Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Bantah Kabar Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat, Direktur Indofood: Itu Sangat Berlebihan!
  • Nasional
  • News

Bantah Kabar Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat, Direktur Indofood: Itu Sangat Berlebihan!

Editor PI 11/08/2022
122438_796338_Fransiscus_Welirang___Jawa_Pos

Foto: Jawa Pos

Berita Nasional, PONTIANAK INFORMASI – Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang membantah kabar soal harga mi instan bakal naik 3 kali lipat akibat dari naiknya harga gandum yang disebabkan oleh dampak perang Rusia-Ukraina. Franciscus mengatakan harga mi instan bisa saja naik.

Soal kabar naik 3 kali lipat, menurutnya itu adalah pernyataan yang sangat-sangat berlebihan.

“Harga mie instan bisa saja naik, bisa saja. Tapi kalau ada pernyataan yang mengatakan bisa 3 kali lipat, itu berlebihan. sangat-sangat berlebihan,” kata Franciscus, dikutip dari Detik.com, Kamis (11/8/2022).

Franciscus menambahkan, Indonesia mengimpor gandum dari banyak negara. Apalagi, saat ini beberapa negara yang dimaksud juga sedang panen gandum. Jadi, kata dia, pasokan gandum dalam negeri tak akan banyak terpengaruh.

“Hari ini di bulan, dari bulan Juli-Agustus, Amerika, Kanada, Panen. Rusia panen, nanti sebentar lagi Argentina panen. Nggak usah diributin lah. Nggak ada yang perlu ditakut-takutin kepada konsumen kita,” tambahnya.

Franciscus menyebut harga gandum saat ini sudah mencapai level tertinggi dan tak akan mengalami kenaikan lagi. Jadi tak banyak mempengaruhi kenaikan harga mi instan.

“Saya kira nggak perlu ditakut-takuti lah rakyat ya (soal harga mi instan). Harga gandum memang sudah yang tertinggi hari ini. Ya susah, tidak akan naik lagi, saya tidak melihat harga gandum internasional akan lebih tinggi dari hari ini,” tegasnya.

Sementara dilansir dari Kompas.com (11/8), Franciscus menerangkan bahwa komponen dalam pembuatan mi instan yang berasal dari tepung terigu tidak serta merta 100 persen berasal dari bahan baku gandum. Dia pun menekankan bahwa kenaikan harga gandum tidak akan membuat harga mi instan naik 3 kali lipat.

“Mi instan itu kan bukan hanya terigu, komponen terigunya juga tidak besar-besar amat,” terangnya seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (11/8/2022).

“Coba cabai kemarin naik tinggi, emang harga mi ikut naik? Padahal kan ada cabai dalam proses pembuatannya. Terus pas harga minyak goreng naik, mi emang naik kan tidak. Jadi memang enggak begitu berdampaklah,” lanjut Ketua Umum Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) itu.

Dia menuturkan, hingga saat ini belum ada anggotanya di Aptindo yang mengeluhkan tersendatnya distribusi gandum.

Kabar naiknya mi instan itu sebelumnya disampaikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo diacara webinar Strategi Penerapan GAP Tanaman Pangan Memacu Produksi Guna Antisipasi Krisis Pangan Global, pada Senin (8/8/2022). Mentan mengatakan harga mi instan bakal naik 3 kali lipat, dampak dari perang Rusia-Ukraina.

Dia menjelaskan, saat ini terdapat kurang lebih 180 juta ton gandum di Ukraina tidak bisa keluar dari negara tersebut. Sementara Indonesia sendiri menjadi salah satu negara yang bergantung pada impor gandum.

“Jadi hati-hati yang makan mie banyak dari gandum, besok harganya (naik) 3 kali lipat itu. Maafkan saya, saya bicara ekstrem saja ini,” tuturnya.

Tags: Nasional

Continue Reading

Previous: Presiden Jokowi Puji Wali Kota Edi Kamtono
Next: Pemprov Realisasikan Percepatan Anggaran untuk Kesejahteraan Masyarakat

Related Stories

IMG_5678
  • Lokal
  • News

Pemkab Kubu Raya Lantik Pengurus PKK dan Bunda PAUD untuk Tingkat Kecamatan

Editor PI 22/05/2026
IMG_5677
  • Lokal
  • News

Sujiwo Bantah Tudingan Pungli Petani Arang Bakau: Jangan Fitnah Pemerintah

Editor PI 22/05/2026
b3ccc12d-c17f-463e-bcbc-facaf556045d
  • Lokal
  • News

Kalbar Masuk 4 Besar Indeks Demokrasi Indonesia Tertinggi Nasional

Editor PI 22/05/2026

Berita Terbaru

  • Pemkab Kubu Raya Lantik Pengurus PKK dan Bunda PAUD untuk Tingkat Kecamatan 22/05/2026
  • Sujiwo Bantah Tudingan Pungli Petani Arang Bakau: Jangan Fitnah Pemerintah 22/05/2026
  • Kalbar Masuk 4 Besar Indeks Demokrasi Indonesia Tertinggi Nasional 22/05/2026
  • Wagub Krisantus Raih Gelar Adat Cendaga Bandar Bicara Tuah Benua di PGD ke-40 22/05/2026
  • Usai Jadi Tersangka Korupsi IUP, Kantor Bos Tambang ‘Aseng’ di Pontianak Sepi Aktivitas 22/05/2026
  • Kejagung Tetapkan Aseng “Bos Tambang” di Kalbar Tersangka Korupsi IUP 22/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_5678
  • Lokal
  • News

Pemkab Kubu Raya Lantik Pengurus PKK dan Bunda PAUD untuk Tingkat Kecamatan

Editor PI 22/05/2026
IMG_5677
  • Lokal
  • News

Sujiwo Bantah Tudingan Pungli Petani Arang Bakau: Jangan Fitnah Pemerintah

Editor PI 22/05/2026
b3ccc12d-c17f-463e-bcbc-facaf556045d
  • Lokal
  • News

Kalbar Masuk 4 Besar Indeks Demokrasi Indonesia Tertinggi Nasional

Editor PI 22/05/2026
d024e56e-f777-40a1-86d3-f5d88fcf75d1
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Raih Gelar Adat Cendaga Bandar Bicara Tuah Benua di PGD ke-40

Editor PI 22/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.