Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Dukung Sekolah Inklusi Anak Berkebutuhan Khusus, Pemkot Pontianak Siapkan 36 Sekolah
  • Lokal
  • News

Dukung Sekolah Inklusi Anak Berkebutuhan Khusus, Pemkot Pontianak Siapkan 36 Sekolah

Editor PI 01/11/2021
Dukung-Sekolah-Inklusi_-Pemkot-Siapkan-36-Sekolah-pemkot-pontianak-0

Foto: Prokopim Pemkot Pontianak

Pontianak – Dalam rangka mendukung adanya sekolah inklusi, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menyiapkan 36 sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Hal ini disampaikan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat ia menerima kunjungan kerja Dewan Pendidikan Nasional Provinsi Kalbar di Ruang VIP Kantor Wali Kota, Senin (1/11/2021).

Edi menerangkan, kunjungan tersebut membahas tentang sekolah inklusi di Kota Pontianak. Dia mengatakan, Pemkot Pontianak sudah memiliki Peraturan Wali Kota (Perwa) nomor 20 tahun 2020 tentang pendidikan inklusi di Kota Pontianak berdasarkan Undang-undang tentang penyandang disabilitas.

“Di Kota Pontianak sebenarnya sudah ada 36 sekolah inklusi yang siap untuk menerima anak-anak berkebutuhan khusus,” katanya, dikutip dari Rilis Prokopim Pemkot Pontianak.

Kehadiran Dewan Pendidikan Nasional Provinsi Kalbar, lanjut Edi, juga untuk memastikan implementasi pelaksanaan sekolah inklusi di Kota Pontianak. Edi menuturkan, saat ini Pemkot Pontianak terus berupaya memperbaiki sekolah-sekolah inklusi untuk mewujudkan Program Merdeka Belajar yang digagas pemerintah pusat bagi warga Kota Pontianak.

“Kita juga ada Autis Center dan TK Paud untuk menerima anak berkebutuhan khusus,” tuturnya.

Meski demikian, kata Edi, tidak seluruh sekolah bisa menerapkan sekolah inklusi karena sarana dan prasarana serta guru pendamping khusus harus dipersiapkan. Dia menambahkan, untuk menjadi guru pendamping khusus di sekolah inklusi, dibutuhkan keterampilan dan sertifikasi.

Edi menegaskan, sekolah inklusi juga harus bisa diakses bagi anak berkebutuhan khusus. Sekolah inklusi, sambung dia, juga harus mengutamakan keamanan bagi anak berkebutuhan khusus sehingga terhindar dari kecelakaan. 

“Ruang khusus bagi anak-anak tersebut untuk bermain juga harus disiapkan,” terangnya.

Ketua Komisi Pendidikan Dasar Provinsi Kalbar, Kristianus menjelaskan pihaknya melakukan pertemuan dengan Wali Kota Pontianak membahas pendidikan inklusi dan Program Merdeka Belajar. Untuk pendidikan inklusi pihaknya melakukan monitoring di tingkat PAUD dan Sekolah Dasar.

“Hari ini kami mendapatkan gambaran bahwa di Kota Pontianak sebetulnya hal ini sudah dilakukan selama dua tahun terakhir. Jadi ini menurut kami merupakan suatu progres yang bagus untuk pendidikan inklusi dan Merdeka Belajar di Kota Pontianak,” jelasnya.

Sejatinya, menurut penilaian Kristianus pendidikan inklusi dan Merdeka Belajar merupakan program pemerintah pusat untuk dilaksanakan di daerah-daerah. Namun menurutnya masing-masing daerah memiliki keterbatasan.

Kendala yang umum dihadapi selama ini menurutnya adalah adalah terkait tenaga guru, fasilitas sekolah dan konsep pendidikan dasar inklusi. Terkait pendidikan, Kristianus menegaskan semua warga negara Indonesia berhak untuk mendapatkannya, terlebih anak kebutuhan khusus yang seharus difasilitasi dengan baik.

“Selama ini pendidikan inklusi itu untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Kita tahu semua warga negara berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak baik normal maupun memiliki kebutuhan khusus,” tegas dia.

Tags: Pemkot Pontianak Pontianak

Continue Reading

Previous: Satgas Pamtas TNI Gagalkan Penyeludupan Narkoba di Perbatasan
Next: Kabar Gembira! Naik Pesawat Jawa-Bali Tak Perlu PCR Lagi

Related Stories

33752560-3bbb-43c2-bc3e-50aeb1ebcaa6
  • Lokal
  • News

Buka MTQ XXXIV Kecamatan Pontianak Kota, Bahasan Dorong Anak Muda Jadi Generasi Islami dan Adaptif

Editor PI 12/05/2026
9b1f17cc-18e9-48c5-9a08-2578f74022b6
  • Lokal
  • News

Ibu Wapres Kunjungi Dekranasda Kalbar, Erlina Harap Kerajinan Lokal Makin Dikenal

Editor PI 12/05/2026
IMG_4655
  • Lokal
  • News

Bupati Sujiwo: MBG Harus Zero Keracunan

Editor PI 12/05/2026

Berita Terbaru

  • Buka MTQ XXXIV Kecamatan Pontianak Kota, Bahasan Dorong Anak Muda Jadi Generasi Islami dan Adaptif 12/05/2026
  • Ibu Wapres Kunjungi Dekranasda Kalbar, Erlina Harap Kerajinan Lokal Makin Dikenal 12/05/2026
  • Bupati Sujiwo: MBG Harus Zero Keracunan 12/05/2026
  • Sekda Kalbar Soroti Polemik LCC 4 Pilar, Minta Dewan Juri Berlaku Adil dan Objektif 12/05/2026
  • Kemenekraf RI Dorong Mahasiswa UNTAN Asah Kreativitas untuk Hadapi Dunia Kerja 12/05/2026
  • Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar, Speaker Dewan Juri Disebut Bermasalah 12/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

33752560-3bbb-43c2-bc3e-50aeb1ebcaa6
  • Lokal
  • News

Buka MTQ XXXIV Kecamatan Pontianak Kota, Bahasan Dorong Anak Muda Jadi Generasi Islami dan Adaptif

Editor PI 12/05/2026
9b1f17cc-18e9-48c5-9a08-2578f74022b6
  • Lokal
  • News

Ibu Wapres Kunjungi Dekranasda Kalbar, Erlina Harap Kerajinan Lokal Makin Dikenal

Editor PI 12/05/2026
IMG_4655
  • Lokal
  • News

Bupati Sujiwo: MBG Harus Zero Keracunan

Editor PI 12/05/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Sekda Kalbar Soroti Polemik LCC 4 Pilar, Minta Dewan Juri Berlaku Adil dan Objektif

Editor PI 12/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.