Kerangka Manusia Dalam Pohon Are (Dok. Polres Sergai)
PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Penemuan sosok kerangka manusia dalam batang pohon aren di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, menghebohkan warga sekitar. Kerangka tersebut ditemukan oleh dua warga bernama Rian Barus dan Aldi saat hendak mengambil buah sawit pada Selasa (9/9/2025). Dari retakan batang pohon yang baru tumbang akibat angin kencang, keduanya melihat tulang belulang dan gigi manusia di dalamnya, lalu membongkar batang pohon dan menemukan rangka lengkap.
Pohon aren yang menjadi lokasi penemuan ini sudah mati selama sekitar empat sampai lima tahun, namun baru tumbang seminggu sebelum penemuan kerangka. Posisi kerangka serta pakaian korban masih menempel di sekitar batang memberikan petunjuk penting. Di lokasi ditemukan barang-barang seperti celana panjang berwarna hitam, kaus biru bertuliskan “Just Run”, handphone Nokia, serta gelang aluminium berwarna silver.
Keluarga korban menduga kerangka itu milik Muhammad Yudha (23), seorang pemuda yang hilang sejak dua tahun lalu setelah pamit mau merantau. Amelia (53), ibu Yudha, mengungkapkan, “Saya yakin tengkorak itu adalah anak saya,” ketika melihat temuan tersebut. Keluarga juga mengenali pakaian yang ditemukan karena sebelumnya Yudha pernah memakai celana serupa sebelum hilang kontak.
Polisi masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil autopsi serta tes DNA untuk memastikan identitas kerangka tersebut secara pasti. Kapolsek Firdaus AKP Ahmad Albar menyatakan, “Cuman belum bisa dipastikan apakah memang itu yang hilang atau apa, nanti menunggu hasil DNA.” Selain itu, polisi juga menyelidiki penyebab kematian sosok dalam kerangka tersebut untuk mengungkap misteri di balik penemuan ini.
Temuan ini mengundang perhatian luas warga setempat yang merasa terguncang dengan fakta kerangka manusia tersembunyi dalam batang pohon yang berdiri kokoh selama bertahun-tahun. Penemuan ini sekaligus menjadi pengingat akan kisah kehilangan yang masih menyisakan tanya dan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Pihak keluarga berharap kejelasan identitas dan penyebab kematian segera terungkap agar proses hukum dan kepastian bagi keluarga dapat segera dilaksanakan. Sementara itu, masyarakat diminta bersabar menanti kabar resmi dari aparat berwajib yang terus mengusut peristiwa ini.
