Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Viral Bayi Prematur Meninggal Diduga karena Malpraktik, Sempat Dijadikan Konten ‘New Born’ oleh Klinik Tanpa Izin Orang Tua
  • Nasional
  • News

Viral Bayi Prematur Meninggal Diduga karena Malpraktik, Sempat Dijadikan Konten ‘New Born’ oleh Klinik Tanpa Izin Orang Tua

Editor PI 21/11/2023
21693-viral-bayi-prematur-dijadikan-konten-newborn-photography-instagramnadiaanastasyasilvera

PONTIANAK INFORMASI, NASIONAL – Keluarga pasien sebuah klinik persalinan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, memutuskan untuk melaporkan kasus meninggalnya bayi yang baru dilahirkan ke pihak kepolisian. Pasangan suami istri, Erlangga Surya (23) dan Nisa Armila (23), warga Leuwimalang Kelurahan Sukamulya Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya, mengungkapkan dugaan malapraktik yang diduga menjadi penyebab kematian bayi mereka.

Erlangga, bapak bayi yang meninggal, menjelaskan bahwa peristiwa tragis itu dimulai pada Senin, 13 November 2023, ketika istrinya melahirkan di klinik tersebut. Mereka merasa tidak nyaman dengan sikap perawat yang dianggap judes dan kurang tanggap selama proses persalinan.

“Pas sore ke sana disuruh pulang lagi karena katanya lahiran masih lama, terus malamnya sekitar jam 8 istri saya mules lagi, akhirnya malam itu lahiran secara normal,” kata Erlangga.

Saat terlahir anak pertamanya itu dalam kondisi kurang ideal, bobotnya sekitar 1,5 kilogram.

Pihak klinik kemudian merawat bayi itu dengan memasukkannya ke dalam inkubator.

Saat itu Nadia melihat bayi dimasukan ke inkubator tapi kondisi bayi dibalut kain dan matanya tidak ditutup.

“Saya heran tuh, kan biasanya kalau diinkubator bayi dalam keadaan telanjang dan matanya ditutup agar matanya aman,” kata Nadia.

Besok paginya atau Selasa (14/11/2023) pihak klinik mempersilahkan pihak keluarga untuk membawa pulang ibu dan bayinya.

“Nah di sana kami kaget, antara percaya dan tidak, apa iya bayi dalam kondisi seperti ini bisa dibawa pulang,” kata Erlangga.

Selanjutnya pada Selasa malam itu, kondisi bayi tiba-tiba memburuk. Bayi laki-laki itu seperti tak sadarkan diri atau tak menunjukan respons.

“Akhirnya sekitar jam 10 malam saya bawa lagi ke klinik. Ternyata klinik tutup, padahal klaim mereka layanan 24 jam,” kata Erlangga.

Setelah gerbang digedor-gedor akhirnya ada pegawai yang menerima. Setelah sempat diperiksa, mereka menyatakan bayi telah meninggal.

“Lagi-lagi tidak ada penjelasan atau dokumen yang kami terima. Karena masih penasaran akhirnya langsung saya bawa ke rumah sakit. Ya memang sudah meninggal dunia,” kata Erlangga.

Namun yang kian membuatnya sedih adalah penjelasan dari tim medis rumah sakit yang mengatakan bahwa bayi dalam kondisi seperti ini idealnya tetap dirawat di inkubator.

“Jadi petugas rumah sakit itu heran, kenapa katanya bisa dibawa pulang, harusnya tetap di inkubator. Ini yang membuat saya sakit hati dan ingin mempertanyakan kenapa klinik saat itu menyuruh pulang,” kata Erlangga.

Selain diduga melakukan kelalaian, klinik itu juga disebut sempat menjadikan bayi tersebut sebagai konten ‘new born’ tanpa seizin orang tua. Padahal kondisi bayi saat itu disebut masih membutuhkan perawatan intensif.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. Paur Humas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jajang Kurniawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dan tim Satreskrim sedang melakukan penyelidikan. Namun, terkait dengan duduk perkara dan materi kasus, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak kepolisian. (ad)

Tags: Nasional Viral

Continue Reading

Previous: Oknum Guru di Bengkayang Minta Maaf usai Sebut Israel Perang Melawan Teroris
Next: Kerajaan Sarawak Malaysia Makan Malam Bersama Rombongan FKOB Kalbar di The Watefront Hotel Kuching Malaysia

Related Stories

IMG_2310
  • Kesehatan
  • Lokal
  • News

Edukasi Kesehatan Mata, Optik Bintang Terang Gelar Cek Mata Gratis dan Bagikan Ratusan Kacamata

Editor PI 26/07/2026
Lamine Yamal. Reuters
  • Nasional

Lamine Yamal Muncul di Drone Iran yang Menargetkan Pangkalan Militer AS

Editor PI 24/07/2026
Prabowo
  • Nasional

Prabowo Yakin PDIP Akan Bersama Pemerintah Membela Bangsa

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Edukasi Kesehatan Mata, Optik Bintang Terang Gelar Cek Mata Gratis dan Bagikan Ratusan Kacamata 26/07/2026
  • Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta 24/07/2026
  • Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah 24/07/2026
  • Indonesia dan Negara Arab-Muslim Kompak Kutuk Serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa 24/07/2026
  • Trump Ancam Minta Iran Bertanggung Jawab atas Setiap Serangan Houthi ke Arab Saudi 24/07/2026
  • Pesawat Amfibi Kenmore Air Jatuh di Washington, 11 Penumpang Selamat 24/07/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_2310
  • Kesehatan
  • Lokal
  • News

Edukasi Kesehatan Mata, Optik Bintang Terang Gelar Cek Mata Gratis dan Bagikan Ratusan Kacamata

Editor PI 26/07/2026
Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta
  • Internasional

Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta

Editor PI 24/07/2026
Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah
  • Internasional

Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Editor PI 24/07/2026
Pemerintah Siapkan Evakuasi 386 WNI di Iran Lewat Jalur Darat Setelah Status Siaga I Ditetapkan
  • Internasional

Indonesia dan Negara Arab-Muslim Kompak Kutuk Serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa

Editor PI 24/07/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.