PONTIANAK INFORMASI – Peringatan kemerdekaan tidak boleh berhenti hanya pada seremoni tahunan. Kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi semangat menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik dan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan tugas pemerintah daerah setelah kemerdekaan adalah melanjutkan perjuangan melalui kerja nyata lewat kolaborasi dengan dunia usaha, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kalau para pejuang dahulu berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka tugas kita hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan pembangunan, pelayanan, dan kerja yang sungguh-sungguh,” kata Sujiwo saat menghadiri ramah tamah peringatan HUT RI di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (17/8/2026).
Sujiwo mengingatkan semangat kemerdekaan jangan hanya dimaknai dengan upacara dan acara syukuran maupun ramah tamah.
“Ini harus menjadi momentum untuk kita semua memberikan yang terbaik bagi Kubu Raya dan Indonesia,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Sujiwo menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) DPC Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, para veteran yang telah berjuang dan berkorban untuk bangsa dan negara wajib mendapatkan penghargaan. Ia menegaskan generasi saat ini tidak boleh melupakan sejarah. Sebab, kemerdekaan yang dinikmati hari ini lahir dari perjuangan panjang yang mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raga.
“Jangan pernah melupakan jasa para veteran dan para pejuang. Apa yang kita nikmati hari ini tidak terlepas dari pengorbanan mereka,” sebutnya.
Ia pun berharap semangat perjuangan para pendahulu dapat dilanjutkan dalam bentuk etos kerja dan pengabdian. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, lanjut Sujiwo, akan terus mendorong berbagai inovasi dan kolaborasi untuk memperkuat pembangunan daerah.
“Semangat perjuangan itu harus kita lanjutkan. Caranya bukan lagi dengan mengangkat senjata, tetapi dengan bekerja, melayani masyarakat, dan membangun daerah sebaik-baiknya,” kata Sujiwo.
Selain legiun veteran, pemerintah kabupaten juga memberikan penghargaan kepada para guru dan insan pendidikan berprestasi. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam memajukan sektor pendidikan di Kabupaten Kubu Raya.
Pada momen ramah tamah itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga meluncurkan layanan pajak digital Bapenda CoreX. Peluncuran menjadi upaya pemerintah daerah mendorong transformasi digital sekaligus meningkatkan kemudahan dan transparansi pelayanan perpajakan daerah. Sujiwo menyatakan digitalisasi pelayanan harus berujung pada kemudahan bagi masyarakat. Pemerintah, kata dia, harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pelayanan publik menjadi semakin cepat, mudah, dan akuntabel.
“Digitalisasi bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman. Yang paling penting adalah bagaimana teknologi itu benar-benar memberikan kemudahan kepada masyarakat dan membuat pelayanan pemerintah semakin transparan,” ucapnya.
