PONTIANAK INFORMASI – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengikuti kegiatan Pontianak MODS May Day 2026 (Road To Parade Scooter Borneo XXI) bersama ratusan anggota komunitas Vespa dan komunitas motor lainnya, Minggu (31/5/2026).
Mengendarai Vespa berwarna biru, Krisantus membaur bersama peserta yang memulai perjalanan dari Museum Provinsi Kalimantan Barat di Jalan Ahmad Yani, melintasi Bundaran Gaforaya di Kabupaten Kubu Raya, hingga berakhir di sebuah kafe di Pontianak.
Di hadapan para peserta, Krisantus mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang touring tidak hanya menjadi sarana berkumpul para pecinta Vespa, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antaranggota komunitas.
“Saya mengucapkan selamat atas terselenggaranya Pontianak MODS May Day 2026. Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi para pecinta Vespa, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan dan kebersamaan,” ujarnya.
Krisantus menilai komunitas Vespa memiliki karakter yang khas, terutama dalam hal loyalitas, solidaritas, dan semangat setia kawan. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, layak menjadi contoh bagi komunitas lain maupun masyarakat secara umum.
“Saya sering melihat aktivitas komunitas Vespa. Mereka memiliki loyalitas yang tinggi terhadap komunitasnya, menjunjung semangat setia kawan, saling menyayangi, dan saling membantu. Nilai-nilai seperti inilah yang patut dicontoh,” katanya.
Ia mengatakan kekuatan komunitas Vespa bukan terletak pada kendaraan yang digunakan, melainkan pada eratnya hubungan persaudaraan yang terjalin di antara para anggotanya.
Menurut Krisantus, budaya saling membantu sudah menjadi ciri khas para scooterist, terutama ketika ada anggota yang mengalami kendala saat berkendara.
“Kalau ada Vespa mogok atau mengalami kendala di jalan, hampir selalu ada teman-temannya yang datang membantu. Di situlah terlihat kuatnya rasa solidaritas yang mereka miliki,” ungkapnya.
Selain solidaritas, Krisantus juga mengaku kagum dengan kreativitas para pecinta Vespa yang kerap melakukan berbagai modifikasi unik pada kendaraan mereka. Baginya, modifikasi tersebut menjadi bagian dari identitas dan ekspresi para penggemar skuter klasik.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyatakan dukungannya terhadap rencana kegiatan komunitas Vespa yang akan digelar di kawasan Temajuk, Kabupaten Sambas.
Menurutnya, kegiatan komunitas otomotif dapat menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan potensi wisata daerah sekaligus mempererat hubungan antaranggota komunitas dari berbagai wilayah.
“Kegiatan di Temajuk nanti bisa menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata Kalimantan Barat. Semakin banyak komunitas yang datang, semakin banyak pula orang yang mengenal keindahan daerah tersebut,” ujarnya.
Krisantus bahkan mengusulkan agar kegiatan tersebut dikemas lebih dekat dengan alam, seperti melalui konsep berkemah bersama di kawasan pesisir Temajuk.
Ia berharap konsep tersebut tidak hanya memberikan pengalaman berbeda bagi peserta, tetapi juga semakin memperkuat rasa kebersamaan di antara para scooterist.
Di akhir kegiatan, Krisantus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mendukung berbagai aktivitas positif yang digelar komunitas masyarakat.
“Komunitas seperti ini memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan dan memperkenalkan potensi daerah. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tentu mendukung kegiatan-kegiatan positif yang membawa manfaat bagi masyarakat dan daerah,” pungkasnya.
