kendaraan,” ujarnya, Kamis. Mesin mobil masih menyala dan pintu tidak terkunci, menandakan korban kemungkinan meninggal mendadak tanpa sempat keluar.
Korban berinisial AR atau Rohim, warga Penjaringan, Jakarta Utara, diperkirakan berusia sekitar 40-51 tahun. Identitas ditemukan dari dokumen di dalam mobil, sementara pemeriksaan awal tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Polisi menduga penyebab kematian adalah serangan jantung atau sakit mendadak, bukan langsung akibat banjir.
Dilansir dari detik.com, Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alex Tengbunan, menyatakan pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut. “Kejadian di jalan ya. Kalau penyebab meninggalnya karena terjebak macet, mungkin kita belum bisa pastikan seperti itu. Karena kan harus dipastikan dia meninggalnya kenapa, sakit atau karena hal lain,” jelas Alex saat dihubungi wartawan, Kamis (22/1). Korban pertama kali dilaporkan sekitar pukul 13.00 WIB oleh warga bengkel terdekat yang melihat mobil terhenti di tengah jalan.
Banjir di Grogol ini menjadi salah satu dampak terparah dari cuaca ekstrem Januari 2026, dengan genangan air mencapai puluhan sentimeter di Jalan Latumeten sebelum Stasiun Grogol. Kemacetan meluas hingga radius kilometeran, memaksa ribuan pengendara terjebak berjam-jam. Kejadian ini menambah duka di tengah musim hujan yang belum mereda.
