Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Ribuan Hektare Lahan Terbakar, Kalbar Peringkat Keempat Karhutla Nasional
  • Lokal
  • News

Ribuan Hektare Lahan Terbakar, Kalbar Peringkat Keempat Karhutla Nasional

Editor PI 07/08/2026
7be5dc09-edec-4371-9ec4-1be8b69bd8d7

PONTIANAK INFORMASI – Kalimantan Barat kini menempati peringkat keempat provinsi dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terluas di Indonesia. Hingga musim kemarau tahun ini, luas lahan yang terbakar diperkirakan telah mencapai sekitar 2.000 hektare.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengatakan capaian tersebut bukanlah prestasi yang patut dibanggakan. Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya menekan laju kebakaran melalui peningkatan kesiapsiagaan dan dukungan berbagai pihak.

“Kalimantan Barat ini urutan keempat kebakaran lahan dan hutan di Indonesia. Ini bukan sesuatu yang membanggakan. Kalau juara PAD yang paling besar saya bangga, tapi kalau juara karhutla tentu saya tidak bangga,” kata Krisantus, Jumat (7/8/2026).

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Kalbar telah menginstruksikan BPBD provinsi maupun kabupaten/kota untuk meningkatkan pengawasan di wilayah-wilayah rawan kebakaran, terutama kawasan lahan gambut yang mudah terbakar saat musim kemarau.

Menurut Krisantus, pemerintah pusat juga telah memberikan dukungan dalam penanganan karhutla di Kalbar. Kepala BNPB bahkan turun langsung meninjau kondisi di lapangan, khususnya di Kabupaten Ketapang dan Kubu Raya yang menjadi daerah dengan kondisi paling mengkhawatirkan.

“Pemerintah pusat juga sudah memberikan bantuan lima pesawat. Dua di antaranya kami kirim ke Ketapang berupa helikopter water bombing untuk membantu memadamkan kebakaran yang hingga kini masih terjadi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tantangan penanganan karhutla di Kalbar tidak hanya dipengaruhi cuaca kering, tetapi juga kondisi geografis. Di Kabupaten Kubu Raya, sekitar 64 persen wilayah merupakan lahan gambut, sedangkan di Kecamatan Pelang, Kabupaten Ketapang, terdapat kawasan gambut dengan kedalaman yang tinggi sehingga api sulit dipadamkan.

Selain itu, sejumlah titik kebakaran juga berada di kawasan pegunungan yang menyulitkan akses petugas di darat dan membutuhkan dukungan pemadaman melalui udara.

Krisantus menyebut Kabupaten Ketapang telah mencatat lebih dari 200 hektare lahan terbakar. Sementara secara akumulatif sejak awal musim kemarau, luas lahan yang terbakar di Kalbar diperkirakan mencapai sekitar 2.000 hektare.

“Kalau Kabupaten Ketapang sudah 200 hektare lebih yang terbakar. Dari awal kemarau sekitar 2 ribuan hektare. Kemudian Kabupaten Kubu Raya juga sudah ribuan hektare. Untuk data pastinya nanti saya minta BPBD,” katanya.

Ia berharap seluruh pemerintah daerah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau guna mencegah bertambahnya titik api, sehingga kebakaran tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak terhadap kesehatan maupun aktivitas masyarakat.

Tags: Karhutla di Kalbar Karhutla di Kalbar 2026

Continue Reading

Previous: Karhutla Kalbar Terluas Keempat di Indonesia, Wagub Krisantus: Bukan Prestasi yang Patut Dibanggakan
Next: Usai Nonton Pementasan “Kesah Selaseh”, Penonton Akui Budaya Melayu Ternyata Tak Membosankan

Related Stories

IMG_3793
  • Lokal
  • News

Inspektorat Pontianak Kawal Pemasangan Bendera Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan

Editor PI 08/08/2026
IMG_4105
  • Lokal
  • News

Ekspor Alumina Kalbar Kembali Jalan, Dudung: Hambatan Akibat Tafsir Aturan LTJ Tuntas

Editor PI 08/08/2026
8b81c97c-7b2c-410f-9492-ece78f42b1fb
  • Lokal
  • News

Pontianak Raih Indeks Kualitas Data ASN Tertinggi di Kanreg V BKN

Editor PI 08/08/2026

Berita Terbaru

  • Inspektorat Pontianak Kawal Pemasangan Bendera Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan 08/08/2026
  • Ekspor Alumina Kalbar Kembali Jalan, Dudung: Hambatan Akibat Tafsir Aturan LTJ Tuntas 08/08/2026
  • Pontianak Raih Indeks Kualitas Data ASN Tertinggi di Kanreg V BKN 08/08/2026
  • Semarak HUT RI ke-81, Ratusan Warga Pontianak Barat Ikuti Jalan Sehat dan Zumba 07/08/2026
  • Lewat Kesah Selaseh, Budaya Melayu Dikemas Lebih Inklusif dan Kekinian 07/08/2026
  • Usai Nonton Pementasan “Kesah Selaseh”, Penonton Akui Budaya Melayu Ternyata Tak Membosankan 07/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_3793
  • Lokal
  • News

Inspektorat Pontianak Kawal Pemasangan Bendera Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan

Editor PI 08/08/2026
IMG_4105
  • Lokal
  • News

Ekspor Alumina Kalbar Kembali Jalan, Dudung: Hambatan Akibat Tafsir Aturan LTJ Tuntas

Editor PI 08/08/2026
8b81c97c-7b2c-410f-9492-ece78f42b1fb
  • Lokal
  • News

Pontianak Raih Indeks Kualitas Data ASN Tertinggi di Kanreg V BKN

Editor PI 08/08/2026
IMG_4165
  • Lokal
  • News

Semarak HUT RI ke-81, Ratusan Warga Pontianak Barat Ikuti Jalan Sehat dan Zumba

Editor PI 07/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.