Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Sports
  • FIFA Jatuhkan Sanksi Berat: Tujuh Pemain Malaysia Diskors 12 Bulan, FAM Didenda Miliaran
  • Sports

FIFA Jatuhkan Sanksi Berat: Tujuh Pemain Malaysia Diskors 12 Bulan, FAM Didenda Miliaran

Tyo 02/12/2025
FIFA Jatuhkan Sanksi Berat: Tujuh Pemain Malaysia Diskors 12 Bulan, FAM Didenda Miliaran

Foto: AP

PONTIANAK INFORMASI, Sports – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi menjatuhkan sanksi berat kepada tujuh pemain timnas Malaysia dan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) atas dugaan pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi. Dalam pengumuman resmi pada akhir September 2025, FIFA memutuskan tujuh pemain tersebut dilarang bertanding di seluruh kompetisi sepak bola selama 12 bulan, sekaligus mengenakan denda kepada FAM sebesar 350.000 franc Swiss atau setara Rp7 miliar lebih.​

Para pemain yang terkena sanksi adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomás Garcés, Rodrigo Julián Holgado, Imanol Javier Machuca, João Vitor Brandão Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano. Selain larangan bermain, masing-masing juga didenda 2.000 franc Swiss atau sekitar 42 juta rupiah. Kasus ini bermula dari laporan ketidakabsahan dokumen saat Malaysia menang 4-0 atas Vietnam dalam Kualifikasi Piala Asia 2027, Juni 2025. Komite Disiplin FIFA melakukan investigasi dan menemukan adanya manipulasi dokumen agar para pemain bisa diturunkan dalam pertandingan tersebut.​​

FAM menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan FIFA. Dalam pernyataan resmi, FAM menegaskan bahwa mereka telah bertindak sesuai aturan FIFA dan semua prosedur dilakukan secara transparan. “FAM ingin menekankan bahwa para pemain dan FAM sendiri telah bertindak dengan itikad baik serta transparan sepanjang proses ini. Bahkan, sebelumnya FIFA sudah meninjau dan mengonfirmasi kelayakan para pemain untuk membela Malaysia,” demikian pernyataan FAM yang dilansir dari Kuala Lumpur.​

Sanksi ini menjadi pukulan telak bagi sepak bola Malaysia, terutama karena tim nasional saat ini memimpin klasemen grup kualifikasi Piala Asia 2027 dengan raihan enam poin dari dua pertandingan. Namun, posisi tersebut berpotensi berubah apabila FIFA menjatuhkan sanksi tambahan atau hasil pertandingan dibatalkan karena penggunaan pemain ilegal. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menegaskan bahwa polemik status kelayakan pemain naturalisasi Malaysia sepenuhnya berada di bawah kewenangan FIFA.​

Dampak sanksi ini juga terasa pada ranking FIFA Malaysia, yang diprediksi akan terjun bebas akibat pembatalan hasil pertandingan yang melibatkan pemain yang terbukti tidak sah. Selain itu, Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Noor Azman Rahman, juga mendapatkan hukuman skorsing sebagai buntut dari skandal ini. Sepak bola Malaysia kini berada dalam masa kritis, dengan fokus utama pada upaya banding dan perbaikan sistem administrasi pemain naturalisasi.​

Tags: FIFA Sepak Bola Sports Timnas Malaysia

Continue Reading

Previous: Isu Tumbler Sedang Viral! Berikut 3 Brand Lokal Tumbler yang Wajib Kamu Miliki
Next: Timnas Indonesia U-22 Siap Tempur, Full Team Diumumkan Jelang SEA Games 2025 Thailand

Related Stories

Screenshot
  • Lokal
  • Sports

Ratusan Skater Kalbar Rayakan Hari Skateboard Sedunia di Rooftop Gedung Parkir Pontianak

Editor PI 23/06/2026
IMG_7995
  • Lokal
  • Sports

Siap Hadapi Kejuaraan Asia, Petinju Muda Kubu Raya Irnanda Firmanda Masuk Pelatnas

Editor PI 16/06/2026
IMG_5191
  • Lokal
  • News
  • Sports

Ukir Sejarah! Bhayangkara Presisi Juara AVC Champions League 2026

Editor PI 17/05/2026

Berita Terbaru

  • Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI 23/06/2026
  • LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan 23/06/2026
  • Dedi Mulyadi Respons Penangkapan Taufik Hidayat: Harus Dihukum Setimpal 23/06/2026
  • Polisi Sebut Pelaku Penyekapan di Bandung Sempat Berpindah-pindah Sebelum Ditangkap 23/06/2026
  • Siswi SD di Medan Divonis 5 Bulan Perawatan dan Pendampingan Usai Bunuh Ibu Kandung 23/06/2026
  • Polisi Tangkap Taufik Hidayat, Terduga Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Pacar di Bandung 23/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI
  • Nasional

Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI

Editor PI 23/06/2026
LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan
  • Nasional

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan

Editor PI 23/06/2026
Dedi Mulyadi
  • Nasional

Dedi Mulyadi Respons Penangkapan Taufik Hidayat: Harus Dihukum Setimpal

Editor PI 23/06/2026
Penyekapan
  • Nasional

Polisi Sebut Pelaku Penyekapan di Bandung Sempat Berpindah-pindah Sebelum Ditangkap

Editor PI 23/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.