Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • DPRD Kalbar Dukung Pembatasan Usia Medsos di Bawah 16 Tahun, Soroti Dampak Negatif pada Anak
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Dukung Pembatasan Usia Medsos di Bawah 16 Tahun, Soroti Dampak Negatif pada Anak

Editor PI 29/03/2026
IMG_9836

PONTIANAK INFORMASI – Ketua Fraksi PAN DPRD Kalimantan Barat, Zulfydar Zaidar Mochtar, menyatakan dukungannya terhadap rencana pemerintah pusat membatasi usia pengguna media sosial minimal 16 tahun.

Kebijakan ini dinilai sebagai respons atas keresahan masyarakat terhadap dampak negatif penggunaan media sosial pada anak.

Zulfydar menilai, pembatasan usia tersebut bukan tanpa alasan. Ia menyebut banyak anak yang belum mampu menyaring konten di media sosial, sehingga berpotensi terpapar hal-hal negatif.

“Kalau kita lihat, anak-anak sekarang belum semuanya mampu menyeleksi penggunaan media sosial. Ini yang menimbulkan kekhawatiran, baik dari orang tua maupun masyarakat luas,” ujarnya, saat dihubungi via Whatsapp, pada Sabtu (29/3/26).

Menurutnya, penggunaan media sosial yang tidak tepat juga dapat mengganggu fokus anak dalam kegiatan pendidikan. Bahkan, tidak jarang memicu perilaku yang tidak sesuai usia.

Ia mencontohkan sejumlah kasus di Pontianak, seperti aksi kekerasan antar pelajar yang direkam dan disebarluaskan, hingga perilaku tidak pantas anak di bawah umur yang sengaja diviralkan di media sosial.

“Fenomena seperti ini bukan hanya sekali terjadi. Anak-anak berlomba menunjukkan eksistensi, bahkan dengan cara yang tidak wajar,” katanya.

Zulfydar menegaskan, tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya tumbuh tanpa arah. Karena itu, pembatasan ini dinilai bisa membantu anak lebih fokus pada pengembangan diri.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kebijakan tersebut harus dibarengi dengan solusi alternatif. Pemerintah perlu menyediakan ruang positif bagi anak, seperti kegiatan pendidikan, olahraga, dan pengembangan prestasi.

“Jangan hanya membatasi, tapi juga harus ada pengganti. Anak-anak harus tetap punya ruang untuk berkembang dan beraktivitas secara positif,” tegasnya.

Di sisi lain, ia juga mengakui bahwa media sosial memiliki dampak positif jika digunakan dengan bijak. Namun tanpa pengawasan, anak rentan terpengaruh provokasi maupun konten negatif.

“Ini perlu kehati-hatian. Kita harus melihat secara jujur dampak yang ditimbulkan. Kalau sudah mengarah pada hal negatif dan bahkan kejahatan, tentu perlu langkah tegas,” pungkasnya.

Tags: DPRD Kalbar

Continue Reading

Previous: Babak Baru Arai Agaska, Debut Tunggangi Yamaha R7 di World Sportbike 2026
Next: Kualitas Udara di Pontianak Sempat Kategori Tidak Sehat, Wako Edi Sebut Asap Kiriman

Related Stories

99779c22-9699-43d6-a8d4-e20a25d255ff
  • Lokal
  • News

Negara Jangan Abai terhadap Masyarakat Adat, AMAN Kalbar Desak Pengesahan UU Masyarakat Adat

Editor PI 09/08/2026
IMG_4247
  • Lokal
  • News
  • Sports

Berangkat Tanpa Sponsor, Atlet Taekwondo Ultra Gewinner Pontianak Borong 5 Emas dan 1 Perunggu di Malaysia

Editor PI 08/08/2026
IMG_3793
  • Lokal
  • News

Inspektorat Pontianak Kawal Pemasangan Bendera Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan

Editor PI 08/08/2026

Berita Terbaru

  • Negara Jangan Abai terhadap Masyarakat Adat, AMAN Kalbar Desak Pengesahan UU Masyarakat Adat 09/08/2026
  • Berangkat Tanpa Sponsor, Atlet Taekwondo Ultra Gewinner Pontianak Borong 5 Emas dan 1 Perunggu di Malaysia 08/08/2026
  • Inspektorat Pontianak Kawal Pemasangan Bendera Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan 08/08/2026
  • Ekspor Alumina Kalbar Kembali Jalan, Dudung: Hambatan Akibat Tafsir Aturan LTJ Tuntas 08/08/2026
  • Pontianak Raih Indeks Kualitas Data ASN Tertinggi di Kanreg V BKN 08/08/2026
  • Semarak HUT RI ke-81, Ratusan Warga Pontianak Barat Ikuti Jalan Sehat dan Zumba 07/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

99779c22-9699-43d6-a8d4-e20a25d255ff
  • Lokal
  • News

Negara Jangan Abai terhadap Masyarakat Adat, AMAN Kalbar Desak Pengesahan UU Masyarakat Adat

Editor PI 09/08/2026
IMG_4247
  • Lokal
  • News
  • Sports

Berangkat Tanpa Sponsor, Atlet Taekwondo Ultra Gewinner Pontianak Borong 5 Emas dan 1 Perunggu di Malaysia

Editor PI 08/08/2026
IMG_3793
  • Lokal
  • News

Inspektorat Pontianak Kawal Pemasangan Bendera Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan

Editor PI 08/08/2026
IMG_4105
  • Lokal
  • News

Ekspor Alumina Kalbar Kembali Jalan, Dudung: Hambatan Akibat Tafsir Aturan LTJ Tuntas

Editor PI 08/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.