PONTIANAK INFORMASI – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Pontianak dalam beberapa hari terakhir menuai keluhan dari masyarakat. Menanggapi hal itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta PT PLN segera mempercepat pemulihan pasokan listrik.
Edi mengatakan, dirinya menerima banyak aduan dari warga yang terdampak pemadaman. Gangguan listrik tersebut dinilai menghambat aktivitas rumah tangga, pelaku usaha kecil, hingga pelayanan kepada masyarakat.
“Saya menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait pemadaman listrik bergilir ini. Sebagai kepala daerah, saya berkewajiban menyampaikan aspirasi masyarakat dan meminta agar PLN segera mengambil langkah-langkah percepatan pemulihan,” kata Edi, Jumat (3/7).
Ia mengungkapkan, Pemerintah Kota Pontianak telah berkoordinasi dengan PLN untuk meminta penjelasan terkait penyebab pemadaman yang terjadi.
Berdasarkan keterangan PLN, pemadaman bergilir dilakukan akibat gangguan teknis pada sejumlah unit pembangkit serta berkurangnya pasokan daya pada sistem interkoneksi Kalimantan. Langkah tersebut diambil untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan dan mencegah terjadinya pemadaman total (*blackout*).
Meski memahami kondisi teknis yang dihadapi PLN, Edi menegaskan masyarakat membutuhkan kepastian mengenai proses pemulihan. Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas sehari-hari.
“Kami memahami kondisi teknis yang terjadi. Namun di sisi lain, masyarakat juga membutuhkan kepastian. Listrik adalah kebutuhan dasar yang menyangkut aktivitas sehari-hari. Karena itu, saya meminta PLN agar penanganan dilakukan secepat-cepatnya dan informasi kepada masyarakat terus diperbarui,” ujarnya.
Edi juga meminta PLN menyampaikan perkembangan penanganan secara terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas. Selain itu, ia mengimbau warga tetap tenang selama proses pemulihan berlangsung.
“Pemerintah Kota Pontianak akan terus memantau perkembangan penanganan gangguan kelistrikan hingga pasokan listrik kembali normal,” tutupnya.
