Bayern Munchen (Foto : Giuseppe Maffia/NurPhoto via Getty Images)
PONTIANAK INFORMASI, Sports – AS Roma resmi mengumumkan kesepakatan perpanjangan kontrak dengan kiper andalannya, Mile Svilar, hingga Juni 2030. Keputusan ini menjadi kabar gembira bagi para penggemar Giallorossi, mengingat Svilar sempat menjadi incaran sejumlah klub besar Eropa seperti Chelsea, Bayern Munchen, dan Manchester United. Kiper asal Serbia berusia 25 tahun ini memilih untuk tetap setia dan memperkuat komitmennya bersama klub ibu kota Italia tersebut.
Dilansir dari media Football Italia dan Sky Sport Italia, Svilar dijadwalkan menandatangani kontrak barunya pada Jumat, 11 Juli 2025 waktu setempat. Perpanjangan kontrak ini merupakan bentuk apresiasi AS Roma atas performa impresif Svilar sepanjang musim 2024/2025. Penampilan konsisten dan gemilangnya bahkan membuatnya dinobatkan sebagai Kiper Terbaik Serie A musim tersebut, sekaligus menjadi kunci keberhasilan Roma meraih tiket ke kompetisi Eropa musim depan.
Minat besar dari klub-klub elite Eropa tidak membuat Svilar tergoda untuk hengkang. AS Roma berusaha keras mengamankan jasa sang penjaga gawang dengan menawarkan kenaikan gaji signifikan. Menurut laporan Corriere dello Sport, dalam kontrak barunya Svilar akan menerima kenaikan gaji dari 1 juta euro menjadi 3,5 juta euro per tahun, ditambah bonus performa yang menarik.
Keputusan Mile Svilar untuk bertahan di AS Roma juga mencerminkan kepercayaan dan komitmen klub terhadap kemampuannya menjaga stabilitas di bawah mistar gawang. Klub Ibu Kota Italia ini melihat Svilar sebagai pilar utama yang mampu membawa tim meraih prestasi lebih tinggi di masa mendatang.
Dengan kontrak yang berlaku hingga 2030, AS Roma berharap Svilar dapat terus berkembang dan menjadi salah satu penjaga gawang terbaik di Eropa. Keputusan ini juga memberikan sinyal kuat kepada para pesaing bahwa AS Roma serius membangun tim yang kompetitif dengan mempertahankan pemain-pemain kunci mereka.
Kedepan, Mile Svilar akan menjadi salah satu tokoh penting dalam perjalanan AS Roma di kompetisi domestik maupun internasional, sekaligus menjadi simbol loyalitas di tengah persaingan ketat dunia sepak bola Eropa.
