Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Sports
  • Ketegangan Konflik Thailand-Kamboja Memuncak, Irak Khawatir Jelang Piala Raja 2025
  • Sports

Ketegangan Konflik Thailand-Kamboja Memuncak, Irak Khawatir Jelang Piala Raja 2025

Tyo 28/07/2025
Ketegangan Konflik Thailand-Kamboja Memuncak, Irak Khawatir Jelang Piala Raja 2025

(Foto : AFC)

PONTIANAK INFORMASI, Sports – Ketegangan di perbatasan antara Thailand dan Kamboja semakin memanas, menimbulkan kekhawatiran berbagai pihak, termasuk Irak, yang tengah bersiap mengikuti Piala Raja 2025. Konflik ini bermula dari sengketa wilayah yang sudah berlangsung lama di kawasan perbatasan Segitiga Zamrud, yang menghubungkan Thailand, Kamboja, dan Laos. Bentrokan bersenjata terjadi semakin sering sepanjang tahun 2025, mencapai puncaknya pada Juli, dengan korban jiwa dan ribuan pengungsi dari kedua negara.

Menurut laporan dari Tempo.co, konflik bermula sejak Februari 2025 ketika terjadi ketegangan terkait aktivitas di kawasan candi Prasat Ta Muen Thom yang disengketakan. Militer Thailand menganggap tindakan pasukan Kamboja yang menyanyikan lagu kebangsaan mereka di kawasan tersebut sebagai pelanggaran perjanjian. Bentrokan terus meningkat hingga pada 24 Juli 2025 terjadi baku tembak antara kedua militer, menyebabkan para tentara dan warga sipil menjadi korban.

Hingga kini, pertempuran di berbagai titik perbatasan masih berlangsung, dengan angka korban mencapai puluhan jiwa dan lebih dari 168.000 orang mengungsi akibat konflik berkepanjangan ini. Media CNBC Indonesia melaporkan bahwa upaya diplomasi dan mediasi masih diupayakan, termasuk keterlibatan Presiden AS Donald Trump yang mengajak kedua pihak untuk menegosiasikan gencatan senjata.

Situasi ini juga berdampak pada persiapan Irak menjelang Piala Raja 2025, turnamen sepak bola yang melibatkan negara-negara di kawasan tersebut. Kekhawatiran muncul karena kerusuhan yang terus berlanjut dapat mempengaruhi keamanan dan lancarnya partisipasi tim Irak di kompetisi regional tersebut.

Sementara itu, pemerintah kedua negara terus mengeluarkan pernyataan berbeda terkait siapa yang memulai serangan dan menyalahkan pihak lawan atas eskalasi konflik. Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, menegaskan pihaknya hanya bertindak untuk mempertahankan wilayah mereka, sedangkan militer Thailand menuduh Kamboja sebagai provokator dalam bentrokan bersenjata terbaru.

Kerusakan infrastruktur dan evakuasi warga sipil menjadi konsekuensi langsung dari konflik ini. Di beberapa wilayah, rumah-rumah dan fasilitas umum rusak parah, sementara ratusan ribu warga terpaksa mengungsi untuk menghindari pertempuran yang semakin brutal.

Pemerintah negara-negara tetangga dan komunitas internasional terus mengawasi situasi dengan seksama. Indonesia bahkan menyuarakan harapan agar konflik ini dapat segera diselesaikan secara damai melalui dialog dan mediasi, demi menjaga stabilitas kawasan ASEAN secara keseluruhan.

Tags: Konflik Thailand-Kamboja Piala Raja Irak Sports

Continue Reading

Previous: Laga Final AFF U-23 2025: Timnas Indonesia U-23 Hadapi Vietnam U-23 di Stadion Gelora Bung Karno, Saksikan Langsung di Indosiar dan Vidio
Next: Tinjau Baksos Operasi Bibir Sumbing, Wabup Sukir: Ringankan Beban Warga

Related Stories

IMG_1224
  • Lokal
  • News
  • Sports

Veddriq “Budak Pontianak” Kembali Raih Emas di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing, Wako Edi: Jadi Inspirasi Atlet Muda

Editor PI 15/07/2026
Screenshot
  • Lokal
  • Sports

Ratusan Skater Kalbar Rayakan Hari Skateboard Sedunia di Rooftop Gedung Parkir Pontianak

Editor PI 23/06/2026
IMG_7995
  • Lokal
  • Sports

Siap Hadapi Kejuaraan Asia, Petinju Muda Kubu Raya Irnanda Firmanda Masuk Pelatnas

Editor PI 16/06/2026

Berita Terbaru

  • Syarif Abdullah: Tol Pontianak-Kijing Bukan Dicoret dari PSN, Memang Belum Masuk Daftar Proyek Nasional 16/07/2026
  • Banggar DPR RI Serap Keluhan Pemda di Kalbar, DBH hingga Gaji Pegawai Jadi Sorotan 16/07/2026
  • Tak Berpenampilan Bak “Noni Belanda” Sarifah Suraidah Tampil Seba Hitam Saat Kunker ke Kalbar 16/07/2026
  • Tiket Pesawat Naik, Penumpang Kapal Pelni Pontianak Melonjak saat Libur Sekolah 16/07/2026
  • Hari Kedua Pencarian, Bocah 10 Tahun yang Jatuh ke Sungai Landak Ditemukan Tak Bernyawa 16/07/2026
  • Musim Buah Bikin Sampah di Pontianak Naik 20 Persen, DLH Tambah Armada Angkut 16/07/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_1178
  • Lokal
  • News

Syarif Abdullah: Tol Pontianak-Kijing Bukan Dicoret dari PSN, Memang Belum Masuk Daftar Proyek Nasional

Editor PI 16/07/2026
IMG_1168
  • News

Banggar DPR RI Serap Keluhan Pemda di Kalbar, DBH hingga Gaji Pegawai Jadi Sorotan

Editor PI 16/07/2026
IMG_1171
  • News

Tak Berpenampilan Bak “Noni Belanda” Sarifah Suraidah Tampil Seba Hitam Saat Kunker ke Kalbar

Editor PI 16/07/2026
IMG_1132
  • Lokal
  • News

Tiket Pesawat Naik, Penumpang Kapal Pelni Pontianak Melonjak saat Libur Sekolah

Editor PI 16/07/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.