Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Ramai-Ramai Pamit, Gerai UMKM di District Blok M Ditutup Akibat Kenaikan Harga Sewa Drastis
  • Nasional

Ramai-Ramai Pamit, Gerai UMKM di District Blok M Ditutup Akibat Kenaikan Harga Sewa Drastis

Tyo 03/09/2025
Ramai-Ramai Pamit, Gerai UMKM di District Blok M Ditutup Akibat Kenaikan Harga Sewa Drastis

(Foto: TikTok/@icews_blokm @aku.ws)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – District Blok M yang sempat menjadi kawasan kuliner yang hidup kembali dengan kehadiran banyak gerai UMKM makanan di akhir tahun 2024, kini mengalami kondisi sebaliknya. Berbagai gerai UMKM makanan yang viral dan ramai dikunjungi pengunjung secara serentak mengumumkan pamit dan menutup kios mereka di kawasan ini.

Kawasan yang dulunya sepi dan tampak kumuh itu sempat bergeliat kembali setelah banyak gerai UMKM menyemarakkan District Blok M. Salah satu pelopor yang memulai kebangkitan ini adalah gerai Nasi Matah Blok M, diikuti oleh banyak gerai lainnya. Kawasan ini bahkan sempat menjadi destinasi kuliner baru yang menarik perhatian banyak orang.

Namun, sejak beberapa hari terakhir, banyak gerai UMKM yang tampak membongkar kios mereka dan mengumumkan pamit dari District Blok M secara bersamaan. Salah satu yang videonya viral adalah gerai Ice WS. Dalam video tersebut, Ice WS menyampaikan harapan, “Lekas bangkit, semoga kita bisa cepat pindah ke tempat baru yang lebih nyaman dan penuh berkah. Amin.” Tampak para pegawai tengah membongkar kios mereka dengan suasana haru.

Pihak Ice WS menjelaskan bahwa penyebab utama banyak gerai UMKM pindah dari District Blok M adalah kenaikan harga sewa kios yang sangat signifikan. “Benar kita tutup karena kenaikan harga sewa. Pas kenaikan sewa di bulan Agustus kita sepakat untuk pindah dari sini,” ungkap Ice WS. Kenaikan harga sewa bervariasi, mulai dari Rp7 juta hingga Rp25 juta untuk periode bulanan atau dua bulanan, tergantung ukuran kios dan popularitas gerai tersebut.

Selain Ice WS, gerai populer lainnya seperti Hi! Fruit juga mengungkapkan alasan serupa. Dalam keterangan unggahan mereka, Hi! Fruit menulis, “Karena kenaikan harga sewa yang nggak masuk akal. Dari 2 juta per bulan jadi 7,5 juta.” Kenaikan tersebut menurut para pelaku UMKM sangat memberatkan, sehingga mereka memilih untuk meninggalkan District Blok M.

Sebelumnya, selain Ice WS dan Hi! Fruit, banyak gerai UMKM makanan viral dan terkenal juga ikut meramaikan District Blok M, seperti Nasi Matah Blok M, HoHiHoHeng, Cimol Keju, Ayam Renald, dan Goorih. Kini, dengan pamitnya gerai-gerai tersebut, kawasan ini kembali kehilangan keramaiannya yang dulu sempat hidup kembali.

Continue Reading

Previous: Gibran Rakabuming Bertemu Perwakilan Ojol di Istana Wapres, Namun Waraganet Curiga Bukan Ojol Sunguhan
Next: Mahasiswa UPB Desak Audit Anggaran Rp9,9 Triliun dan Reformasi DPR

Related Stories

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Perdamaian, Bukan Penistaan Agama

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026
  • Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti 23/04/2026
  • Viral Video Wisatawan Malaysia Kesulitan Nyebrang di Pelican Crossing Jalan Gajahmada Pontianak 23/04/2026
  • KPAD Kota Pontianak Usul Blokir NIK Mantan Suami yang Lalai Nafkahi Anak 23/04/2026
  • Mengenal Pabayo, Penanda Sakral Suku Dayak Saat Gawai-Buka Lahan 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_2254
  • News

Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga

Editor PI 23/04/2026
8b51248c-78ba-4acc-a6ed-d4d69d5cc076
  • Lokal
  • News

Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026

Editor PI 23/04/2026
be20164a-7548-44a4-b788-bad228fb3d81
  • Lokal
  • News

Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti

Editor PI 23/04/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Viral Video Wisatawan Malaysia Kesulitan Nyebrang di Pelican Crossing Jalan Gajahmada Pontianak

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.