Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Kasus Siswa SD Dibully Kakak Kelas di Kapuas Hulu Berakhir Damai Secara Keluargaan dan Adat
  • Lokal
  • News

Kasus Siswa SD Dibully Kakak Kelas di Kapuas Hulu Berakhir Damai Secara Keluargaan dan Adat

Editor PI 02/05/2026
8d7668e5-9401-44da-b32b-ac5301c78b6f

PONTIANAK INFORMASI – Kasus perundungan (bullying) yang dialami seorang siswi Sekolah Dasar (SD) di Desa Menendang, Kecamatan Pengkadan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, akhirnya diselesaikan secara damai.

Peristiwa yang sempat viral di media sosial tersebut dialami korban berinisial M, siswi kelas 3 SDN 01 Menendang. Ia diduga mengalami kekerasan fisik dari tiga kakak kelasnya dan satu orang siswa SMP. Aksi tersebut sempat terekam video dan menyebar luas di Facebook pada Kamis (30/4/2026), sehingga memicu perhatian publik.

Setelah ramai diperbincangkan, kasus ini kemudian ditangani melalui jalur mediasi. Pertemuan digelar di Mapolsek Pengkadan pada Jumat (1/5/2026), dengan menghadirkan berbagai pihak terkait, mulai dari aparat kepolisian, pihak sekolah, orang tua, hingga perwakilan pemerintah daerah.

Kapolsek Pengkadan, Iptu Dendy Arif Setiady, menjelaskan bahwa mediasi ini dilakukan untuk meredam situasi agar tidak semakin meluas, baik di masyarakat maupun di media sosial.

“Kami ingin persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik hari ini, supaya tidak menimbulkan suasana yang semakin keruh,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kapuas Hulu, Topan Ali Akbar, menyebut pihaknya turut mendapat perhatian dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kalimantan Barat terkait kasus tersebut. Ia berharap korban bisa segera pulih dari trauma dan kembali beraktivitas seperti biasa.

Dari pihak sekolah, baik SMPN 1 Pengkadan maupun SDN 01 Menendang, menegaskan bahwa selama ini mereka terus memberikan edukasi anti-bullying kepada siswa. Mereka juga menyebut kejadian tersebut terjadi di luar lingkungan sekolah dan di luar jam belajar.

Hasil mediasi pun menghasilkan kesepakatan damai. Kedua belah pihak sepakat untuk tidak membawa kasus ini ke jalur hukum, melainkan menyelesaikannya secara kekeluargaan dengan mekanisme adat yang berlaku di Desa Martadana.

Sebagai bentuk tanggung jawab, para pelaku telah membuat video permintaan maaf dan menyatakan penyesalan, serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Proses mediasi ditutup dengan saling berjabat tangan antara korban, pelaku, dan keluarga masing-masing.

Sebagai tindak lanjut, musyawarah adat lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Senin (4/5/2026) di Gedung Adat Desa Martadana.

Mediasi yang berlangsung hingga pukul 11.30 WIB tersebut berjalan aman dan kondusif. Pihak kepolisian memastikan akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan agar situasi tetap terkendali dan tidak memicu konflik lanjutan.

Tags: kasus perundungan di kapuas hulu Perundungan Siswa SD Dibully siswa sd dibully kakak kelas

Continue Reading

Previous: Ria Norsan Sebut Pengangguran di Kalbar Menurun, Meski Investasi Belum Maksimal Serap Tenaga KerjaP
Next: Siswa SD di Kapuas Hulu Jadi Korban Perundungan, Dipukul dan Ditendang 4 Kakak Kelas

Related Stories

19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar
  • Lokal

19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar

Editor PI 09/09/2026
abfde60d-984f-4c17-acf8-c533127fa88c
  • Lokal
  • News

Wawako Bahasan: Fraksi DPRD Soroti Antisipasi Karhutla dan Dampak Asap di Pontianak

Editor PI 09/09/2026
47dba687-51b4-49cd-a021-ef756f3743d8
  • Lokal
  • News

BNPB Tambah Armada, 3 Pesawat Kini Dikerahkan untuk OMC Karhutla Kalbar

Editor PI 09/09/2026

Berita Terbaru

  • 19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar 09/09/2026
  • Wawako Bahasan: Fraksi DPRD Soroti Antisipasi Karhutla dan Dampak Asap di Pontianak 09/09/2026
  • BNPB Tambah Armada, 3 Pesawat Kini Dikerahkan untuk OMC Karhutla Kalbar 09/09/2026
  • Karhutla Kalbar Belum Reda, Status Tanggap Darurat Diperpanjang 14 Hari 09/09/2026
  • BPBD: Karhutla Terparah di Kalbar Terjadi di Ketapang, 12.443 Hektare Lahan Terbakar 09/09/2026
  • Menhut Raja Juli Segel 2.400 Ha Lahan Bekas Karhutla di Ketapang, Baru Padam Sudah Ditanami Sawit 09/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar
  • Lokal

19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar

Editor PI 09/09/2026
abfde60d-984f-4c17-acf8-c533127fa88c
  • Lokal
  • News

Wawako Bahasan: Fraksi DPRD Soroti Antisipasi Karhutla dan Dampak Asap di Pontianak

Editor PI 09/09/2026
47dba687-51b4-49cd-a021-ef756f3743d8
  • Lokal
  • News

BNPB Tambah Armada, 3 Pesawat Kini Dikerahkan untuk OMC Karhutla Kalbar

Editor PI 09/09/2026
ea0c6d60-6ffc-4ece-b9a8-0b6713e8333e
  • Lokal
  • News

Karhutla Kalbar Belum Reda, Status Tanggap Darurat Diperpanjang 14 Hari

Editor PI 09/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.