Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Wali Kota Medan Kembalikan 30 Ton Beras Bantuan dari Arab Saudi, Sesuai Instruksi Pemerintah Pusat
  • Nasional

Wali Kota Medan Kembalikan 30 Ton Beras Bantuan dari Arab Saudi, Sesuai Instruksi Pemerintah Pusat

Tyo 20/12/2025
Wali Kota Medan Kembalikan 30 Ton Beras Bantuan dari Arab Saudi, Sesuai Instruksi Pemerintah Pusat

Foto: dok. Pemkot Medan

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Pemerintah Kota Medan memutuskan untuk mengembalikan bantuan beras sebanyak 30 ton yang berasal dari Bulan Sabit Merah Arab Saudi. Keputusan ini diambil setelah pihak Pemkot Medan berkoordinasi dengan kementerian terkait dan lembaga penanggulangan bencana nasional, sesuai instruksi pemerintah pusat yang tidak menerima bantuan dari pihak asing untuk penanganan bencana banjir di Sumatera Utara.​

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menjelaskan bahwa pengembalian bantuan tersebut dilakukan karena belum ada kejelasan mekanisme penerimaan bantuan internasional dari pemerintah pusat. “Kita kembalikan kepada Uni Emirat Arab. Karena memang pemerintah belum atau tidak menerima bantuan dari pihak asing. Jadi kita kembalikan agar nantinya bisa dimanfaatkan lagi, namun untuk Kota Medan saat ini tidak menerima,” ujar Rico Waas saat meninjau salah satu supermarket di Medan Barat, Kamis (18/12/2025).​

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian turut menjelaskan bahwa bantuan beras tersebut bukan berasal dari pemerintah Uni Emirat Arab, melainkan dari organisasi kemanusiaan Bulan Sabit Merah Arab Saudi. “Jadi beras itu bukan dari organisasi pemerintah,” ujar Tito dalam konferensi pers tanggap bencana Sumatera di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025), dilansir dari Tempo. Tito menegaskan bahwa bantuan ini kemudian diserahkan kepada Muhammadiyah Medical Center untuk dibagikan kepada korban banjir.​

Sebelumnya, Pemkot Medan sempat menerima bantuan beras 30 ton serta 300 paket sembako, perlengkapan bayi, dan perlengkapan ibadah salat dari pihak yang sama. Namun, setelah pengecekan regulasi, Pemkot memilih mengembalikannya sesuai arahan pemerintah pusat. “Karena memang pemerintah belum atau tidak menerima bantuan dari pihak asing. Jadi kita kembalikan dan nantinya bisa dimanfaatkan lagi. Tapi untuk Kota Medan tidak menerima,” tegas Rico Waas.​

Langkah ini menuai berbagai respons dari masyarakat. Sebagian warga merasa kecewa karena bantuan tersebut tidak langsung diberikan kepada korban banjir, sementara lainnya memahami alasan hukum dan administratif di balik pengembalian bantuan tersebut.​

Meski bantuan dikembalikan, Menteri Tito Karnavian menegaskan bahwa bantuan tersebut tetap akan digunakan untuk korban banjir melalui penyaluran oleh Muhammadiyah Medical Center. “Atas kesepakatan oleh masyarakat, kepada Muhammadiyah Medical Center, dalam rangka bencana ini Muhammadiyah membuat suatu center untuk kemanusiaan di Medan. Dan itu beras ini sekarang sudah ada di tangan Muhammadiyah. Dan nanti Muhammadiyah yang akan membagikan kepada masyarakat,” jelas Tito.

Tags: Bantuan 30 ton Bantuan Arab Saudi Tolak Bantuan Arab Wali Kota Medan

Continue Reading

Previous: Perolehan Positif Yamaha Racing Indonesia, Tuai Perubahan Signifikan di ARRC 2025
Next: Seskab Teddy: Gunakan Pengaruh dengan Bijak, Jangan Giring Opini Seolah Pemerintah Tak Bekerja

Related Stories

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Perdamaian, Bukan Penistaan Agama

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Bayar Pajak di Pontianak Makin Mudah Melalui Aplikasi e-Ponti 22/04/2026
  • Proyek Jalan Tol Supadio-Kijing, Ria Nosan: Baru Tahap Studi Kelayakan, Lagi Cari Investor 22/04/2026
  • Mengenal Pabayo, Penanda Sakral Suku Dayak Saat Gawai-Buka Lahan 22/04/2026
  • Lepas 73 ASN Pemkot Berhaji, Wako Edi: Jaga Kesehatan dan Fokus Ibadah 22/04/2026
  • WN China Liu Xiaodang Dituntut 3 Tahun Penjara, Kasus Tambang Emas Ilegal di Ketapang 22/04/2026
  • Mantan Karyawan di Kapuas Hulu Curi Kratom Hampir 1 Ton, Bobol Gudang Saat Bos Lebaran ke Pontianak 22/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_2360
  • Lokal
  • News

Bayar Pajak di Pontianak Makin Mudah Melalui Aplikasi e-Ponti

Editor PI 22/04/2026
36a2a82e-cd08-432b-a146-9365f1532ce4
  • Lokal
  • News

Proyek Jalan Tol Supadio-Kijing, Ria Nosan: Baru Tahap Studi Kelayakan, Lagi Cari Investor

Editor PI 22/04/2026
IMG_2322
  • Lokal
  • News

Mengenal Pabayo, Penanda Sakral Suku Dayak Saat Gawai-Buka Lahan

Editor PI 22/04/2026
8f82d752-c91b-4f04-a8d3-87d879e9cd73
  • Lokal
  • News

Lepas 73 ASN Pemkot Berhaji, Wako Edi: Jaga Kesehatan dan Fokus Ibadah

Editor PI 22/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.