Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Belajar Lewat ChatGPT, Kisah Sarah Jual Bibit Sayur dan Buah di ‘Kebun Alaala’
  • Lokal
  • News

Belajar Lewat ChatGPT, Kisah Sarah Jual Bibit Sayur dan Buah di ‘Kebun Alaala’

Editor PI 04/05/2026
IMG_3604

PONTIANAK INFORMASI – Bermula dari niatnya sebagai sedekah amal jariah untuk mendiang suami, Sarah (39) warga Pontianak, menyulap perkarangan rumahnya menjadi usaha bisnis bibit sayur dan buah organik.

Usaha yang diberi nama ‘Kebun Ala-ala’ itu berlokasi di Jalan M.Sohor, Gang Sederhana, Kecamatan Pontianak Selatan.

Di balik usaha kecil ini, ada cerita yang cukup menyentuh. Sarah mengaku, bisnis ini berawal dari niat pribadi untuk bersedekah jariah atas nama sang suami yang telah meninggal dunia pada tahun 2024 lalu.

“Awalnya saya ingin ada amal jariah untuk suami. Jadi saya berharap dari hasil usaha ini, sebagian bisa disedekahkan untuk beliau,” ujarnya.

Ia mulai merintis usahanya pada Desember 2025, meski tanpa latar belakang di bidang pertanian. Bahkan, Sarah menyebut dirinya belajar secara otodidak melalui media sosial hingga bantuan teknologi seperti ChatGPT.

“Basic saya bukan pertanian, saya belajar dari nol. Dari internet, TikTok, sampai ChatGPT juga,” katanya.

Berbagai jenis bibit dijual oleh Sarah, ada tomat dengan beragam varietas, cabai rawit, terong berbagai jenis, okra, bayam merah, hingga kale. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, mulai dari Rp2.000 hingga Rp50.000 per bibit, tergantung jenis dan ukuran.

Dari sekian banyak pilihan, bibit cabai rawit, tomat, dan terong menjadi yang paling laris di pasaran.

Dalam sebulan, Sarah mengaku mampu meraup omzet sekitar Rp3 juta. Bibit yang terjual pun sudah mencapai lebih dari seribu sejak awal usaha berjalan.

Meski begitu, perjalanan usahanya tidak selalu mulus. Faktor cuaca menjadi tantangan utama. Hujan deras bisa merusak bibit, sementara panas ekstrem membuat tanaman cepat kering dan mati.

“Kalau hujan deras, bibit bisa patah atau akarnya busuk. Kalau panas terik, daunnya bisa kering,” jelasnya.

Selain itu, beberapa tanaman seperti cabai juga rentan terhadap hama, sehingga membutuhkan perhatian ekstra dalam perawatan.

Untuk pemasaran, Sarah mengandalkan media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan Threads dengan nama “Kebun Ala-ala”. Pembelinya pun beragam, mulai dari ibu rumah tangga hingga aparat.

Ke depan, Sarah berharap usahanya bisa berkembang, bahkan hingga menjual hasil panen sayur dan buah, jika lahan yang dimiliki bisa diperluas.

Sebagian keuntungan dari usaha ini pun rencananya akan disalurkan untuk kegiatan sosial, seperti membantu panti asuhan, anak yatim, hingga pembangunan masjid.

Bagi yang ingin berkunjung langsung, Kebun Ala-ala berada di Jalan M Sohor, Gang Sederhana, Kelurahan Akcaya, Pontianak Selatan.

Tags: Berkebun ChatGPT Kebun Ala-ala Kisah Inspiratif

Continue Reading

Previous: Pecahkan Rekor Dunia, Kalbar Food Festival 2026 Sajikan 12.017 Porsi Lontong Sukadana
Next: Kapal Kayu Angkut BBM Meledak di Ketapang, 1 ABK Hilang dan 4 Terluka

Related Stories

Screenshot
  • News

Ria Norsan Ungkap 4 Perusahaan Sudah Diselidiki Terkait Karhutla di Kalbar

Editor PI 25/08/2026
IMG_6568
  • News

Karhutla Kubu Raya Jadi Perhatian Presiden, Armada dan Personel Ditambah

Editor PI 24/08/2026
IMG_6567
  • News

Pemkab Kubu Raya Terima Aset Strategis di Rasau Jaya Seluas 4,6 Hektare

Editor PI 24/08/2026

Berita Terbaru

  • Ria Norsan Ungkap 4 Perusahaan Sudah Diselidiki Terkait Karhutla di Kalbar 25/08/2026
  • Karhutla Kubu Raya Jadi Perhatian Presiden, Armada dan Personel Ditambah 24/08/2026
  • Pemkab Kubu Raya Terima Aset Strategis di Rasau Jaya Seluas 4,6 Hektare 24/08/2026
  • Perluas Akses Air Bersih, Kubu Raya Bangun IPA Baru di Arang Limbung 24/08/2026
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Digelar Besok, 17 Negara Siap Bertanding 24/08/2026
  • Kabut Asap Datang, Kesehatan Jangan Jadi Taruhan 24/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Screenshot
  • News

Ria Norsan Ungkap 4 Perusahaan Sudah Diselidiki Terkait Karhutla di Kalbar

Editor PI 25/08/2026
IMG_6568
  • News

Karhutla Kubu Raya Jadi Perhatian Presiden, Armada dan Personel Ditambah

Editor PI 24/08/2026
IMG_6567
  • News

Pemkab Kubu Raya Terima Aset Strategis di Rasau Jaya Seluas 4,6 Hektare

Editor PI 24/08/2026
IMG_6566
  • News

Perluas Akses Air Bersih, Kubu Raya Bangun IPA Baru di Arang Limbung

Editor PI 24/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.