Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Bahasan: Guru Swasta Harus Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
  • Lokal
  • News

Bahasan: Guru Swasta Harus Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Editor PI 16/09/2025
49f1b098-d13d-4a72-ab95-aae0eab1b4ac

PONTIANAK INFORMASI – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan, menegaskan bahwa seluruh guru dan tenaga kependidikan swasta wajib terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini sejalan dengan amanat undang-undang yang mengharuskan pekerja penerima upah mendapat perlindungan jaminan sosial dari pemberi kerja.

Pernyataan itu diungkapkan Bahasan usai membuka sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan bagi pengurus yayasan pendidikan dan kepala sekolah swasta se-Kota Pontianak di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Senin (16/9/2025).

“Sosialisasi ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kota Pontianak untuk memastikan para guru dan tenaga penerima upah, baik di yayasan pendidikan maupun perusahaan, tercakup sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Itu perintah undang-undang yang harus kita kawal,” ungkapnya.

Bahasan menambahkan, pembayaran iuran BPJS menjadi kewajiban pemberi kerja. Untuk guru dan karyawan sekolah swasta, beban iuran ditanggung oleh pihak yayasan atau lembaga pendidikan swasta.

“Kalau perusahaan maka itu dari perusahaan, kalau yayasan dari yayasan. Pemerintah daerah tidak bisa melangkahi undang-undang, kecuali ada aturan baru dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Ia menuturkan, pemerintah kota akan terus mengawal agar tidak ada tenaga pendidik swasta yang terabaikan dari program perlindungan jaminan sosial.

“Kita pastikan semua guru swasta terlindungi. Jangan sampai ada lagi kasus guru yang tidak bisa menerima bantuan atau perlindungan karena belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Pontianak, Julianto Sari Maruli Tua Marpaung, mengatakan, pihaknya terus mendorong kepesertaan di sektor pendidikan.

BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan lima program perlindungan, yakni jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, jaminan pensiun dan jaminan kehilangan pekerjaan.

“Dari lima program itu, ada tiga yang pasti dialami semua orang, yaitu kematian, hari tua, dan pensiun. Sedangkan kecelakaan kerja dan kehilangan pekerjaan sifatnya tidak pasti, tapi berpotensi menimbulkan beban besar jika terjadi,” jelasnya.

Ia mencontohkan, seorang peserta magang yang baru dua minggu terdaftar mengalami kecelakaan kerja dan dirawat intensif di ICU dengan biaya Rp127 juta.

“Seluruh biaya ditanggung BPJS Ketenagakerjaan. Kalau tidak, bisa jadi beban besar bagi pekerja dan keluarganya,” ungkap Julianto.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pontianak Ismail, menjelaskan bahwa tenaga pendidik di sekolah swasta merupakan pekerja penerima upah yang memiliki risiko sosial maupun ekonomi, sama seperti pekerja di sektor lain.

“Kalau ASN sudah otomatis terlindungi aturan kepegawaian, guru swasta ini tidak. Karena itu, yayasan wajib mendaftarkan mereka dalam BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan,” tukasnya.

Tags: BPJS Ketenagakerjaan Guru Pemkot Pontianak Pontianak Wakil Wali Kota Bahasan

Continue Reading

Previous: Pemkot Pontianak Percantik Rumah Budaya Kampung Caping, Jadi Destinasi Wisata Sungai Kapuas
Next: Hilang Saat Perbaiki Kapal di Sungai, ABK Kapuas Bahari 15 Ditemukan Tak Bernyawa

Related Stories

IMG_8061
  • Lokal
  • News

Pulang Haji, Khusnul Khatimah Bawa 20 Boneka Unta Untuk Anak

Editor PI 17/06/2026
d6bc6015-121f-41c8-9b33-fe7b3d075e41
  • Lokal
  • News

PAD Pontianak 2025 Tembus Target, Pemkot Fokus Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

Editor PI 17/06/2026
IMG_8019
  • Lokal
  • News

Duka Haryono, Rumahnya di Sungai Kakap Hangus Terbakar Saat Anak Sedang Kuliah Daring

Editor PI 17/06/2026

Berita Terbaru

  • Pulang Haji, Khusnul Khatimah Bawa 20 Boneka Unta Untuk Anak 17/06/2026
  • PAD Pontianak 2025 Tembus Target, Pemkot Fokus Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak 17/06/2026
  • Duka Haryono, Rumahnya di Sungai Kakap Hangus Terbakar Saat Anak Sedang Kuliah Daring 17/06/2026
  • Sidang Perdana Korupsi Dana Hibah SMA Mujahidin Pontianak Memanas, Terdakwa Mengaku Tak Paham Dakwaan 17/06/2026
  • Pontianak Dukung Sensus Ekonomi 2026 Berkualitas 16/06/2026
  • SMPN 8 Pontianak Kembangkan Sekolah Hijau Berbasis Digital Lewat Program Digulis Ceria 16/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8061
  • Lokal
  • News

Pulang Haji, Khusnul Khatimah Bawa 20 Boneka Unta Untuk Anak

Editor PI 17/06/2026
d6bc6015-121f-41c8-9b33-fe7b3d075e41
  • Lokal
  • News

PAD Pontianak 2025 Tembus Target, Pemkot Fokus Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

Editor PI 17/06/2026
IMG_8019
  • Lokal
  • News

Duka Haryono, Rumahnya di Sungai Kakap Hangus Terbakar Saat Anak Sedang Kuliah Daring

Editor PI 17/06/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Sidang Perdana Korupsi Dana Hibah SMA Mujahidin Pontianak Memanas, Terdakwa Mengaku Tak Paham Dakwaan

Editor PI 17/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.