PONTIANAK INFORMASI – Pemerintah Kota Pontianak akan segera memperbaiki rumah milik Ani (57), warga Gang Alpokat Indah Jalur 5, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat, yang roboh pada Senin (6/7). Beruntung, perempuan yang tinggal seorang diri itu selamat dari peristiwa tersebut.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan pemerintah telah meninjau langsung lokasi bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Sosial, BPBD, camat, dan lurah untuk memastikan penanganan terhadap korban.
“Insyaallah rumah ini akan segera diperbaiki melalui Dinas Perkim. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” kata Bahasan saat meninjau lokasi, Selasa (7/7).
Menurutnya, pemerintah juga telah menawarkan tempat tinggal sementara di rumah susun sederhana sewa (rusunawa). Namun, Ani memilih tinggal sementara di rumah kerabatnya yang berada tidak jauh dari lokasi.
Bahasan menegaskan, pemerintah akan mempercepat proses penanganan karena kondisi rumah sudah tidak layak huni. Ia juga meminta para lurah mendata rumah-rumah yang berada di kawasan bantaran sungai dan memiliki kondisi bangunan yang rawan roboh.
“Kami mengharapkan kerja sama masyarakat. Jangan menunggu sampai terjadi musibah. Jika kondisi rumah sudah mengkhawatirkan, segera laporkan agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ani mengaku musibah itu terjadi saat dirinya baru selesai memasak dan sedang beristirahat sambil mendengarkan radio di dalam rumah.
“Saya habis masak, lalu duduk sambil mendengarkan radio. Tiba-tiba terdengar bunyi seperti kayu berderak. Awalnya saya kira anak-anak sedang bermain layang-layang, tapi bunyinya makin keras, lalu rumah ambruk,” tuturnya.
Perempuan yang telah menempati rumah tersebut sejak 2020 itu bersyukur selamat meski rumahnya roboh.
“Alhamdulillah saya selamat. Saya tinggal sendirian di rumah,” katanya.
Ani yang sehari-hari bekerja serabutan membantu warga berjualan berharap rumahnya dapat segera diperbaiki agar kembali memiliki tempat tinggal yang aman.
“Saya berharap rumah saya bisa diperbaiki. Walaupun kecil, yang penting kuat dan aman untuk ditempati,” ucapnya.
