Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Kontroversi di Balik Insiden Intimidasi Ajudan Gubernur Kaltim terhadap Wartawan
  • Nasional

Kontroversi di Balik Insiden Intimidasi Ajudan Gubernur Kaltim terhadap Wartawan

Tyo 25/07/2025
Kontroversi di Balik Insiden Intimidasi Ajudan Gubernur Kaltim terhadap Wartawan

(Foto : Istimewa)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Samarinda kembali menjadi sorotan publik setelah insiden dugaan intimidasi yang dilakukan oleh ajudan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, terhadap sejumlah wartawan. Kejadian ini berlangsung saat sesi wawancara doorstop di Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada Senin, 21 Juli 2025. Tindakan tersebut direkam dan viral di media sosial, sehingga menuai kecaman luas dari komunitas pers dan masyarakat sipil.

Menurut laporan DetikKaltim, salah satu wartawan bernama Fatih menjadi korban intimidasi. Ia menceritakan bahwa awalnya hanya melakukan peliputan rutin. Namun, ajudan gubernur secara agresif melakukan intervensi ketika pertanyaan yang diajukan dianggap sensitif. “Kutandai Mas Yang Ini,” demikian pengakuan Fatih soal pernyataan bernada ancaman yang diterimanya. Pernyataan tersebut juga disebutkan kembali oleh Ketua IJTI Kaltim, Prio Fuji Mustopan.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim, Abdurrahman Amin, mengecam keras insiden tersebut. Dalam keterangan yang dikutip dari MetroTVNews, Amin menegaskan, “Kalau pertanyaannya menyangkut tugas dan kewenangan publik, tidak ada alasan untuk dihalangi. Kalau pun tidak ingin menjawab, lebih baik sampaikan secara elegan, bukan dengan intimidasi”.

Sikap protes juga datang dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kaltim. Mereka menilai tindakan represif semacam itu berpotensi mencederai kebebasan pers di Indonesia. “Perlu dipahami oleh semua pihak bahwa kerja-kerja jurnalistik sangat penting dalam hal bernegara, karena media massa juga memiliki peran pengawas terhadap kekuasaan…” ujar Prio Fuji Mustopan sebagaimana dinyatakan Detakkaltim.com.

Publik mendesak agar Pemerintah Provinsi Kaltim segera memberikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka. Mereka juga berharap adanya evaluasi standar operasional pengamanan pejabat pemerintah supaya insiden serupa tidak terulang. Dorongan tersebut mengedepankan pentingnya jaminan keamanan bagi para pekerja media.

Menanggapi kegaduhan yang terjadi, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menyayangkan tindakan ajudannya dan menyatakan tidak sedikit pun berniat membatasi kerja jurnalis. Rudy menegaskan, “Kami ingin memastikan bahwa kerja-kerja jurnalis tetap dihormati dan dilindungi oleh siapa pun”.

Insiden ini membuka ruang refleksi bagi seluruh pejabat publik akan pentingnya menghargai profesi wartawan dan kebebasan pers. Peringatan dari organisasi jurnalis dan tekanan publik diharapkan menjadi momentum agar praktik intimidasi terhadap pekerja media tidak lagi terjadi di masa mendatang.

Tags: Ajudan Gubernur Kaltim Gubernur Kalimantan Timur Intimidasi Wartawan

Continue Reading

Previous: Ketegangan Memuncak: Konflik Bersejarah Thailand-Kamboja di Perbatasan Makin Membara
Next: PDIP Tegaskan Keyakinan Hasto Bebas dari Tuduhan Suap di Sidang Tipikor

Related Stories

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Perdamaian, Bukan Penistaan Agama

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Ria Norsan Sebut Pengangguran di Kalbar Menurun, Meski Investasi Belum Maksimal Serap Tenaga KerjaP 01/05/2026
  • KSBSI Soroti Nasib Buruh Kalbar: Minim Perlindungan, Penegakan Hukum Dinilai Timpang 01/05/2026
  • Petani di Ketapang Desak Pemda Cabut Izin PT Mayawana Persada di Momen May Day 2026 01/05/2026
  • Buruh di Kalbar Gelar Aksi May Day di Kantor Gubernur 01/05/2026
  • May Day 2026, Gubernur Ria Norsan Tekankan Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha 01/05/2026
  • KORMI Kubu Raya Dilantik, Sekda Yusran Ajak Lawan Penyakit dengan Olahraga 30/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Screenshot
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Sebut Pengangguran di Kalbar Menurun, Meski Investasi Belum Maksimal Serap Tenaga KerjaP

Editor PI 01/05/2026
IMG_3487
  • Lokal
  • News

KSBSI Soroti Nasib Buruh Kalbar: Minim Perlindungan, Penegakan Hukum Dinilai Timpang

Editor PI 01/05/2026
IMG_3504
  • Lokal
  • News

Petani di Ketapang Desak Pemda Cabut Izin PT Mayawana Persada di Momen May Day 2026

Editor PI 01/05/2026
IMG_3532
  • Lokal
  • News

Buruh di Kalbar Gelar Aksi May Day di Kantor Gubernur

Editor PI 01/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.