Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Prajurit Muda TNI di NTT Tewas Diduga Dianiaya Senior, Kasus Mengundang Tuntutan Keadilan
  • Nasional

Prajurit Muda TNI di NTT Tewas Diduga Dianiaya Senior, Kasus Mengundang Tuntutan Keadilan

Tyo 09/08/2025
Prajurit Muda TNI di NTT Tewas Diduga Dianiaya Senior, Kasus Mengundang Tuntutan Keadilan

(Foto : Detik.com)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Seorang prajurit muda TNI AD bernama Prada Lucky Namo (23) meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Aeramo, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Kematian korban diduga kuat akibat penganiayaan oleh seniornya di Batalion Teritorial Pembangunan (TP) 834 Wakanga Mere, tempat dia bertugas. Kejadian ini menjadi perhatian serius dan menuai desakan agar penanganannya dilakukan secara transparan, serta pelaku dihukum berat.

Prada Lucky yang baru dua bulan dilantik sebagai anggota TNI ini diketahui mengalami luka parah, termasuk lebam, memar, dan bekas tusukan di beberapa bagian tubuhnya. Pada tubuh korban juga ditemukan bekas luka akibat sundutan rokok. Keluarga dan terutama ayahnya, Sersan Mayor Christian Namo, sangat berduka dan menuntut kehadiran negara untuk mengungkap pelaku kematian anaknya. “Saya ingin agar negara hadir dan mengungkap pelaku penyebab kematian anak saya,” ungkap ayah korban kepada ANTARA.

Polisi Militer TNI dan Sub Detasemen Polisi Militer Kupang telah menangkap dan menahan empat prajurit diduga penganiaya Prada Lucky. Pemeriksaan dan penyelidikan intensif sedang berlangsung di bawah pengawasan langsung Pangdam IX Udayana. Dandim 1625 Ngada, Letkol Czi Deny Wahyu Setiyawan, menegaskan bahwa kasus ini akan diproses secara transparan sesuai perintah Pangdam IX Udayana.

Kasus ini menimbulkan reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk politisi. Anggota Komisi I DPR Fraksi PDI-P, TB Hasanuddin, menyatakan bahwa tindakan penganiayaan ini sudah masuk dalam kategori pembunuhan dan bukan lagi sebuah pendidikan atau disiplin. Ia mendesak agar empat senior yang terlibat dikenakan hukuman berat dan proses pengadilan militer dilakukan secara terbuka sebagai pembelajaran bagi anggota TNI lainnya. “Itu sudah bukan lagi memberikan pengarahan atau pendidikan. Itu sudah termasuk dalam kategori pembunuhan dan harus diproses secara hukum,” tegas TB Hasanuddin.

Keluarga korban sangat terpukul karena upaya mengautopsi jasad Prada Lucky sempat mendapat penolakan dari beberapa rumah sakit, termasuk RS Tentara dan RS Polri di Kupang. Ayah korban yang juga anggota aktif TNI mengekspresikan kemarahannya secara terbuka dan bertekad mengawal proses hukum agar pelaku bertanggung jawab sepenuhnya.

Peristiwa penganiayaan fatal terhadap prajurit muda semacam ini bukan yang pertama terjadi di TNI. Kasus sejenis pernah terjadi pada tahun 2023, ketika seorang prajurit lainnya juga meninggal akibat penganiayaan senior di satuan berbeda. Hal ini menambah tekanan agar institusi militer lebih serius menangani kejahatan di internalnya dan mencegah kejadian berulang.

Prajurit Prada Lucky meninggal pada Rabu, 6 Agustus 2025, setelah beberapa hari dirawat dengan luka-luka serius akibat dugaan penganiayaan. Saat ini, pihak TNI AD melalui Kodam IX Udayana memberikan perhatian penuh terhadap kasus ini dan berkomitmen menindak tegas sesuai hasil penyelidikan agar keadilan dapat ditegakkan.

Tags: Pembullyan Tentara Dianiaya Senior TNI

Continue Reading

Previous: Pengagas Youth Local Camp, Cetak Generasi Penggerak Lokal Daerah di Kalbar
Next: Penumpang Lion Air Ditetapkan Tersangka Usai Teriak Ada Bom di Pesawat

Related Stories

Lamine Yamal. Reuters
  • Nasional

Lamine Yamal Muncul di Drone Iran yang Menargetkan Pangkalan Militer AS

Editor PI 24/07/2026
Prabowo
  • Nasional

Prabowo Yakin PDIP Akan Bersama Pemerintah Membela Bangsa

Editor PI 24/07/2026
Presiden Prabowo
  • Nasional

Prabowo Dijadwalkan Buka Kongres Umat Islam Indonesia VIII Sore Ini

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Hadiri Rakernas LPDN, Sekjen MADN: Perempuan Dayak Garda Terdepan Bentuk Keluarga Berkualitas 14/08/2026
  • ISPA Masih Terkendali, Kasus Pneumonia di RSUD Soedarso Cenderung Naik di Tengah Kabut Asap 14/08/2026
  • Wako Edi Kamtono Minta Warga Hentikan Aktivitas 3 Menit saat Detik-Detik Proklamasi 14/08/2026
  • Karhutla di Kalbar Tembus 28 Ribu Hektar, Gubernur Norsan Minta Warga Stop Bakar Ladang Sampai El Nino Berakhir 14/08/2026
  • Kasus ISPA di Pontianak Tertinggi di Kalbar, Dinkes Minta Warga Waspadai Dampak Kabut Asap 14/08/2026
  • Anggota Satpol PP Pontianak Nyaris Diamuk Warga Saat Razia Layangan, Begini Kronologinya 14/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

1d39f8b2-6a94-450e-9897-4d8b6f3566ec
  • Lokal
  • News

Hadiri Rakernas LPDN, Sekjen MADN: Perempuan Dayak Garda Terdepan Bentuk Keluarga Berkualitas

Editor PI 14/08/2026
IMG_5017
  • Lokal
  • News

ISPA Masih Terkendali, Kasus Pneumonia di RSUD Soedarso Cenderung Naik di Tengah Kabut Asap

Editor PI 14/08/2026
77896e74-8aba-4158-a777-fe5939d5fa1b
  • Lokal
  • News

Wako Edi Kamtono Minta Warga Hentikan Aktivitas 3 Menit saat Detik-Detik Proklamasi

Editor PI 14/08/2026
IMG_4998
  • Lokal
  • News

Karhutla di Kalbar Tembus 28 Ribu Hektar, Gubernur Norsan Minta Warga Stop Bakar Ladang Sampai El Nino Berakhir

Editor PI 14/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.