Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Polri Minta Aparat Tak Terlalu Responsif Tindaki Kritik dan Mural: Presiden Tidak Berkenan
  • Nasional
  • News

Polri Minta Aparat Tak Terlalu Responsif Tindaki Kritik dan Mural: Presiden Tidak Berkenan

Editor PI 20/08/2021
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto. Foto: Balainews.

Mabes Polri meminta agar aparat jajarannya tak terlalu responsif dalam menindak para pengkritik pemerintah. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto.

Diketahui bahwa hingga saat ini kritikan terus dilayangkan ke Pemerintahan Jokowi. Salah satunya melalui mural kritis yang belum lama ini viral dan telah ditindak tegas aparat keamanan. menjamur.

Menanggapi tindakan responsif aparat dan mengikuti instruksi Jokowi, Komjen Agus Andrianto mengatakan bahwa Presiden Jokowi tidak mau para pengkritik mendapat tindakan hukum responsif.

“Bapak Presiden tidak berkenan bila kami (polisi) responsif terhadap hal-hal seperti itu,” kata Agus kepada wartawan (18/8), seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah memiliki banyak aturan yang ditujukan kepada jajaran dalam menindaklanjuti perkara-perkara yang berkaitan dengan kritik terhadap pemerintah dan presiden.

Agus menegaskan, konten-konten satire seperti mural itu tak perlu ditanggapi terlalu reaktif, apalagi sampai diproses hukum. Ia meminta agar masyarakat mengajukan komplain jika ada tindakan polisi yang dinilai membungkam kritik.

“Arahan Kapolri, Kabareskrim, Dirtipidsiber kepada jajaran selalu kami ingatkan, termasuk ini kan juga menjadi sarana itu. Komplain saja kalau masih dilakukan,” pungkas Pimpinan Reserse di Kepolisian Indonesia itu.

Kemudian, ia mengingatkan bahwa penerapan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektrononik (ITE) kini memiliki beberapa turunan. Aparat kepolisian harus memperhatikan implementasinya, dikatakannya.

Meski begitu, ia memastikan bahwa polisi akan menindak tegas masyarakat yang dengan sengaja memproduksi konten pemecah belah persatuan bangsa. Penindakan hukum untuk konten negatif ini nantinya merujuk dari Surat Edaran Kapolri dan SKB Pedoman Implementasi UU ITE yang ditandatangani oleh Menkominfo, Jaksa Agung dan Kapolri.

“Kritis terhadap pemerintah saya rasa enggak ada persoalan. Namun kalau fitnah, memecah belah persatuan dan kesatuan, intoleran ya pasti kami tangani,” tegasnya.

Seperti melansir dari pemberitaan CNN Indonesia (20/8/2021), dalam beberapa hari terakhir, aparat kepolisian mendapat banyak kritik karena dinilai cenderung reaktif dalam penanganan mural-mural satire yang dibuat masyarakat. Tindakan aparat, sejumlah karya itu kemudian dihapus dan diburu para pembuatnya

Salah satu mural yang viral sebelumnya adalah gambar wajah Presiden Jokowi yang disertai tulisan 404: Not Found yang dituliskan menutupi mata gambar itu. Pembuat mural ini sudah diburu polisi.

“Kemudian, seorang pria di Tuban juga ditangkap polisi karena mempromosikan baju dengan desain yang mirip dengan mural itu. Namun, pria yang berprofesi sebagai tukang sablon itu tak diproses hukum setelah meminta maaf.” Dikutip dari CNN Indonesia (20/8).

Tags: Kritik Pemerintah Mural

Continue Reading

Previous: Membanggakan! Aldora Helsa Asal Pontianak Raih Runner-up 2 Miss Chinese World 2021
Next: Diduga Lecehkan Bendera, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Akan Polisikan Olivia

Related Stories

IMG_4543
  • Lokal
  • News

Bupati Sujiwo Usulkan KDMP Pasok Kebutuhan MBG

Editor PI 11/05/2026
IMG_4528
  • Lokal
  • News

Wako Edi: Segala Urusan di Pontianak Tidak Perlu Lagi Bawa Fotokopi KTP

Editor PI 11/05/2026
IMG_4470
  • Lokal
  • News

Ribuan Warga Antusias Ikuti Lomba Mancing di Sungai Jawi Pontianak

Editor PI 11/05/2026

Berita Terbaru

  • Bupati Sujiwo Usulkan KDMP Pasok Kebutuhan MBG 11/05/2026
  • Wako Edi: Segala Urusan di Pontianak Tidak Perlu Lagi Bawa Fotokopi KTP 11/05/2026
  • Ribuan Warga Antusias Ikuti Lomba Mancing di Sungai Jawi Pontianak 11/05/2026
  • Jawaban Sama Tapi Disalahkan, SMA 1 Pontianak Pertanyakan Penilaian Juri LCC 4 Pilar Kalbar 11/05/2026
  • Kelenteng Tengah Laut Kubu Raya Masuk Nominasi Destinasi Unik API Award 2026 09/05/2026
  • RSUD Soedarso Kini Miliki Dokter Spesialis Jantung Anak dan Kelainan Jantung Bawaan 09/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_4543
  • Lokal
  • News

Bupati Sujiwo Usulkan KDMP Pasok Kebutuhan MBG

Editor PI 11/05/2026
IMG_4528
  • Lokal
  • News

Wako Edi: Segala Urusan di Pontianak Tidak Perlu Lagi Bawa Fotokopi KTP

Editor PI 11/05/2026
IMG_4470
  • Lokal
  • News

Ribuan Warga Antusias Ikuti Lomba Mancing di Sungai Jawi Pontianak

Editor PI 11/05/2026
IMG_4519
  • Lokal
  • News

Jawaban Sama Tapi Disalahkan, SMA 1 Pontianak Pertanyakan Penilaian Juri LCC 4 Pilar Kalbar

Editor PI 11/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.