PONTIANAK INFORMASI – Bupati Kubu Raya Sujiwo melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengusahaan Batam, Rabu (6/5/2026), guna mempelajari pengelolaan layanan air bersih dan meningkatkan kinerja Perumdam Tirta Raya Kubu Raya.
Dalam kunjungan tersebut, Sujiwo didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Fokus utama kaji terap itu ialah memperkuat pelayanan air minum dan air bersih bagi masyarakat, terutama menjelang penerapan skema kerja sama business to business (B2B) operasional layanan air bersih di Kecamatan Sungai Kakap bersama PT Rafa.
“Kami ingin memberikan pelayanan air minum dan air bersih yang terbaik untuk rakyat. Sebelum skema B2B operasional khususnya di Kecamatan Sungai Kakap bersama PT Rafa, kita harus memperbanyak referensi,” kata Sujiwo.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya diterima langsung Direktur Badan Usaha Sistem Pelayanan Air Minum (SPAM) BP Batam. Dalam pertemuan itu, Pemkab Kubu Raya mendapat sejumlah masukan terkait tata kelola dan peningkatan layanan Perumdam.
Sujiwo menegaskan kolaborasi lintas perangkat daerah menjadi langkah penting untuk membangkitkan dan memperkuat kinerja Perumdam Tirta Raya.
“Kolaborasi lintas perangkat daerah ini sangat penting untuk membangkitkan dan meningkatkan kinerja Perumdam,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sujiwo juga menanggapi keluhan warga Kecamatan Sungai Raya terkait aliran air yang kecil dan keruh. Ia memastikan kondisi itu akan membaik setelah pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Arang Limbung selesai.
“Saya pastikan nanti airnya tidak akan keruh lagi dan alirannya lebih lancar sesuai harapan masyarakat,” tegasnya.
Untuk layanan air bersih di Kecamatan Sungai Kakap, Sujiwo menyebut kerja sama dengan PT Rafa Karya Indonesia yang diteken pada September 2025 ditargetkan mulai beroperasi paling lambat Juli 2027.
Sementara itu, IPA Kapur direncanakan melayani wilayah Kecamatan Sungai Ambawang dan Kecamatan Kuala Mandor B. Sedangkan IPA Sungai Raya akan mencakup Kecamatan Rasau Jaya.
Adapun wilayah pesisir seperti Kecamatan Batu Ampar, Kecamatan Terentang, Kecamatan Kubu, dan Kecamatan Teluk Pakedai masih dalam tahap pencarian skema pelayanan terbaik oleh pemerintah daerah.
Sujiwo mengaku memahami banyaknya keluhan masyarakat terkait infrastruktur dan layanan air bersih yang disampaikan melalui pesan langsung maupun kanal pengaduan pemerintah daerah.
“Saya sangat paham kondisi infrastruktur. Saya mohon kesabaran masyarakat,” ucapnya.
Ia pun berjanji usai kunjungan kerja di Batam akan meninjau langsung sejumlah titik yang selama ini dikeluhkan warga.
“Mohon doanya. Beri kami kesempatan untuk bekerja semaksimal mungkin,” tutupnya.
