Foto: AP Photo/PA/John Walton
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Arsenal berhasil membungkam raksasa Jerman, Bayern Munich, dengan skor 3-1 dalam laga Liga Champions 2025/2026 yang digelar di Emirates Stadium, Rabu malam. Kemenangan ini membawa The Gunners mempertahankan rekor sempurna mereka di babak fase grup, meraih lima kemenangan dari lima pertandingan dan menempati posisi puncak klasemen sementara.
Gol pembuka Arsenal dicetak oleh Jurriën Timber melalui sundulan dari tendangan sudut yang diarahkan Bukayo Saka. Timber langsung menunjukkan keunggulan Arsenal sejak awal. Namun, Bayern berhasil menyamakan kedudukan melalui Lennart Karl, pemain muda yang mencetak gol pertama Arsenal di kompetisi musim ini. Gol ini menjadi bukti bahwa lini belakang Arsenal tidak sepenuhnya steril, meski secara statistik mereka masih jadi tim paling solid di Liga Champions.
Di babak kedua, Arsenal menunjukkan kekuatan mereka melalui dua gol dari pemain pengganti. Noni Madueke, yang kembali dari cedera lutut, mencetak gol pertamanya untuk Arsenal setelah memanfaatkan umpan Mikel Merino yang gagal diantisipasi dengan baik oleh bek Bayern. Madueke, kembali setelah dua bulan absen, langsung menunjukkan kelasnya. Gol ketiga datang dari Gabriel Martinelli yang memanfaatkan kesalahan Manuel Neuer, kiper Bayern yang keluar terlalu jauh dan gagal menghentikan serangan cepat Arsenal.
Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, tapi juga menjadi pernyataan kuat bagi Arsenal di panggung Eropa. “Ini kemenangan statement melawan raksasa Eropa,” kata pelatih Mikel Arteta dalam wawancara pasca pertandingan, dilansir dari UEFA. Arsenal kini unggul tiga poin dari Bayern di klasemen sementara, sementara Bayern kehilangan rekor sempurna mereka di semua kompetisi musim ini.
Fans Arsenal memanfaatkan momen ini untuk merayakan rivalitas lama dengan Bayern, terutama dengan kehadiran Harry Kane yang kini membela Bayern. “Are you Tottenham in disguise? dan Harry, what’s the score?,” teriak suporter Arsenal, merujuk pada masa lalu Kane bersama Spurs. Atmosfer Emirates menjadi sangat memanas, menunjukkan bahwa pertandingan ini bukan hanya soal hasil, tapi juga gengsi.
Kemenangan ini memperkuat posisi Arsenal sebagai salah satu kandidat terkuat di Liga Champions musim ini. Dengan rekor pertahanan terbaik dan serangan yang kian solid, The Gunners mulai menunjukkan potensi untuk menembus babak final. “Kami akan terus bekerja keras, tapi hasil ini memberi kami kepercayaan diri besar,” ujar Arteta.
