Doc. Prokopim Kubu RAYA
PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji Harmawan sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Raya untuk masa jabatan 2025 – 2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Praja Utama, Kantor Bupati Kubu Raya pada (04/06/2025)
Harmawan terpilih setelah melewati proses seleksi uji kelayakan dan kepatutan yang dilaksanakan sejak Januari hingga akhir Mei 2025. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sujiwo menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi Calon Direktur Perumda Air Minum Tirta Raya serta kepada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri atas pertimbangan yang diberikan dalam proses penetapan direktur.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang telah memberikan pembinaan dan memfasilitasi,” ujar Sujiwo usai pelantikan. Bupati Sujiwo menekankan pentingnya komitmen dan tanggung jawab dari Direktur Perumda Tirta Raya dalam memimpin dan mengembangkan perusahaan guna meningkatkan kualitas pelayanan air bersih di masa mendatang.
“Terutama di bidang pelayanan air bersih yang layak dan berkualitas. Saya ingatkan, permasalahan air bersih ini merupakan permasalahan yang krusial, mendasar, dan strategis, menempati urutan kedua setelah permasalahan infrastruktur,” jelas Sujiwo. Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati menginstruksikan jajaran Perumda untuk segera menetapkan kebijakan strategis guna mengatasi permasalahan penyediaan layanan air bersih, khususnya di daerah strategis dan kawasan hinterland Kubu Raya, agar pelayanan dapat merata.
“Saya juga berharap kepada direktur bersama jajarannya untuk menyusun rencana bisnis yang hendak dicapai dalam jangka waktu lima tahun ke depan berdasarkan anggaran dasar,” ujarnya.Lebih lanjut, Sujiwo menegaskan bahwa rencana bisnis tersebut akan menjadi dasar perjanjian kontrak kerja direktur. Ia berharap Perumda Air Minum Tirta Raya dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Kabupaten Kubu Raya.
“Yakni melalui peningkatan cakupan dan kualitas pelayanan air bersih yang merata, berkelanjutan, transparan, dan akuntabel,” tuturnya.
