PONTIANAK INFORMASI – Sebuah momen menarik terjadi usai Menteri Perumahan dan Permukiman Republik Indonesia (PKP RI) Maruarar Sirait, membuka kegiatan Sosialisasi KUR Perumahan dan Akad Perumahan di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (4/3/2026).
Saat hendak berpamitan dan meninggalkan lokasi acara, Maruarar langsung dikeremuni para ibu-ibu peserta dari PNM Mekaar. Mereka berebut kesempatan untuk bersalaman hingga mengajak swafoto bersama sang menteri.
Tak hanya itu, beberapa di antaranya juga menyampaikan langsung keluhan serta harapan, terutama terkait akses pembiayaan usaha dan program perumahan subsidi.
Maruarar pun terlihat melayani satu per satu permintaan foto dan mendengarkan cerita para ibu dengan santai.
“Saya rasa hari ini saya bahagia ya, karena begitu banyak ibu-ibu hebat dari PNM Mekaar yang mereka berjuang bagi keluarganya, dan mereka hampir semua usahanya di rumah, ada sembako, warung, dan itu menunjukkan bahwa banyak ibu-ibu tangguh di Kalimantan Barat,” ungkapnya.
Ia menyebut, secara nasional jumlah nasabah PNM mencapai sekitar 16 juta orang. Menurutnya, kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menurunkan bunga pinjaman sebesar 5 persen pada tahun pertama pemerintahannya menjadi kabar baik bagi para pelaku usaha kecil.
“Presiden Prabowo di tahun pertama menurunkan bunga pinjaman 5 persen. Itu tentu membahagiakan mereka semua. Lihat saja, mereka sangat bahagia,” tambahnya.
Momen keakraban itu menjadi warna tersendiri di tengah agenda resmi sosialisasi KUR Perumahan dan program rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
