PONTIANAK INFORMASI – Belasan pemain SSB Kapuas Khatulistiwa U-12 siap mewakili Kalimantan Barat pada ajang Liga TopSkor (LTS) Nasional 2026 yang akan digelar di Sentul, Bogor, mulai 5 Agustus mendatang.
Keberangkatan para pesepak bola muda itu dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Senin (3/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Krisantus berpesan agar para pemain tampil percaya diri dan mampu mengharumkan nama Kalbar di tingkat nasional.
Menurut Krisantus, usia para pemain yang masih berada pada masa pertumbuhan menjadi waktu yang tepat untuk mengasah kemampuan, strategi, dan mental bertanding.
“Mereka sudah menunjukkan prestasi hingga bisa mewakili Kalimantan Barat. Mereka adalah representasi putra-putra berbakat Kalimantan Barat di bidang sepak bola. Saya berharap mereka mampu membawa nama besar Kalbar, bahkan menjadi juara di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia juga menitipkan pesan kepada para pelatih dan ofisial agar terus membimbing serta menjaga kondisi fisik para pemain selama mengikuti kompetisi.
“Jaga nutrisi, kesehatan, dan fisik mereka. Tidak ada hari tanpa latihan. Yang terpenting, mereka harus percaya diri. Semua tim memang hebat, tetapi tidak ada yang lebih hebat jika kita memiliki semangat dan kepercayaan diri saat bertanding,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum SSB Kapuas Khatulistiwa, Budi Darmawan, mengatakan tim yang diberangkatkan merupakan juara regional Kalimantan Barat sehingga berhak tampil di putaran nasional.
Ia menjelaskan, Liga TopSkor Nasional menjadi ajang penting bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan pencari bakat.
“Di sana akan ada talent scout. Di Kalbar ini jarang ada pencari bakat yang datang. Melalui event ini kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak Kalbar juga punya kualitas dan bisa bersaing,” ujar Budi.
Meski demikian, ia menegaskan target utama tim bukan semata-mata membawa pulang gelar juara.
“Menang itu sebenarnya bukan target utama. Yang paling penting adalah membangun pengalaman dan mental bertanding mereka. Banyak pemain yang bagus saat latihan, tetapi ketika bertanding justru gugup. Mental itulah yang ingin kami bentuk,” katanya.
Budi menyebut para pemain yang diberangkatkan merupakan kelompok usia 12 tahun yang telah dibina sejak usia dini. Mereka berasal dari berbagai sekolah di Kota Pontianak dan telah mengikuti pembinaan secara berjenjang di SSB Kapuas Khatulistiwa.
Ia juga mengungkapkan salah satu pemain binaannya yang lahir pada 2011 saat ini tengah mengikuti seleksi Tim Nasional U-16 setelah bergabung dengan Persija Jakarta.
“Kami berharap ke depan semakin banyak pemain Kalbar yang dilirik. Dari segi kemampuan, anak-anak kita tidak kalah dengan daerah lain,” ucapnya.
Salah satu pemain, Rafa (12), yang berposisi sebagai bek dan merupakan siswa SMP Negeri 13 Pontianak, mengatakan seluruh tim telah menjalani persiapan intensif selama beberapa bulan terakhir.
“Kami latihan setiap hari, kadang dua sampai tiga kali. Sudah berbulan-bulan latihan di Supreme Soccer, SSA Untan, dan lapangan SMP 3 supaya saat pertandingan nanti bisa memberikan penampilan yang maksimal,” kata Rafa.
Rafa mengaku timnya datang ke Sentul dengan target tinggi.
“Target kami juara satu,” ujarnya singkat.
SSB Kapuas Khatulistiwa sebelumnya sukses menjuarai Liga TopSkor regional Kalbar, Tascara Cup, dan Supra Cup, serta menjadi runner-up Untan Cup. Tim ini juga telah memiliki pengalaman bertanding di Jakarta, Bekasi, Singkawang, Sambas hingga Sarawak, Malaysia.
