Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • PT SRM Ketapang Lapor Polda Kalbar Terkait 15 WNA China Diduga Serang Petugas Keamanan
  • Lokal
  • News

PT SRM Ketapang Lapor Polda Kalbar Terkait 15 WNA China Diduga Serang Petugas Keamanan

Editor PI 16/12/2025
IMG_0668

PONTIANAK INFORMASI – PT Sultan Rafli Mandiri (SRM) Ketapang resmi melaporkan dugaan penyerangan yang dilakukan oleh 15 warga negara asing (WNA) asal China ke Polda Kalimantan Barat. Penyerangan itu diduga menyasar petugas keamanan internal perusahaan serta anggota TNI yang berada di area tambang, yang terjadi pada Minggu (14/12/25).

Kuasa hukum PT SRM Ketapang, Muchamad Fadzri, menyampaikan bahwa laporan telah diterima dan saat ini sedang ditangani.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini dan menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan TNI atas insiden yang mengakibatkan anggota TNI menjadi korban akibat ulah warga negara asing,” kata Fadzri kepada awak media, Selasa (16/12/25).

Fadzri menjelaskan, keberadaan anggota TNI di lokasi tambang bukan sebagai pengamanan perusahaan, melainkan sedang menjalankan tugas negara berupa latihan dasar satuan.

Kehadiran mereka di lokasi bertepatan dengan upaya pihak keamanan internal perusahaan yang mencurigai adanya aktivitas penerbangan drone di sekitar area operasional tambang.

“Karena ada drone yang diterbangkan di area operasional, kami melakukan langkah persuasif dan dibantu oleh rekan-rekan TNI yang saat itu sedang melaksanakan latihan. Namun, akibat miskomunikasi dengan WNA, terjadi perselisihan,” jelasnya.

Menurut Fadzri, situasi kemudian memanas hingga sejumlah WNA diduga melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam, airsoft gun, serta alat kejut listrik. Selain itu, para pelaku juga merusak aset perusahaan.

“Aset yang dirusak antara lain satu unit mobil dan satu unit sepeda motor. Penyerangan dilakukan dengan batu, besi, kayu, dan senjata tajam. Kami sangat menyayangkan tindakan anarkis tersebut,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihak perusahaan mendukung penuh penegakan hukum dan berharap para pelaku segera ditangkap. “Kita tidak boleh kalah di negara kita sendiri oleh bangsa asing,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Fadzri juga menjelaskan bahwa manajemen PT SRM Ketapang telah mengalami pergantian sejak 4 Juli 2025. Direksi dan komisaris lama telah diganti secara sah sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Direktur Utama sebelumnya warga negara China, kini telah digantikan oleh Pak Firman sebagai Direktur Utama, serta Pak Haji Muardi sebagai Direktur. Dewan Komisaris juga telah berganti,” jelasnya.

Terkait keberadaan WNA, pihaknya mengaku telah mengajukan surat ke Imigrasi untuk membatalkan penjaminan WNA sejak 17 Oktober 2025. Namun hingga kini, proses tersebut masih berjalan.

“Saat ini para WNA juga sedang dilakukan pemeriksaan oleh pihak imigrasi. Soal motif penerbangan drone, kami belum mengetahuinya dan masih dalam proses penyelidikan kepolisian,” pungkas Fadzri.

Tags: 15 WNA China Serang TNI Berita Viral Ketapang PT SRM Ketapang

Continue Reading

Previous: Marak Pencurian Lampu Jalan Trotoar, Pemkot Akan Pasang CCTV dan Imbau Warga Melapor
Next: Pontianak Informasi Traktir Netizen Nonton Bioskop Film Avatar: Fire and Ash

Related Stories

IMG_2254
  • News

Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga

Editor PI 23/04/2026
8b51248c-78ba-4acc-a6ed-d4d69d5cc076
  • Lokal
  • News

Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026

Editor PI 23/04/2026
be20164a-7548-44a4-b788-bad228fb3d81
  • Lokal
  • News

Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti

Editor PI 23/04/2026

Berita Terbaru

  • Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar 24/04/2026
  • NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas 23/04/2026
  • Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang 23/04/2026
  • PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum 23/04/2026
  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar
  • Kesehatan

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar

Editor PI 24/04/2026
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.