Foto: Google
Pontianak Informasi, Lokal – Nama Pantai Sawi mungkin belum sering terdengar, bahkan oleh warga Kalimantan Barat sendiri. Letaknya yang tersembunyi di kawasan Sungai Tengar, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, membuat pantai ini seolah jadi rahasia kecil yang dijaga oleh laut, angin, dan pohon kelapa.
Untuk sampai ke sana, pengunjung harus naik kapal atau lepeh menyusuri Sungai Tengar. Belum ada jalan darat. Tapi justru itulah yang membuat Pantai Sawi terasa spesial. Perjalanan ke sana bukan sekadar soal tujuan, tapi juga soal menikmati pelan-pelan proses menuju ketenangan.
Sesampainya di pantai, yang akan menyambut bukan keramaian atau musik keras, tapi hamparan pasir yang sunyi, barisan pohon kelapa yang tinggi menjulang, dan suara ombak yang menepi pelan. Di kejauhan, laut terbuka menanti, dengan terumbu karang yang masih sehat dan alami. Cocok buat kamu yang suka freediving atau sekadar main air di perairan yang bersih.
Menariknya lagi, pulau tempat Pantai Sawi berada juga memiliki cagar alam dan area konservasi. Ini membuat suasana sekitar terasa lebih hening dan alami, seolah pantai ini bukan hanya tempat untuk berlibur, tapi juga ruang untuk belajar mencintai alam.
Tapi karena Pantai Sawi masih terbilang hidden gem, jangan berharap ada fasilitas lengkap. Belum ada toilet, belum ada warung, belum ada spot selfie estetik buatan manusia. Semuanya masih murni. Maka dari itu, pantai ini lebih cocok untuk kamu yang ingin ‘menepi’, bukan ‘melarikan diri’.
Pantai Sawi bukan tempat yang ramai. Tapi mungkin itu yang dibutuhkan oleh banyak orang: sebuah ruang tenang, di mana alam tetap jadi pusatnya. Di tempat ini, kamu tak akan menemukan atraksi, yang ada hanya kesederhanaan yang menyembuhkan.
